IDI: Pandemi Bisa Jadi Endemi Jika Desember dan Januari Tak Ada Lonjakan Covid-19

Dwi Bowo Raharjo | Stephanus Aranditio | Suara.com

Selasa, 02 November 2021 | 15:31 WIB
IDI: Pandemi Bisa Jadi Endemi Jika Desember dan Januari Tak Ada Lonjakan Covid-19
Para pengendara motor yang menggunakan masker saat melintasi daerah Pasar Pramuka, Jakarta, Selasa (11/2).[Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) M. Adib Khumaidi menilai jika tidak terjadi lonjakan kasus pandemi Covid-19 pada bulan Desember atau Januari, maka Indonesia segera masuk ke tahap endemik.

Adib berharap pemerintah dan masyarakat bisa terus patuh protokol kesehatan dan ikuti vaksinasi Covid-19 agar penurunan kasus yang terjadi saat ini bisa konsisten hingga nol kasus.

"Kalau Desember dan Januari itu tidak ada kenaikan dan cenderung akan melandai, mungkin kita akan bersiap dalam kondisi yang disebut dengan endemik," kata Adib dalam diskusi virtual, Selasa (2/11/2021).

Dia meminta pemerintah khususnya pejabat negara untuk memberikan contoh yang baik bagi masyarakat agar selalu patuh protokol kesehatan.

"Salah satu upaya yang paling penting adalah peran tokoh agama dan tokoh masyarakat, pejabat pemerintah terutama, kalau ini dibantu oleh tenaga medis dan rakyat maka cakupan vaksinasi itu bisa terealisasi," jelasnya.

Ketua Tim Mitigasi IDI ini menegaskan bahwa pandemi belum selesai, lonjakan kasus gelombang ketiga masih mengintai jika masyarakat abai prokes selama pelonggaran berlangsung saat ini.

"Kita berharap dengan parameter yang disampaikan pakar epidemiologi kita harap ini segera selesai, tapi saat ini kita masih dalam kondisi waspada," tegasnya.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 4.244.761 orang Indonesia. Kekinian masih terdapat 11.919 kasus aktif, 4.089.419 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 143.423 jiwa meninggal dunia.

Pemerintah juga telah menyuntikkan 120,887,847 dosis (58.05 persen) vaksin pertama dan 74,805,667 dosis (35.92 persen) vaksin kedua kepada masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara total sasaran vaksin adalah 208.265.720 atau 70 persen warga Indonesia yang ditargetkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi harus selesai dalam waktu satu tahun untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Menurun, PB IDI: Tenaga Kesehatan Kini Bisa Relaksasi dan Pulihkan Mental

Kasus Covid-19 Menurun, PB IDI: Tenaga Kesehatan Kini Bisa Relaksasi dan Pulihkan Mental

News | Selasa, 02 November 2021 | 15:18 WIB

Selama Ini Dikenal sebagai Negara Bebas Covid-19 Terakhir di Dunia, Tonga Kini Lockdown

Selama Ini Dikenal sebagai Negara Bebas Covid-19 Terakhir di Dunia, Tonga Kini Lockdown

Health | Selasa, 02 November 2021 | 14:24 WIB

Maruf Amin Klaim Penanganan Covid-19 di Indonesia Masuk Kategori Terbaik

Maruf Amin Klaim Penanganan Covid-19 di Indonesia Masuk Kategori Terbaik

News | Selasa, 02 November 2021 | 13:44 WIB

Lagi, China Pecat Pejabat Pemerintah yang Lalai Tangani Pandemi COVID-19

Lagi, China Pecat Pejabat Pemerintah yang Lalai Tangani Pandemi COVID-19

Health | Selasa, 02 November 2021 | 11:14 WIB

Terkini

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:53 WIB

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Pria 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Pria 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:42 WIB

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:34 WIB

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok

News | Minggu, 26 April 2026 | 18:20 WIB

Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral

Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral

News | Minggu, 26 April 2026 | 17:27 WIB

Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul

Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul

News | Minggu, 26 April 2026 | 17:25 WIB

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:37 WIB

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:27 WIB

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:25 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB