Pindah Haluan ke PKN, Gede Pasek Bantah Berkonflik dengan Ketum Hanura Oso

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 04 November 2021 | 19:33 WIB
Pindah Haluan ke PKN, Gede Pasek Bantah Berkonflik dengan Ketum Hanura Oso
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang di Istana Kepresidenan Bogor. (Suara.com/Ummi HS).

Suara.com - Gede Pasek Suardika mengatakan kepindahannya ke Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) bukan karena ada konflik dengan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso). Keputusannya mengundurkan diri dari Hanura karena hitung-hitungan politik.

"Enggak (ada konflik), saya berkali-kali diskusi dengan beliau, bahkan terakhir sebelum beliau operasi cangkok ginjal kami sudah pamitan," kata Pasek di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (4/11/2021).

Pasek mengatakan, Oso sebenarnya meminta dirinya tetap bertahan di Hanura. Namun, ia mengaku punya hitung-hitungan politik tersendiri.

"Tapi kan saya punya hitungan politik kalau lewat tahun ini, maka tidak ada satu irang pun yang bisa membuat parpol di Indonesia untuk bisa ikut 2024 ini pun sudah sangat mepet sekali, ini sudah sangat rasional pilihan politik," ungkapnya.

Lebih lanjut, Pasek menyampaikan, kepindahannya ke PKN bukan lah pilihan yang mudah. Terlebih selama ini dirinya dikenal dekat dengan para kader-kader Hanura di daerah.

"Saya pamit lewat rapat zoom karena saya kandekat dengan teman-teman daerah jadi kita pamit juga artinya apa pilihan politik yang saya bangun ini memerlukan waktu dan salah perhitungan waktu maka sulit, maka saya memilih tapi tetap silaturahmi kemanusiaan kita rawat," tuturnya.

Kehadiran PKN

Sebelumnya, Gede Pasek Suardika (GPS) telah menyatakan mengundurkan diri dari Partai Hanura dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Jenderal atau Sekjen. Mundurnya Pasek lantaran disebut akan memimpin partai baru yakni Partai Kebangkitan Nusantara (PKN).

Ketum Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Gede Pasek Suardika saat ditemui di DPR. (Suara.com/Bagaskara)
Ketum Partai Kebangkitan Nasional (PKN) Gede Pasek Suardika saat ditemui di DPR. (Suara.com/Bagaskara)

PKN ini merupakan partai politik yang banyak diinisiasi oleh para loyalis Anas Urbaningrum. Sri Mulyono salah satu inisiator dan juga Sekjen PKN menyampaikan kabar Pasek merapat ke PKN.

"Sebenarnya begitu mendengar seringnya ide dan gagasan politiknya dihambat sehingga tidak bisa maksimal, kami sudah meminta GPS untuk keluar saja dan merintis dari nol dan lebih sehat," kata Sri dalam keterangannya, Sabtu (30/10/2021).

Menurut Sri, Paseks menyatakan tidak enak untuk pergi meninggalkan Hanura. Pasalnya Pasek sendiri di Hanura sudah punya jalinan erat dengan kader-kader di daerah.

Kemudian, Sri mengklaim, dengan pertimbangan kalkulasi waktu dan kesiapan untuk penataan partai, akhirnya Pasek disebut bersedia meninggalkan Hanura dan bergabung dengan PKN.

"Begitu bersedia, GPS meminta ide gagasan politik kebangsaan yang diimpikan bisa dijadikan tulang punggung perjuangan, maka lahirlah Partai Kebangkitan Nusantara," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gede Pasek: PKN Tidak Ada Kaitannya dengan Moeldoko, AHY dan SBY!

Gede Pasek: PKN Tidak Ada Kaitannya dengan Moeldoko, AHY dan SBY!

News | Kamis, 04 November 2021 | 16:57 WIB

Gede Pasek: Anas Masih Fokus di Dalam Penjara, PKN di Luar Babat Alas Dulu

Gede Pasek: Anas Masih Fokus di Dalam Penjara, PKN di Luar Babat Alas Dulu

News | Rabu, 03 November 2021 | 11:13 WIB

Banyak Loyalis Anas Urbaningrum, PKN Disebut Merugi Jika Cuma jadi Pesaing Demokrat

Banyak Loyalis Anas Urbaningrum, PKN Disebut Merugi Jika Cuma jadi Pesaing Demokrat

News | Rabu, 03 November 2021 | 10:38 WIB

Partai Baru Putra Bali Gede Pasek Suardika Ternyata Rebranding Partai Lama

Partai Baru Putra Bali Gede Pasek Suardika Ternyata Rebranding Partai Lama

Bali | Selasa, 02 November 2021 | 11:27 WIB

Terkini

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:36 WIB

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:25 WIB