alexametrics

Indonesia Terima 601.380 Dosis Vaksin Pfizer, Langsung Disebar ke 8 Provinsi

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Indonesia Terima 601.380 Dosis Vaksin Pfizer, Langsung Disebar ke 8 Provinsi
Indonesia Terima 601.380 Dosis Vaksin Pfizer, Langsung Disebar ke 8 Provinsi. Indonesia kembali kedatangan sebanyak 601.380 dosis vaksin Pfizer yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Kamis (14/10/2021).

"Kedatangan vaksin Pfizer dalam bentuk jadi ini langsung didistribusikan ke delapan provinsi..."

Suara.com - Indonesia kembali kedatangan sebanyak 601.380 dosis vaksin Pfizer yang mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Kamis (14/10/2021).

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong menyebut, total vaksin pfizer yang sudah datang per 14 Oktober adalah 16,3 juta dosis.

"Kedatangan vaksin Pfizer dalam bentuk jadi ini langsung didistribusikan ke delapan provinsi; Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sulawesi Barat, dan Jawa Barat," kata Usman, Kamis (14/10/2021).

Dengan kedatangan vaksin ini, total vaksin yang sudah didatangkan pemerintah dalam berbagai merk baik bentuk jadi maupun bahan baku atau bulk berjumlah ini jadinya totalnya 282.490.700 dosis.

Baca Juga: Panglima Jenderal NII Habis Di-bully Netizen

Usman meminta masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi jika sudah tersedia di daerahnya, lalu tidak lupa protokol kesehatan meski sudah divaksin.

"Bersamaan dengan itu, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan," ucapnya.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.231.046 orang Indonesia, masih terdapat 20.551 kasus aktif, 4.067.684 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 142.811 jiwa meninggal dunia.

Indonesia juga telah menyuntikkan 103,195,789 dosis (49.55 persen) vaksin pertama dan 59,687,577 dosis (28.66 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Baca Juga: Wagub DKI ke Satu Jutaan Warga yang Belum Divaksin: Tak Ada Alasan, Semua Jenis Sudah Ada

Komentar