alexametrics

Pemerintah Segera Cairkan Bansos Rp 300 Ribu Bagi Pemegang Kartu Sembako

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani
Pemerintah Segera Cairkan Bansos Rp 300 Ribu Bagi Pemegang Kartu Sembako
Warga penerima BLT kota Balikpapan di kantor Pos Indonesia. [Inibalikpapan.com]

Pemerintah akan kembali menambah bantuan sosial (bansos) dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin sampai akhir tahun ini.

Suara.com - Pemerintah akan kembali menambah bantuan sosial (bansos) dalam bentuk bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat miskin sampai akhir tahun ini. Bantuan tersebut nantinya akan diterima para pemegang Kartu Sembako.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai sebesar Rp 300 ribu selama tiga bulan sehingga totalnya menjadi Rp 900 ribu.

"Akan ada top up Kartu Sembako, ini menggunakan dana optimalisasi di Kemensos di mana November-Desember masing-masing Rp 300 ribu," ungkap Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers, Selasa (26/10/2021).

Pemberian bansos ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kemiskinan ekstrem yang disebabkan oleh Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Roby Kurniawan Akan Bagi BLT untuk Lansia di Bintan, Ini Besaran Nominal dan Syaratnya

"Di mana November dan di Desember ini dilakukan tiga bulan masing-masing Rp 300 ribu ke 35 kabupaten. Nanti akan ada sensus penduduk miskin di Bulan Desember," katanya.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Suhasil Nazara mengatakan, penyaluran ini akan dilakukan sepenuhnya oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan diberikan kepada 28,8 juta keluarga yang sudah terdaftar.

Dia mengatakan, Kemensos saat ini tengah melakukan finalisasi, termasuk mendetilkan nama dan alamat dari calon penerima. Selain itu, tambahan bansos juga hanya akan diberikan di 35 kabupaten/kota prioritas penanganan kemiskinan ekstrem.

"Tambahan anggaran bansos kemungkinan berasal dari hasil realokas belanja PEN. Pemerintah berencana mengubah postur anggaran PEN saat ini seiring realisasi yang masih rendah," ucapnya. 

Baca Juga: Terbaru! Ini Syarat Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Komentar