Pasukan Tigray Kuasai Wilayah, Pemerintah Ethiopia Serukan Rakyat Angkat Senjata

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Rabu, 03 November 2021 | 11:22 WIB
Pasukan Tigray Kuasai Wilayah, Pemerintah Ethiopia Serukan Rakyat Angkat Senjata
Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed mendapatkan nobel perdamaian pada Jumat (11/10/2019). (instagram/@pmabiyahmed)

Suara.com - Ethiopia mengumumkan keadaan darurat enam bulan pada Selasa (2/11/2021) setelah pasukan dari wilayah utara Tigray mengatakan mereka mendapatkan wilayah dan mempertimbangkan untuk bergerak di ibu kota Ethiopia, Addis Ababa.

Mengutip Reuters, Rabu (3/11/2021), pengumuman tersebut muncul dua hari setelah Perdana Menteri Abiy Ahmed mendesak warga untuk mengangkat senjata untuk membela diri melawan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF).

Sebelumnya pada Selasa kemarin, pihak berwenang di Addis Ababa mengatakan kepada penduduk untuk mendaftarkan senjata mereka dan bersiap untuk mempertahankan lingkungan mereka.

"Warga bisa berkumpul di lingkungan mereka dan menjaga lingkungan mereka,” kata Pemerintah Kota Addis Ababa dalam sebuah pernyataan.

“Mereka yang memiliki senjata tetapi tidak dapat mengambil bagian dalam menjaga lingkungan mereka disarankan untuk menyerahkan senjata mereka kepada pemerintah atau kerabat dekat atau teman mereka.”

Keadaan darurat diberlakukan dengan segera setelah TPLF mengklaim telah merebut beberapa kota dalam beberapa hari terakhir dan mengatakan akan bergerak di Addis Ababa, sekitar 380 km ke selatan dari posisi depan mereka.

“Negara kami menghadapi bahaya besar terhadap keberadaan, kedaulatan, dan persatuannya,” kata Menteri Kehakiman Gedion Timothewos dalam konferensi pers pemerintah.

“Dan kami tidak dapat menghilangkan bahaya ini melalui sistem dan prosedur penegakan hukum yang biasa.”

Timothewos juga mengatakan siapa pun yang melanggar keadaan darurat akan menghadapi tiga hingga 10 tahun penjara untuk pelanggaran seperti memberikan dukungan finansial, material atau moral kepada kelompok teroris.

Ethiopia terakhir memberlakukan tindakan seperti itu pada Februari 2018 selama enam bulan menjelang transisi kekuasaan ke Abiy. Jam malam diberlakukan dan pergerakan orang dibatasi, sementara ribuan orang ditahan.

Fana TV melaporkan empat dari 10 pemerintah wilayah Ethiopia juga meminta warga Ethiopia untuk bergerak melawan pasukan Tigrayan.

Konflik di tempat yang pernah dianggap sebagai sekutu Barat tersebut telah menjerumuskan sekitar 400.000 orang di Tigray ke dalam kelaparan.

Konflik tersebut juga menewaskan ribuan warga sipil dan memaksa lebih dari 2,5 juta orang di bagian utara meninggalkan rumah mereka. (Jacinta Aura Maharani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Militer Etiopia Lancarkan Serangan Udara di Tigray, Tewaskan 10 Orang

Militer Etiopia Lancarkan Serangan Udara di Tigray, Tewaskan 10 Orang

News | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 14:19 WIB

Makin Memanas, Militer Ethiopia Bom Gudang Senjata Milik Pemberontak Lewat Udara

Makin Memanas, Militer Ethiopia Bom Gudang Senjata Milik Pemberontak Lewat Udara

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:24 WIB

Ironi, PM Ethiopia Menang Nobel Perdamaian Lalu Lancarkan Perang

Ironi, PM Ethiopia Menang Nobel Perdamaian Lalu Lancarkan Perang

News | Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:18 WIB

Kisah Biarawan Ethiopia, dari Pembawa Kitab Suci Kini Memanggul Senjata

Kisah Biarawan Ethiopia, dari Pembawa Kitab Suci Kini Memanggul Senjata

News | Selasa, 05 Oktober 2021 | 17:53 WIB

Terkini

Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga

Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:53 WIB

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:46 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa

Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:42 WIB

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:39 WIB

Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi

Prabowo Amankan Pasokan Minyak dan LPG Rusia, Eddy Soeparno: RI Masuk Zona Aman Energi

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:37 WIB

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:29 WIB

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:27 WIB

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:16 WIB

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB