Pilpres 2024: Modal Apa Saja yang Dibutuhkan Anies Baswedan untuk Nyapres?

Siswanto

Jum'at, 22 Oktober 2021 | 14:49 WIB
Pilpres 2024: Modal Apa Saja yang Dibutuhkan Anies Baswedan untuk Nyapres?
Anies Baswedan (Antara)

Suara.com - Anies Baswedan memang sudah punya modal elektabilitas yang relatif tinggi, tetapi itu belum cukup untuk menjamin bisa maju ke pemilu presiden tahun 2024.

Anies Baswedan membutuhkan kombinasi dukungan partai atau koalisi partai. Dan yang tak kalah penting, dia harus didukung logistik serta calon wakil presiden yang mumpuni.

Hal itu dikatakan analis politik Ujang Kamaruddin dalam merespons aksi relawan deklarasi mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden.

"Peran relawan sangat penting dalam pilpres. Namun soal persyaratan di atas tak boleh dipandang sebelah mata. Karana persyarakat itu pokok. Jika tak dapat partai, maka sulit juga jadi capres." 

Deklarasi dukungan merupakan hal yang wajar dan merupakan bentuk kreativitas pendukung. "Keinginan relawan tersebut tentu sulit ditolak Anies," kata Ujang.

Anies punya banyak tantangan, apalagi setelah dia nanti tak memiliki jabatan sebagai gubernur Jakarta lagi.

"Begitu juga jika elektabilitasnya rendah, akan sulit menang. Jika logistik sedikit juga berat. Karena kita tahu, Anies akan berhenti jadi Gubernur di Oktober 2022."

"Kombinasi dukungan relawan dengan dukungan partai, elektabilitas tinggi, dan kekuatan logistik ini yang mesti diperhatikan Anies. Jika dia ingin benar-benar jadi capres."

Arsitek

baca juga

Relawan pendukung Anies Baswedan mengklaim deklarasi dukungan yang disampaikan di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, murni inisiatif mereka sendiri.

Tetapi menurut pandangan analis politik dari Voxpol Center Research dan Consulting Pangi Syarwi Chaniago, "dalam politik tidak ada yang alamiah."

"Apakah relawan bergerak sendiri. Dalam politik tidak ada yang alamiah, ada yang mendesain, ada arsiteknya."

Mengenai apakah deklarasi untuk mendukung Anies menjadi calon presiden pada pemilu 2024 digerakkan oleh Anies atau pihak yang punya kepentingan, itu soal lain, kata Pangi.

Pangi menyebut bisa jadi Anies memang tidak mengetahui adanya relawan yang membuat deklarasi.

Akan tetapi pada akhirnya hal tersebut akan diketahui juga oleh Anies.

Banyak pihak yang punya kepentingan untuk melakukan gebrakan semacam itu dan menurut Pangi, "akan sampai juga ke telinga Anies siapa yang kemarin membiayai deklarasi."

Jaga elektabilitas Anies

Deklarasi dukungan seperti yang dilakukan oleh relawan yang menamakan diri mereka Aliansi Nasional Indonesia Sejahtera dinilai menjadi bagian dari memanaskan mesin politik.

Selain itu juga untuk menjaga elektabilitas Anies.

"Kalau Anies tidak segera deklarasikan, maka bisa saja elektabilitas Anies justru turun," kata Pangi.

Deklarasi jauh-jauh hari dilakukan, menurut Pangi, akan semakin bagus. Dengan demikian, masyarakat bisa mengetahui apakah dia memang layak menjadi calon presiden ataukah tidak.

Senada dengan Pangi, Ketua Departemen Politik Partai Keadilan Sejahtera Nabil Ahmad Fauzi berkata, "Akan baik bagi masyarakat karena dapat lebih awal mendapatkan informasi, rekam jejak dan pilihan-pilihan figur pemimpin nasional yang semakin beragam." [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan Hakim MK Sentil Sengketa Pilpres 2024: Pemohonnya Pasangan Calon atau Bukan?

Mantan Hakim MK Sentil Sengketa Pilpres 2024: Pemohonnya Pasangan Calon atau Bukan?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:09 WIB

MK Tolak Hadirkan Wapres Gibran dalam Sidang Pembuktian Gugatan Syarat Pendidikan

MK Tolak Hadirkan Wapres Gibran dalam Sidang Pembuktian Gugatan Syarat Pendidikan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:14 WIB

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

Singgung Jabatan Komisaris, Denny Indrayana Sorot Peran Eks Ketua KPU Muluskan Pencalonan Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:15 WIB

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Gibran Terancam Diganti? MK Mulai Sidangkan Gugatan PHPU Pilpres 2024

Video | Kamis, 24 September 2026 | 14:45 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×