Menpora Bentuk Tim Khusus untuk Sikapi Sanksi WADA

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:05 WIB
Menpora Bentuk Tim Khusus untuk Sikapi Sanksi WADA
Menpora, Zainuddin AMali. (Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengambil langkah cepat terkait adanya sanksi dari WADA (World Anti-Doping Agency) terhadap LADI (Lembaga Anti Doping Indonesia).

Menpora, Zainuddin Amali mengatakan, pihaknya akan membentuk tim khsusus bersama Komite Olimpiade Indonesia (NOC) dan LADI.

"Sehingga ini ada dua tugas yang akan dilakukan tim ini, satu untuk mengakseslerasi supaya WADA segera mencabut sanksi kepada LADI, dan menelusuri investigasi kenapa ini bisa terjadi," tutur Amali dalam Konferensi Pers secara virtual pada Senin, (18/10/2021).

Kata Ali, dampak dari sanksi yang diberikan WADA terhadap LADI sangat terasa saat tim bulu tangkis Indonesia menjadi juara di Thomas Cup 2020. Di mana, meskipun memberikan kemenangan gemilang, bendera merah putih tidak dapat dikibarkan di Podium Piala Thomas 2020.

Oleh karena itu, ini harus segera diselesaikan. Amali tak menampik akan membawa masalah ini ke ranah hukum, jika dalam hasil investigasi nanti ditemukan pihak-pihak yang terindikasi sebagai penyebab masalah ini.

"Tergantung, nanti hasilnya jika memang harus di bawa ke ranah hukum, ya kita dorong ke sana, hasil investigasi yang dilakukan oleh tim, yakni Pak Raja Sapta Oktohari dengan melibatkan orang-orang yang memiliki kompetensi untuk melihat permasalahan ini," tegas Amali.

Sementara itu, Raja Sapta Oktohari yang ditunjuk Amali sebagai Ketua tim Investigasi dan Akselerasi terkait masalah ini mengatakan, pihaknya telah mendapatkan banyak bahan untuk dijadikan evaluasi pada saat melakukan rapat koordinasi sebelumnya, sehingga menjadi penting untuk sebuah akselerasi proses percepatan penyelesaian masalah sanksi yang dilakukan WADA ini.

Seperti diketahui, sanksi yang dilakukan oleh WADA berdurasi satu tahun. Raja Sapta Oktohari pun berupaya agar banned WADA ini bisa diangkat secepatnya dengan cara melakukan komunikasi yang intens dengan WADA maupun JADA, melihat kedepannya banyak sekali agenda-agenda internasional yang akan di gelar maupun di ikuti oleh tim Indonesia.

"Apa yang terjadi saat ini tentu menjadikan peringatan kepada kita semua bahwa kita tidak bisa lepas dari regulasi yang diatur oleh badan olahraga dunia. Kami akan segera berkoordinasi baik itu internal seperti terhadap Kemenpora dan LADI untuk melihat langkah-langkah dari hasil rapat koordinasi sebelumnya," ucap pria yang akrab disapa Okto itu.

Langkah selanjutnya yang akan di tempuh Okto sebagai Ketua tim investigasi dan akselerasi adalah mengumpukan data-data yang bisa diserap dari LADI dalam waktu satu bulan, kemudian akan memaksimalkan pembicaraan eksternal agar tim bisa maksimal dalam merealisasikan pencabutan banned dari WADA terhadap Indonesia dalam waktu singkat.

"Tim ini akan melibatkan pihak-pihak yang berkompeten serta pihak yang menguasai di ranah hukum, sehingga bisa mendapatkan evaluasi yang tepat sehingga kesalahan seperti ini tidak terjadi lagi. Situasi ini merupakan tantangan yang tidak mudah, namun saya percaya dengan kekompakan kita semua, kita bisa menyelesaikan ini dengan baik," pungkas Okto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Thomas 2020: Berlangsung Sengit, Anthony Ginting Gagal Kalahkan Kantaphon

Piala Thomas 2020: Berlangsung Sengit, Anthony Ginting Gagal Kalahkan Kantaphon

Your Say | Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:41 WIB

Menang! Shesar Hiren Rhustavito Bawa Tim Thomas Indonesia Kalahkan Thailand 3-2

Menang! Shesar Hiren Rhustavito Bawa Tim Thomas Indonesia Kalahkan Thailand 3-2

Your Say | Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:36 WIB

Sukses Sumbang Poin, Fajar/Rian Perpanjang Napas Indonesia di Thomas Cup 2020

Sukses Sumbang Poin, Fajar/Rian Perpanjang Napas Indonesia di Thomas Cup 2020

Your Say | Selasa, 12 Oktober 2021 | 07:24 WIB

Menpora Optimistis PON XX Lahirkan Atlet untuk Persiapan Olimpiade 2024

Menpora Optimistis PON XX Lahirkan Atlet untuk Persiapan Olimpiade 2024

Sport | Senin, 11 Oktober 2021 | 22:25 WIB

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Thailand Penyisihan Grup A Thomas Cup 2020

Prediksi Susunan Pemain Indonesia vs Thailand Penyisihan Grup A Thomas Cup 2020

Your Say | Senin, 11 Oktober 2021 | 13:59 WIB

SIARAN LANGSUNG TVRI Thomas Cup & Uber Cup 2021, Ada Greysia Polli Dan Apriyani Rahayu

SIARAN LANGSUNG TVRI Thomas Cup & Uber Cup 2021, Ada Greysia Polli Dan Apriyani Rahayu

Bali | Senin, 11 Oktober 2021 | 12:00 WIB

Terkini

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

Cemburu Berujung Maut, Suami Siri Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:59 WIB

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

Israel Porak-poranda Dibom Rudal Kiamat Iran, Negara Tetangga Ikut Repot Hingga Ratusan Orang Tewas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:44 WIB

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

KPK Jadikan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah, DPR: Ini Tidak Lazim

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:26 WIB

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

Spesifikasi Pesawat Tempur F-35, Jet Siluman Amerika Serikat Keok Ditembak Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:17 WIB

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

Gus Yaqut 'Mendadak' Jadi Tahanan Rumah, Legislator PKB Minta Penjelasan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

Isi Curhat Benjamin Netanyahu Kena Mental Diserang Drone Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:00 WIB

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

Israel Lumpuh, Iran Sulap 2 Wilayah Zionis Ini Jadi Kota Hantu

News | Senin, 23 Maret 2026 | 10:44 WIB