Golkar Ajak Alumni dan Pecahan Partai Bergabung, Nasdem: Itu Bukan Kepentingan Bangsa

Agung Sandy Lesmana, Novian Ardiansyah

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:34 WIB
Golkar Ajak Alumni dan Pecahan Partai Bergabung, Nasdem: Itu Bukan Kepentingan Bangsa
Golkar Ajak Alumni dan Pecahan Partai Bergabung, Nasdem: Itu Bukan Kepentingan Bangsa. Ilustrasi Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga [instagram]

Suara.com - Partai Golkar mengajak partai pecahan untuk bergabung dan berkonsolidasi. Menanggapi itu, Wakil Ketua Umum Nasdem, Ahmad Ali memandang hal itu hanya untuk kepentingan Golkar semata.

Apalagi ajakan bergabung itu dengan embel-embel dan syarat agar mendukung Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjadi calon presiden (Capres) 2024. Diketahui, Nasdem merupakan salah satu partai pecahan dari Golkar. Selain Nasdem, ada juga Partai Gerindra.

"Nah itu kan masalahnya, jangan mengimbau berkumpul alumni Golkar, tapi memberikan syarat ketua umum Golkar harus jadi presiden, yah itu bukan kepentingan bangsa itu, itu kepentingan Golkar," kata Ali di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Adapun ajakan agar partai pecahan Golkar bergabung kembali sempat disampaikan Waketum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. Ia pun menyoroti partai-partai pecahan Golkar yang kini sukses, seperti Gerindra dan Nasdem.

Namun di sisi lain, ada juga partai pecahan yang belum sebesar Nasdem dan Gerindra. Karena itu Doli kemudian mengajak mereka bergabung ke dalam rumah besar Golkar.

Ali mengatakan Nasdem menawarkam agar koalisi dapat dibangun lebih awal, lalu kemudian melakukan rekrutmen calon presiden melalui konvensi.

"Jangan kemudian kita memonopoli bahwa kader-kader partai-partai politik terbaiklah yang menjadi calon presiden. Tapi kita harus jujur sebagai kader politik melihat di luar partai politik banyak sekali kader-kader bangsa yang punya integritas yang layak untuk kita kedepankan menjadi calon presiden untuk memimpin negeri ini," tutur Ali.

Saran untuk Golkar

Guru besar Universitas Islam Negeri atau UIN Syarif Hidayatullah, Azyumardi Azra mengatakan, pasca Pemilu 2004 Golkar kesulitan lantaran sejumlah tokohnya pecah dan mendirikan partai baru. Menurutnya, hal itu pekerjaan rumah yang harus dibereskan jika ingin meraih kejayaan seperti 20 tahun lalu.

baca juga

"Yang harus diatasi adalah ketika kesulitan Golkar pasca 2004. Itu adalah ketika beberapa tokohnya menyempal menjadi splinter, mendirikan partai baru, partai sendiri," kata Azyumardi dalam diskusi bertajuk Dua Dasawarsa Golkar 2004-2024, Sabtu (16/10/2021).

Azyumardi pun menyebut sejumlah tokoh yang keluar dari Golkar dan mendirikan partai baru yakni Wiranto dengan Partai Hanura, Surya Paloh dengan Partai Nasdem dan Prabowo Subianto dengan Gerindra.

Menurutnya, sedikit banyaknya suara Golkar akhirnya terpecah ke sejumlah partai politik pecahan tersebut. Oleh karena itu, orang-orang Golkar yang lama perlu dirangkul kembali.

"Sedikit banyak saya kira orang-orang Golkar dulu lari ke Surya Paloh di Nasdem dan ke partai Gerindra, sedikit banyak itu pasti. Saya kira kalau ingin berjaya, maka orang-orang ini harus dirangkul kembali, caranya itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Azyumardi pun menyarankan partai berlambang beringin tersebut untuk segera mengupayakan langkah-langkah mengkonsolidasikan suara yang terpecah dengan merangkul Nasdem, Hanura hingga Gerindra kembali ke induknya.

"Harus ada langkah-langkah mengkonsolidasikan kelompok-kelompok yang splinter atau menyempal dari Golkar ini, dari induknya Golkar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Hartarto: Lulusan Golkar Institute Harus Ambil Peran Strategis Kawal Isu Ekonomi

Airlangga Hartarto: Lulusan Golkar Institute Harus Ambil Peran Strategis Kawal Isu Ekonomi

Bisnis | Selasa, 26 Oktober 2021 | 07:26 WIB

Sekjen Golkar Kaltim Tegaskan Tak Akan Dudukan Kader Jadi Ketua DPRD Jika Berstatus Pidana

Sekjen Golkar Kaltim Tegaskan Tak Akan Dudukan Kader Jadi Ketua DPRD Jika Berstatus Pidana

Kaltim | Selasa, 26 Oktober 2021 | 07:30 WIB

Sebut Nama Allah, Ustaz Yusuf Mansyur Doakan Partai Golkar Jadi Pemenang Pemilu 2024

Sebut Nama Allah, Ustaz Yusuf Mansyur Doakan Partai Golkar Jadi Pemenang Pemilu 2024

Sumbar | Senin, 25 Oktober 2021 | 08:15 WIB

Ustaz Yusuf Mansyur: Insyaallah Atas Izin Allah, Golkar jadi Pemenang Pilpres dan Pilkada

Ustaz Yusuf Mansyur: Insyaallah Atas Izin Allah, Golkar jadi Pemenang Pilpres dan Pilkada

News | Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:54 WIB

Terkini

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×