Wagub DKI ke Satu Jutaan Warga yang Belum Divaksin: Tak Ada Alasan, Semua Jenis Sudah Ada

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:48 WIB
Wagub DKI ke Satu Jutaan Warga yang Belum Divaksin: Tak Ada Alasan, Semua Jenis Sudah Ada
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (9/10/2021). [ANTARA/Sihol Hasugian]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta semua warga ibu kota yang belum divaksin agar segera melakukannya. Menurutnya, saat ini sudah tidak ada lagi alasan menunda vaksinasi karena semua jenis sudah tersedia.

Riza mengatakan, selama ini banyak warga yang beralasan menunggu vaksin jenis tertentu sebelum mau disuntik. Mereka beralasan soal efektivitas atau keamanan.

Ia bahkan menyebut sampai saat ini masih ada 1,9 juta warga yang memiliki KTP DKI belum juga divaksin.

"Sekarang ini sudah banyak pilihan vaksin. Dari Sinovac sampai Pfizer, jadi tidak ada lagi alasan menunggu atau mencari jenis vaksin," ujar Riza di Gedung DPRD DKI, Kamis  (14/10/2021).

Selain jenis vaksin, kendala lainnya adalah banyak warga KTP DKI yang sudah tak lagi tinggal di Jakarta. Untuk mengatasi masalah ini, menurutnya perlu dilakukan pendataan oleh RT/RW setempat.

"Disdukcapil melakukan penyisiran pendataan, satgas juga, RT/RW juga menyisir, bahwa seluruh masyarakat divaksin," terangnya.

Karena itu, ia meminta agar masyarakat segera mendatangi berbagai sentra vaksin yang disediakan. Selain karena sudah menjadi persyaratan untuk mendatangi banyak lokasi, vaksinasi juga penting demi kesehatan dan keselamatan bersama.

"Kami ingin seluruh masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi, jadikan semua ini, prokes, vaksin menjadi kebutuhan atas kesadaran kita. Bukan karena aturan, regulasi, aparat dan sanksi, tapi jadi kebutuhan bersama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merek dan Aturan Vaksin Covid-19 yang Dianjurkan Bagi Ibu Hamil

Merek dan Aturan Vaksin Covid-19 yang Dianjurkan Bagi Ibu Hamil

Bekaci | Kamis, 14 Oktober 2021 | 14:30 WIB

Kapan Ibu Hamil Diperbolehkan Mendapat Vaksin COVID-19? Ini Kata Dokter

Kapan Ibu Hamil Diperbolehkan Mendapat Vaksin COVID-19? Ini Kata Dokter

Lampung | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:56 WIB

Vaksinasi Covid-19 Jemput Bola di Kawasan Wisata Malioboro

Vaksinasi Covid-19 Jemput Bola di Kawasan Wisata Malioboro

Foto | Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:55 WIB

Terkini

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 22:14 WIB

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 21:23 WIB

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:40 WIB

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 19:21 WIB

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 18:21 WIB

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:33 WIB

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 17:25 WIB