Tak Kunjung Umumkan Capres, PDIP: Pilpres Masih Jauh Sekali

Agung Sandy Lesmana | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 12 November 2021 | 15:31 WIB
Tak Kunjung Umumkan Capres, PDIP: Pilpres Masih Jauh Sekali
Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - PDI Perjuangan menganggap pelaksanaan Pilpres 2024 masih jauh. Karena itu hingga kini, PDIP belum juga menunjuk siapa tokoh yang ingin mereka calonkan sebagai presiden

Diketahui, sebagai partai pemenang Pemilu 2019 dengan suara yang diperoleh, PDIP memiliki hak untuk mengusung capresnya sendiri walau tanpa koalisi.

"Lho wong pemilihan presidennya masih jauh sekali," kata politikus PDIP, Hendrawan Supratikno kepada wartawan, Jumat (12/11/2019).

Menurut Hendrawan saat ini situasi politik memang sengaja dibuat ramai dengan pencapresan. Hal itu kata dia untuk menghidupkan industi politik.

"Karena ada industri yang akan rugi kalau tidak ramai. Jadi itu sebabnya jangan terlalu menari di gendang lawan. Jadi kita tenang-tenang saja. Semakin tenang kita, semakin kita disegani," ujarnya.

Hendrawan sebelumnya, menanggapi keinginan Partai Golkar menggandeng Ganjar Pranowo untuk diduetkan dengan Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024. Ia menganggap hal itu hanya cek ombak semata. Sebabnya, pernyataan itu tidak keluar langsung dari mulut Ketua Umum partai berlambang pohon beringin, Airlangga, melainkan disampaikan Waketum Nurdin Halid.

"Nah itu kalau yang bicara ketua umum itu karena ketua umum simbol dari partai maka pernyataan itu kredibel. Tapi kalau yang bukan ketua umum, ranting-ranting maka itu hanya berisik saja, hanya test the water hanya cek ombak saja, hanya membuat pasar politik jadi semakin seru," kata Hendrawan kepada wartawan, Jumat (12/11/2021).

Menurut Hendrawan yang seharusnya diperhatikan adalah ketua umum. Karena sikap ketua umum mencerminkan langkah partai yang ia pimpin. Karena itu, ia tidak menanggapi jauh apa yang dinyatakan Nurdin Halid terkait Ganjar.

"Karena pernyataan ketua umum sedikut banyak mengikat, kredibel dan kemudian mepresentasikan partai. Kalau yang lain-lain itu hanya kanan yang gemerincing," ujarnya.

Golkar Buka Peluang Gandeng Ganjar

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Nurdin Halid berbicara kemungkinan Golkar menggandeng Ganjar Pranowo untuk dipasangkan dengan Ketua Umum Airlangga Hartarto pada Pilpres 2024.

Kemungkinan itu bisa saja terjadi apabila memang aspirasi relawan untuk mengusung Ganjar tidak disambut oleh PDI Perjuangan. 

Adapun potensi Golkar menggandeng Ganjar disampaikan Nurdin dalam diskusi di Kompleks Parlemen. Dalam diskusi yang sama, hadir pula Mazdjo Pray selaku Ketua Umum Ganjarist, kelompok relawan pengusung Ganjar 2024.

"Jadi adinda Mazdjo jangan khawatir kalau misal Ganjar tidak dapat tempat di partainya ada Golkar terbuka," kata Nurdin, Kamis (11/11/2021).

Nantinya apakah Ganjar akan menjadi cawapres dari Airlangga atau sebaliknya, hal itu bisa dibicarakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Duetkan Ganjar dengan Airlangga di Pilpres 2024, PDIP Sebut Golkar Cuma Tes Ombak

Mau Duetkan Ganjar dengan Airlangga di Pilpres 2024, PDIP Sebut Golkar Cuma Tes Ombak

News | Jum'at, 12 November 2021 | 13:25 WIB

Kenneth PDIP Soal Anies Kondangan saat Jakarta Banjir: Tak Pantas, Seperti Tak Ada Empati

Kenneth PDIP Soal Anies Kondangan saat Jakarta Banjir: Tak Pantas, Seperti Tak Ada Empati

News | Kamis, 11 November 2021 | 18:29 WIB

Kornas Ganjarist: Jika PDIP Tak Dukung Ganjar Pranowo, Ada Partai Lain

Kornas Ganjarist: Jika PDIP Tak Dukung Ganjar Pranowo, Ada Partai Lain

News | Kamis, 11 November 2021 | 17:59 WIB

Tak Masalah Menteri Ingin Nyapres dan Tebar Pesona, PDIP: Asal Tak Pakai Fasilitas Negara

Tak Masalah Menteri Ingin Nyapres dan Tebar Pesona, PDIP: Asal Tak Pakai Fasilitas Negara

News | Kamis, 11 November 2021 | 16:34 WIB

Terkini

KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar

KPK Ungkap Ada Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi Diintimidasi, Rumahnya Dibakar

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

Terungkap! AS Sudah 'Ngemis' Minta Ampun Sejak Hari ke-10 Perang, Kini Tunduk pada 10 Syarat Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:28 WIB

Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'

Unggah Pernyataan Iran di Medsos Pribadi, Donald Trump Diledek Jadi 'Jubir Iran'

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:22 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!

Gencatan Senjata AS-Iran Bisa Goyang Netanyahu, Ini Analisis Pengamat!

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:20 WIB

Novel Ungkap Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Berkas Dilimpah, Padahal Korban Belum Diperiksa?

Novel Ungkap Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Berkas Dilimpah, Padahal Korban Belum Diperiksa?

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:18 WIB

Sambangi Bareskrim, JK Tempuh Jalur Hukum Soal Isu Ijazah Jokowi?

Sambangi Bareskrim, JK Tempuh Jalur Hukum Soal Isu Ijazah Jokowi?

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:14 WIB

Buyutku Pembunuh Benito Mussolini, Ditembak di Wajah

Buyutku Pembunuh Benito Mussolini, Ditembak di Wajah

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:09 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar 1.833 Kasus Narkoba: Lab Ekstasi Bassura hingga Vape Bius Etomidet

Polda Metro Jaya Bongkar 1.833 Kasus Narkoba: Lab Ekstasi Bassura hingga Vape Bius Etomidet

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:08 WIB

Tolak Larangan Total Vape, Pengusaha Minta Pemerintah Fokus pada Pengawasan Ketat

Tolak Larangan Total Vape, Pengusaha Minta Pemerintah Fokus pada Pengawasan Ketat

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:05 WIB

Siang Ini, Presiden Prabowo Kumpulkan Seluruh Kabinet Merah Putih dan Dirut BUMN di Istana

Siang Ini, Presiden Prabowo Kumpulkan Seluruh Kabinet Merah Putih dan Dirut BUMN di Istana

News | Rabu, 08 April 2026 | 13:02 WIB