alexametrics

Buka Peti Jenazah Bayinya, Orang Tua Ini Terkejut Melihat Isinya Celana Dalam

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus
Buka Peti Jenazah Bayinya, Orang Tua Ini Terkejut Melihat Isinya Celana Dalam
Ilustrasi peti jenazah. (Shutterstock)

Peti mati tesebut seharusnya berisi jenazah seorang bayi perempuan yang terlahir prematur.

Suara.com - Sepasang orang tua di Brasil terkejut ketika membuka peti mati bayi perempuannya yang ternyata berisi pakaian dalam.

Menyadur The Sun Senin (1/11/2021), insiden mengejutkan tersebut terjadi di kota Turvo, Santa Catarina, Brasil.

Peti mati itu seharusnya berisi jasad seorang bayi yang terlahir prematur bernama Emanuelle Costa Rosa.

Ketika orang tua Emanuelle membuka peti, mereka terkejut justru menemukan tas berisi celana panjang hitam dan pakaian dalam.

Baca Juga: Wanita Bikin Baju dari Celana Dalam Bekas, Wajah Disembur Asap Rokok

Rumah Sakit Santa Tereza, tempat dimana bayi prematur tersebut lahir, menuduh pihak rumah duka yang melakukan kesalahan.

"Jenazah bayi itu telah disiapkan dan diidentifikasi," jelas CEO rumah sakit Michel Cunha kepada portal berita RSN.

"Rumah duka itu ditugaskan untuk membawanya ke pemakaman. Tetapi saat memasuki kamar mayat, petugas pemakaman menemukan tas berisi pakaian hitam dan tanpa identitas," jelasnya.

Michel menduga jika petugas rumah duka salah membawa kantung jenazah yang ternyata berisi pakaian mayat lain.

"Sementara itu, jenazah bayi itu masih di kamar mayat, terbungkus kantung dan diidentifikasi dengan tag," jelas Michel.

Baca Juga: Kelewat Kreatif, Wanita Potong Celana Dalam Bekas Jadi Baju Mirip Merek Terkenal

"Kami mengetahui tentang kesalahan rumah duka melalui media sosial dan berita. Kami melakukan analisis cepat dan mengikuti semua protokol rumah sakit, tetapi rumah duka melakukan kesalahan," sambungnya.

Michel mengungkapkan bahwa jenazah bayi itu hanya memiliki berat 860 gram. "Jauh dari berat celana dan pakaian dalam," jelasnya.

Akibat kesalahan tersebut, pemakaman bayi itu harus ditunda satu hari, dan itu terjadi pada Selasa, 26 Oktober.

Komentar