Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 27 Februari 2026 | 20:36 WIB
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
Partai Gerakan Rakyat mendorong penghapusan ambang batas (parliamentary threshold) atau 0 persen guna menjaga kedaulatan suara rakyat secara utuh. Sikap ini disampaikan di Kantor DPP Partai Gerakan Rakyat, Jakarta, Jumat (27/2/2026). [Suara.com/Bagaskara]
baca 10 detik
  • Partai Gerakan Rakyat usulkan ambang batas parlemen nol persen demi kedaulatan suara.
  • Sahrin Hamid tawarkan konsep ambang batas fraksi sebagai pengganti ambang batas parlemen.
  • Gerakan Rakyat dorong seluruh suara pemilih terkonversi menjadi kursi di parlemen.

Suara.com - Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan sikap resmi partainya mengenai aturan ambang batas parlemen (parliamentary threshold/PT). Sahrin menyatakan bahwa Gerakan Rakyat mendorong penghapusan ambang batas tersebut atau menjadikannya 0 persen guna menjaga kedaulatan suara rakyat secara utuh.

Menurut Sahrin, sistem demokrasi yang sehat seharusnya menjamin tidak ada satu pun suara pemilih yang terbuang hanya karena partai pilihannya tidak memenuhi persentase minimal nasional.

"Kami tidak ingin suara rakyat dari hasil pemilu terbuang sia-sia. Begitu hak suara ditunaikan, kami berharap seluruh suara tersebut dapat terkonversi menjadi kursi di parlemen," ujar Sahrin saat ditemui di Kantor DPP Partai Gerakan Rakyat, Jakarta, Jumat (27/2/2026).

Sahrin menjelaskan bahwa usulan PT 0 persen ini selaras dengan perjuangan partainya yang juga mendorong presidential threshold 0 persen. Baginya, keadilan pemilu hanya bisa tercapai apabila aspirasi pemilih benar-benar terwakili di lembaga legislatif tanpa terganjal aturan ambang batas yang diskriminatif.

"Setelah mendorong presidential threshold 0 persen, Gerakan Rakyat kini secara konsisten mendorong parliamentary threshold juga 0 persen," tambahnya.

Sebagai solusi penyederhanaan jumlah partai di parlemen tanpa mengabaikan suara rakyat, Sahrin menawarkan konsep fraction threshold atau ambang batas pembentukan fraksi. Dalam skema ini, setiap partai yang meraih suara sah tetap berhak masuk ke parlemen. Namun, untuk dapat membentuk fraksi mandiri, mereka wajib memenuhi kuota kursi tertentu yang telah ditetapkan.

Partai yang tidak memenuhi syarat kursi tersebut diarahkan untuk berkoalisi dengan partai lain guna membentuk fraksi gabungan.

"Jika tujuannya adalah penyederhanaan, maka hal tersebut sebaiknya dilakukan di tingkat fraksi melalui fraction threshold," jelas Sahrin.

Ia menambahkan bahwa mekanisme ini bukanlah hal baru dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Sahrin merujuk pada praktik pembentukan fraksi gabungan yang sudah lazim dan terbukti efektif dijalankan di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

baca juga

"Daerah-daerah sudah mempraktikkan itu, jadi ini bukan sesuatu yang baru," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!

NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 11:37 WIB

Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat

Soal PT 7 Persen, Titi Anggraini: Ambang Batas Fraksi Lebih Adil Bagi Suara Rakyat

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 18:13 WIB

Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang

Soal Ambang Batas Parlemen, PKS Usul Jalan Tengah Stembus Accord Agar Suara Rakyat Tak Hilang

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 16:48 WIB

Terkini

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

GPCI Siap Kawal MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

OJK Siapkan 8 Jurus Reformasi Pasar Modal, Free Float IPO Minimal 15%

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Beda Skin Tint dan BB Tint, Mana yang Lebih Cocok untuk Makeup Harian?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Coach Justin Nilai AXIS Nation Cup Buka Jalan Talenta Muda ke Level Profesional

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

Hasto Bongkar Konsep MBG Alternatif PDIP, Sentil Program yang Terlalu Sentralistik

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Ekonomi Vietnam Bakal jadi Raja di ASEAN, Indonesia Terancam Turun Kasta

Ekonomi Vietnam Bakal jadi Raja di ASEAN, Indonesia Terancam Turun Kasta

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308

Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis

Gratis! Grand Final AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan 16 Tim dan Deretan Artis

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:53 WIB

×