Minuman Keras Ini Bikin Heboh Publik Malaysia, Namanya Dianggap Menyinggung

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 05 November 2021 | 14:55 WIB
Minuman Keras Ini Bikin Heboh Publik Malaysia, Namanya Dianggap Menyinggung
Wiski Timah dianggap memiliki nama yang menyinggung Malaysia.[Facebook]

Suara.com - Sebuah perusahaan pembuat minuman keras di Malaysia diminta untuk mengganti nama dan logonya setelah dianggap menyinggung umat Muslim.

Menyadur Straits Times Jumat (5/11/2021), publik Negeri Jiran dihebohkan dengan munculnya minuman keras bermerek Wiski Timah.

Minuman keras jenis wiski produksi Winepak Corporation ini, menjadi bahan perdebatan publik Malaysia, mulai dari kedai kopi hingga anggota parlemen.

Anggota Parlemen Malaysia Rusnah Aluai bahkan menyarankan pihak pabrik untuk mengubah nama karena dianggap menggambarkan perempuan Melayu secara buruk.

Rusnah Aluai mengatakan jika ketika minum wiski dengan nama tersebut seolah-olah minum perempuan Melayu.

Rusnah mengungkapkan hal tersebut saat debat tentang Undang-Undang Deskripsi Perdagangan (Amandemen) 2021 di Dewan Rakyat pada Kamis (28/10/2021).

Sebelumnya, Rusnah mengatakan selain merek wiski yang membuat kebingungan, ilustrasi yang digunakan oleh produsen juga dianggap ambigu.

"Saya ingin mengatakan bahwa itu benar-benar membingungkan karena merek itu menyertakan foto Capt Speedy yang memakai kopiah," jelas Rusnah.

"Apakah tidak ada foto Capt Speedy lain dengan topi berbeda yang bisa mereka gunakan?" Rusnah menambahkan.

Pada 16 Oktober, produsen wiski menjelaskan di halaman Facebook-nya bahwa nama tersebut dibuat untuk penghormatan kepada sejarah panjang Malaya dalam penambangan timah.

Perusahaan mengungkapkan jika pria yang digambarkan pada label tersebut, adalah Kapten Tristram Speedy (1836 - 1911), seorang perwira Inggris di Malaya selama penjajahan Inggris.

Beberapa kalangan dari komunitas Muslim juga menentangan penggunaan nama untuk minuman beralkohol tersebut, bahkan hingga membuat laporan polisi.

Pada Jumat (22/10/2021), wakil presiden Parti Islam SeMalaysia Tuan Ibrahim Tuan Man menegaskan bahwa Timah bukanlah nama Muslim, bahkan nama seseorang.

Sebelumnya, anggota parlemen Khalid Samad mengatakan bahwa masalah wiski dimainkan oleh pihak tertentu untuk agenda politik mereka sendiri.

Dan akhirnya perusahaan setuju untuk mengubah nama dan gambar pada label produk yang sudah memenangkan penghargaan tersebut.

Menteri Perdagangan Domestik dan Urusan Konsumen Alexander Nanta Linggi mengatakan jika Winepak Corporation, meminta satu minggu untuk berdiskusi dengan para pemangku kepentingan dan dewan direksi tentang perubahan nama dan citra pada produk.

"Ini adalah salah satu keputusan bersama yang dicapai bersama dalam pertemuan antara perwakilan perusahaan dan pemerintah pada hari Rabu," jelas Linggi

"Pertemuan hybrid itu dilakukan dalam lingkungan yang harmonis dalam konsep Keluarga Malaysia (Malaysian Family) untuk mencapai mufakat demi kebaikan bangsa," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak Empat WNI Terjaring Operasi Imigrasi Malaysia

Sebanyak Empat WNI Terjaring Operasi Imigrasi Malaysia

Jogja | Kamis, 04 November 2021 | 21:05 WIB

Kasus Penyelundupan Narkoba, Seorang Warga Malaysia Divonis Hukuman Mati di Singapura

Kasus Penyelundupan Narkoba, Seorang Warga Malaysia Divonis Hukuman Mati di Singapura

Sumbar | Kamis, 04 November 2021 | 14:15 WIB

12 Tahun Menunggu Kejelasan Hukuman, WN Malaysia Divonis Mati Di Singapura

12 Tahun Menunggu Kejelasan Hukuman, WN Malaysia Divonis Mati Di Singapura

News | Kamis, 04 November 2021 | 07:40 WIB

Terkini

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

Ledakan Bubuk Mesiu Hancurkan Desa di Myanmar, 55 Orang Tewas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:16 WIB

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

Disambut Menhan Sjafrie, Prabowo Beri Penghormatan Terakhir untuk Jenderal Ryamizard di Kemhan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 10:02 WIB

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

Warga Teriak Minta Tolong! 9 Nyawa Lolos dari Maut saat Rumah Dinas TPU Kebon Nanas Terbakar

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:43 WIB

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

Mimpi Nikah Kandas! Pasutri WO Jaktim Penipu Rp2,6 M Ditahan usai Jerat 58 Pasangan

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:29 WIB

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

Biadab! Biksu 71 Tahun Pengurus Pohon Suci Budha Lecehkan Gadis 11 Tahun

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:19 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Diberikan Gratis bagi Alumni MagangHub di 21 Balai Pelatihan Vokasi

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:17 WIB

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

Bukan Pembersihan Biasa! Butuh 6 Bulan untuk Bikin Tugu Monas Kembali Kinclong

News | Senin, 01 Juni 2026 | 09:01 WIB

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Mendagri Tito Ajak PIKI Ambil Peran Strategis Wujudkan Indonesia Emas 2045

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:58 WIB

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

Jaga Stabilitas dan Pemerataan Ekonomi, Mendagri Dorong Kepala Daerah se-Sulawesi Perkuat Sinergitas

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:52 WIB

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen

News | Senin, 01 Juni 2026 | 08:42 WIB