alexametrics

Dzurriyah Mbah Wahab Dukung Said Aqil Pimpin PBNU 3 Periode

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari
Dzurriyah Mbah Wahab Dukung Said Aqil Pimpin PBNU 3 Periode
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (Suara.com/Arga).

"Kami meminta Kiai Said melanjutkan kepemimpinannya menjadi Ketua Umum PBNU untuk menyelamatkan NU dan ahlussunnah wal jamaah," kata Machfudhoh.

Suara.com - Keturunan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) atau dzurriyah KH Abdul Wahab Chasbullah meminta kesediaan KH Said Aqil Siroj kembali maju menjadi Ketua Umum PBNU periode ketiga. Said Aqil sendiri telah memimpin PBNU selama 10 tahun.

Dukungan bagi Said itu disampaikan putri pertama KH Abdul Wahab Chasbullah, Nyai Machfudhoh Aly Ubaid. Menurutnya di PBNU tak ada batasan periode jabatan ketua umum.

"Kami meminta Kiai Said melanjutkan kepemimpinannya menjadi Ketua Umum PBNU untuk menyelamatkan NU dan ahlussunnah wal jamaah," kata Machfudhoh melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (23/10/2021).

Menurut Machfudhoh, Said Aqil merupakan sosok pemimpin NU yang tangguh. Selama menjadi Ketua Umum PBNU, Said dinilai berhasil menjaga ideologi Aswaja di tubuh NU dan berani menghadapi kelompok ekstrem kanan dan kiri yang mencoba merusak NU.

Baca Juga: Tok! KH Said Aqil Siradjd Siap Pimpin Nahdlatul Ulama Lagi

"Kami tahu semua selama menjadi Ketua Umum PBNU, Kiai Said siap pasang badan untuk NU dan Aswaja, serta berani keras kepada kelompok radikal," ucapnya.

Senada dengan Machfudhoh, Nyai Hizbiyah Rochim memandang Said masih sangat pantas menjadi Ketua Umum PBNU. Ia menganggap Said berhasil memajukan pendidikan NU, pesantren, kesehatan, dan berkontribusi pada perdamaian dunia.

"Kiai Said memainkan peranan penting NU dalam upaya mendamaikan konflik timur tengah, Kiai Said membangun banyak perguruan tinggi NU, rumah sakit, dan masih banyak lagi," ucap Hizbiyah.

Untuk itu, Hizbiyah berharap Said mau kembali memimpin NU. Menurutnya masih banyak pekerjaan rumah di NU yang harus dituntaskan Said.

Baca Juga: Calon Ketua Umum PBNU: Yahya Cholil Staquf Klaim Dapat Dukungan 80 Persen

Komentar