alexametrics

Diguyur Hujan Berjam-jam, Wagub DKI Klaim Jakarta Bebas Banjir, Padahal Sebaliknya

Arief Apriadi | Fakhri Fuadi Muflih
Diguyur Hujan Berjam-jam, Wagub DKI Klaim Jakarta Bebas Banjir, Padahal Sebaliknya
Arsip - Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau vaksinasi COVID-19 di SMKN 24 Cipayung, Jakarta, Rabu (4/8/2021). [ANTARA/Yogi Rachman]

Klaim Ahmad Riza Patria berbanding terbalik dengan kenyataan di lapangan.

Suara.com - Kawasan DKI Jakarta diguyur hujan sejak Rabu (27/10/2021) siang hingga malam hari. Kendati demikian, daratan ibu kota diklaim aman dari bahaya banjir.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Ia mengaku belum mendapatkan laporan adanya genangan hingga banjir.

"Alhamdulillah, sekalipun hujan, berdasarkan pemantauan banjir tidak ada genangan yang berarti. Sampai saat ini kami belum ada laporan yang kami terima terkait genangan apalagi banjir," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Setelah hari ini pun, meski ibu kota diguyur hujan deras Riza berharap Jakarta tetap aman dari banjir. Apalagi pihaknya sedang gencar melakukan pengerukan berbagai saluran air dan membuat sumur resapan.

Baca Juga: Buruh Tuntut UMP Jakarta Naik 10 Persen, Wagub DKI: Pengusaha Masih Berat

"Mudah-mudahan ke depan dengan program-program yang ada seperti pengerukan Gerebek Lumpur, pembuatan waduk, sumur resapan, dan lain-lain kita bisa mengurangi genangan dan terhindar dari banjir," katanya.

Meski diklaim bebas genangan dan banjir, nyatanya Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur kebanjiran setinggi 50 sentimeter. Karena genangan itu, kemacetan mengular panjang dari arah PCG Cililitan ke arah Tanjung Priuk.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, sejak pukul 18.00 WIB pintu air Pasar ikan saat ini berstatus siaga dua. Ketinggian pintu airnya saat ini mencapai 208 sentimeter.

Melalui akun twitter BPBD DKI, @BPBDJakarta juga menyampaikan peringatan dini bencana. Warga yang tinggal di bantaran kali diminta waspada akan datangnya banjir.

"Info disaster early warning system (DEWS) kepada warga bantaran sungai, akibat kenaikan air," demikian bunyi cuitan BPBDJakarta.

Baca Juga: Banjir di Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau, Warga Dievakuasi Petugas

Selain itu, terdapat tiga pintu air yang sedang dalam kondisi siaga tiga. Di antaranya Angke Hulu dengan tinggi muka air 150 sentimeter, Cipinang Hulu 150 sentimeter, Sunter Hulu 170 sentimeter.

Komentar