Dikritik Netizen, Wagub DKI Jelaskan Alasan Bangun Sumur Resapan di Atas Trotoar

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 09 November 2021 | 11:35 WIB
Dikritik Netizen, Wagub DKI Jelaskan Alasan Bangun Sumur Resapan di Atas Trotoar
Petugas Dinas Bina Marga mengamati air yang ada di dalam sumur resapan air hujan di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (22/4/2019). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara terkait beredarnya video mengenai sumur resapan (SR) dibangun di atas trotoar. Riza menyebut ada kesalahpahaman dari netizen yang mengunggah video tersebut ke media sosial.

Penjelasan itu disampaikan Riza melalui unggahan di Instagramnya @arizapatria, Selasa (9/11/2021)

Politikus Gerindra itu menyebut pandangan orang yang merekam video itu keliru. Pertama kata Riza, sumur resapan tetap memiliki fungsi untuk menyerap air dari permukaan jalan.

"(Pertama) air akan masuk (dari permukaan jalan) melalui tali-tali air ke bak kontrol yang (berbentuk) kotak," tulis Riza yang dikutip Suara.com, Selasa (9/11/2021).

Kedua Riza menuturkan bahwa air yang masuk akan disaring sebelum masuk ke sumur resapan. Riza pun mencontohkan sumur resapan di Gandaria City.

"(Kedua) Air akan disaring, ada penyaring sederhana, sebelum masuk ke sumur resapan (yang berbentuk) bulat. Contoh SR ini di Gandaria City," tutur Riza.

Pembuatan sumur resapan di Jakarra Barat. (Antara/HO-Dokumentasi Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kembangan)
Pembuatan sumur resapan di Jakarra Barat. (Antara/HO-Dokumentasi Satuan Pelaksana SDA Kecamatan Kembangan)

Dalam video yang diunggah Riza, seorang perekam video menyebut bahwa ada kebodohan yang dilakukan Pemprov DKI dengan membuat sumur resapan di atas trotoar yang lebih tinggi daripada permukaan jalan.

"Proyek bodoh dari Pemprov, bikin sumur resapan dari atas trotoar. Lantas air dari mana yang akan masuk ke dalam kalau trotoarnya sendiri lebih tinggi dari jalan, dari permukaan jalan ditambah sumur resapannya lebih tinggi. Terus air apa yang akan meresap ke dalam? Ini Pemprov DKI Jakarta betul-betul akalnya nggak jalan," kata seorang perekam video.

Sebelumnya Wagub Riza mengatakan pengerukan lumpur sungai hingga waduk di Ibu Kota merupakan salah satu upaya untuk menambah daya tampung drainase.

baca juga

Riza menyebut hal tersebut sebagai langkah untuk mencegah terjadinya banjir.

"Volume daya tampung air, kapasitas tampung air itu yang harus kita tingkatkan. Pertama adalah dengan cara melakukan pengerukan sedimen yang ada, yang menumpuk," ucap Riza di Balai Kota, Jakarta, Selasa (2/11/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Anggapan Utamakan Formula E Ketimbang Atasi Banjir, Ini Kata Wagub DKI

Bantah Anggapan Utamakan Formula E Ketimbang Atasi Banjir, Ini Kata Wagub DKI

Jakarta | Selasa, 09 November 2021 | 08:05 WIB

Penanganan Banjir Rob di Jakarta Utara, Wagub DKI ke Warga: Sabar!

Penanganan Banjir Rob di Jakarta Utara, Wagub DKI ke Warga: Sabar!

Jakarta | Senin, 08 November 2021 | 21:18 WIB

Wagub Riza Bantah Lebih Urus Formula E Ketimbang Banjir: Program Kami Banyak Sekali

Wagub Riza Bantah Lebih Urus Formula E Ketimbang Banjir: Program Kami Banyak Sekali

News | Senin, 08 November 2021 | 17:41 WIB

Wagub DKI Klaim Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Wagub DKI Klaim Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Jakarta | Senin, 08 November 2021 | 16:32 WIB

Terkini

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

×