Pelaku Pembunuhan dengan Panah di Swedia Ternyata Pria Mualaf Radikal

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:44 WIB
Pelaku Pembunuhan dengan Panah di Swedia Ternyata Pria Mualaf Radikal
Ilustrasi terorisme. [Shutterstock]

Suara.com - Pelaku yang diduga mwmbunuh warga dengan panah di Swedia pada hari Rabu ternyata seorang pria mualaf yang sudah ditandai sebagai sosok radikal, kata polisi.

"Sebelumnya ada kekhawatiran pria itu telah diradikalisasi," kata kepala polisi Ole B. Saeverud pada konferensi pers pada Kamis (14/10/2021) pagi.

Menyadur Euronews, lima orang dinyatakan tewas dalam serangan di Kongsberg dan dua lainnya luka parah kena anak panah.

Penjabat Perdana Menteri Norwegia Erna Solberg menggambarkan serangan itu sebagai peristiwa yang sangat "mengerikan".

"Ini adalah situasi yang sangat dramatis yang memukul komunitas di Kongsberg dengan keras. Peristiwa itu mengguncang kami. Saya mengerti jika banyak yang takut," katanya.

Ilustrasi panah. (Unsplash/Vince Fleming)
Ilustrasi panah. (Unsplash/Vince Fleming)

Pada Rabu malam, seorang pria terlihat menembak dengan busur dan anak panah di pusat Kongsberg dan mereka memperingatkan warga untuk berada di dalam rumah.

Tersangka ditangkap sekitar 30 menit kemudian. Dia dibawa ke kantor polisi di Drammen terdekat.

"Kami akan kembali ke deskripsi yang lebih rinci tentang jalannya peristiwa ketika kami memiliki gambaran yang lebih baik tentang apa yang terjadi."

"Tak perlu dikatakan bahwa ini adalah situasi yang sangat serius dan luas," kata inspektur polisi yvind Aas.

Pelaku adalah warga negara Denmark berusia 37 tahun yang tinggal di Kongsberg. Sebelumnya, petugas yakin dia adalah satu-satunya orang yang menyerang.

"Berdasarkan informasi yang kami miliki sekarang, ia melakukan tindakan ini sendirian," kata Aas dalam konferensi pers. Motif serangan itu masih ditentukan dan terorisme belum dikesampingkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria di Norwegia Tebar Teror Serangan Panah, Lima Tewas dan Dua Luka-luka

Pria di Norwegia Tebar Teror Serangan Panah, Lima Tewas dan Dua Luka-luka

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:58 WIB

Terjadi Penyerangan di Norwegia, Pelaku Pakai Anak Panah dan Tewaskan 5 Orang

Terjadi Penyerangan di Norwegia, Pelaku Pakai Anak Panah dan Tewaskan 5 Orang

News | Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:42 WIB

Belasan Bocah Ditangkap Hendak Tawuran di Tebet, Celurit hingga Panah Disita

Belasan Bocah Ditangkap Hendak Tawuran di Tebet, Celurit hingga Panah Disita

Jakarta | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:15 WIB

Terkini

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:14 WIB

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:12 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:09 WIB

Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021

Dosen Universitas Budi Luhur Inisial Y Dipolisikan, Diduga Cabuli Mahasiswi Sejak 2021

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:07 WIB