Banjir Terparah, 90 Persen Tambak Nelayan di Pulang Pisau Tersapu Banjir Rob

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 12 November 2021 | 04:10 WIB
Banjir Terparah, 90 Persen Tambak Nelayan di Pulang Pisau Tersapu Banjir Rob
Banjir pasang air laut yang terjadi di wilayah pesisir Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (10/11/2021) malam. (Foto dok, Nelayan Tambak)

Suara.com - Perwakilan Nelayan Tambak Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Haidir mengtakan hapir 90 persen tambak nelayan di pesisir tersapu banjir pasang air laut atau rob. Di sana ada 2.100 hektare areal tambak.

Haidir mengatakan banjir pasang kali ini yang terparah. Ini dilihat setelah 90 persen tambak nelayan tersapu banjir rob.

"Rabu (10/11) malam, ketinggian air di areal tambak milik nelayan mencapai satu meter di atas tanggul dan merupakan banjir pasang air laut yang terparah," kata Haidir di Pulang Pisau, Kamis (11/11/2021).

Haidir mengatakan naiknya air laut pasang ini sudah terjadi sejak Selasa malam dan diprediksi masih bisa terjadi kembali.

Banyak nelayan tambak hanya bisa pasrah dengan kondisi alam ini, karena air pasang membuat para nelayan tambak kehilangan seluruh hasil ikan yang selama ini menjadi sumber pendapatan bagi ekonomi keluarga.

Haidir menyebut, areal tambak seluas 2.100 hektare dimiliki oleh sebanyak lebih 400 nelayan daerah setempat. Akibat banjir air laut pasang ini banyak ikan-ikan yang keluar dari dalam tambak, hanya sedikit yang tersisa.

"Khususnya jenis ikan Bandeng yang ditabur nelayan, sudah bisa dipastikan tersapu oleh banjir pasang air laut yang cukup besar," kata dia.

Haidir menjelaskan para nelayan tambak sudah pasti merugi akibat bencana yang terjadi di penghujung tahun ini. Apabila di kalkulasi kerugian keseluruhan yang diderita para nelayan tambak mencapai miliaran rupiah. Selain itu juga, banyak tanggul-tanggul yang jebol tergerus banjir pasang air laut.

Kepada pemerintah setempat, kata Haidir, para nelayan tambak berharap agar nanti setelah banjir air pasang ini bisa memfasilitasi merehabilitasi dengan meninggikan tanggul-tanggul yang rusak.

"Mudah-mudahan setelah bencana nantinya ada perhatian dari pemerintah setempat kepada nelayan tambak untuk meringankan dan memotivasi kembali para nelayan yang hampir semuanya mengalami kerugian," kata Haidir.

Camat Kahayan Kuala Daulay membenarkan bahwa banjir pasang air laut tahun ini lebih besar dari tahun sebelumnya yang membuat banyak areal tambak yang tersapu banjir.

"Ini kemungkinan terjadi karena debit air yang datang dari hulu yang cukup besar bersamaan dengan pasangnya air laut sehingga luapan air menjadi besar juga," ujar dia.

Akibat luapan ini, papar Daulay, tercatat lebih dari 1.500 rumah penduduk terendam air pasang. Namun, dari kejadian ini belum ada laporan korban jiwa.

Dirinya juga mengingatkan kepada masyarakat di kecamatan setempat untuk selalu tetap waspada, karena air pasang ini terjadi antara bulan November dan Desember. Air pasang terjadi dalam dua hari terakhir ini, mulai pukul 21.00 hingga 24.00.

"Kita juga terus memantau bersama BPBD dan Dinas Sosial kabupaten setempat, dan kondisinya saat ini sudah surut dan tidak ada kerusakan terhadap infrastruktur publik," demikian Daulay. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dinas LH DKI Ungkap 2 Pabrik Farmasi Sumber Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta

Dinas LH DKI Ungkap 2 Pabrik Farmasi Sumber Pencemaran Parasetamol di Teluk Jakarta

News | Kamis, 11 November 2021 | 18:21 WIB

Selain Penurunan Tanah dan Rob, Pesisir Kota Semarang Juga Diserbu Sampah Plastik!

Selain Penurunan Tanah dan Rob, Pesisir Kota Semarang Juga Diserbu Sampah Plastik!

Jawa Tengah | Kamis, 11 November 2021 | 16:28 WIB

Perkampungan Nelayan Pantai Sadeng Terendam Air Hingga 1 Meter, Puluhan Orang Mengungsi

Perkampungan Nelayan Pantai Sadeng Terendam Air Hingga 1 Meter, Puluhan Orang Mengungsi

Jogja | Kamis, 11 November 2021 | 15:14 WIB

2.739 Kepala Keluarga Terdampak Banjir Rob Tangerang

2.739 Kepala Keluarga Terdampak Banjir Rob Tangerang

Banten | Rabu, 10 November 2021 | 22:57 WIB

Terkini

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:49 WIB

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:36 WIB

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:15 WIB

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:12 WIB

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar

News | Kamis, 16 April 2026 | 22:00 WIB

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:26 WIB

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:20 WIB

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB