alexametrics

Obsesi Baru Blue Origin: Bangun Stasiun Bisnis Serba Guna di Luar Angkasa

Reza Gunadha | Rima Suliastini
Obsesi Baru Blue Origin: Bangun Stasiun Bisnis Serba Guna di Luar Angkasa
Orbital Reef, stasiun bisnis luar angkasa Blue Origin. (Twitter/@OrbitalReef)

Orbital Reef merupakan stasiun ruang angkasa milik pribadi di orbit sekitar bumi.

Suara.com - Setelah sukses dengan wisata ke luar angkasa, Blue Origin kini memiliki obsesi baru dengan membangun stasiun bisnis serba guna di luar angkasa.

Menyadur NPR Selasa (26/10/2021), Orbital Reef merupakan stasiun ruang angkasa milik pribadi di orbit sekitar bumi.

Perusahaan Jeff Bezos ini mengumumkan rencananya beberapa bulan setelah wisata luar angkasa pertamanya dengan New Shepard sukses.

"(Orbital Reef) adalah stasiun ruang angkasa serbaguna utama di orbit rendah Bumi untuk perdagangan, penelitian dan pariwisata."

Baca Juga: Perubahan iklim: Menghitung Walrus dari Luar Angkasa

"Stasiun ini akan membuka babak selanjutnya dari eksplorasi dan pengembangan ruang angkasa manusia dengan memfasilitasi pertumbuhan ekosistem yang dinamis dan model bisnis untuk masa depan," kata Blue Origin.

Pelanggan potensialnya adalah badan antariksa dan kelompok teknologi tinggi hingga negara yang tak memiliki program luar angkasa sendiri, serta perusahaan media dan perjalanan.

Beberapa perusahaan bekerja sama dengan Blue Origin dalam program stasiun luar angkasa yang ambisius, termasuk Sierra Space, pembuat pesawat luar angkasa Dream Chaser.

Perusahaan ini terkenal dengan pesawatnya yang dapat digunakan kembali dan bisa mendarat di bandara normal. Mitra lainnya termasuk Boeing, Redwire Space, Genesis Engineering Solutions dan Arizona State University.

"Sekarang, siapa pun dapat membuat alamat di orbit," kata Blue Origin.

Baca Juga: Nuri, Roket Luar Angkasa Kebanggaan Korea Selatan Gagal Capai Orbit

"Orbital Reef memperluas akses, menurunkan biaya dan menyediakan semua yang dibutuhkan untuk membantu Anda menjalankan bisnis di luar angkasa."

Komentar