Pasca Gigit Seorang Polisi, Hong Kong Mulai Kurangi Populasi Babi Hutan

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 19 November 2021 | 12:57 WIB
Pasca Gigit Seorang Polisi, Hong Kong Mulai Kurangi Populasi Babi Hutan
Ilustrasi Babi Liar. (pexels.com/pixabay/Wild Boar)

Suara.com - Pihak berwenang Hong Kong menangkap tujuh babi hutan pada Rabu (17/11/2021), setelah menggigit seorang polisi pekan lalu

Menyadur Channel News Asia Kamis (18/11/2021), kampanye tersebut dilakukan untuk mengurangi jumlah babi hutan di daerah perkotaan.

"Dokter hewan menggunakan senjata panah untuk menangkap tujuh babi hutan untuk dilumpuhkan secara manusiawi menggunakan suntikan obat," kata Departemen Pertanian, Perikanan dan Konservasi (AFCD) dalam sebuah pernyataan.

Dikatakan bahwa sejumlah babi hutan sering berkeliaran di daerah perumahan kurang dari 30 menit berkendara dari jantung distrik keuangan.

"Babi hutan terbiasa berkeliaran di sepanjang jalan dan mencari makanan dari orang yang lewat atau bahkan mengejar kendaraan," jelas AFCD.

Pekan lalu, seekor babi hutan merobohkan seorang petugas polisi dan menggigit kakinya hingga menyebabkan luka yang cukup parah.

Setelah insiden tersebut, pemimpin Hong Kong Carrie Lam memperingatkan bahwa pemerintah akan meningkatkan hukuman bagi mereka yang memberi makan babi.

Sekitar 30 kasus serangan babi hutan telah dilaporkan dalam beberapa tahun terakhir, kata pihak berwenang Hong Kong.

Sejak saat itu, pihak berwenang Hong Kong mulai menangkap, mensterilkan dan memindahkan babi hutan ke daerah terpencil yang tidak berpenghuni.

baca juga

Hong Kong adalah rumah bagi sekitar 3.000 babi hutan, menurut data pemerintah, dan mereka bukan spesies yang dilindungi.

Babi hutan kadang-kadang terlihat di kereta bawah tanah, atau menunggu lampu lalu lintas di penyeberangan pejalan kaki.

Pada awal pandemi Covid-19, ketika sebagian besar warga Hong Kong bekerja dari rumah, sebuah video keluarga babi hutan mandi di air mancur di antara gedung pencakar langit distrik keuangan.

Roni Wong, juru bicara Kelompok Kepedulian Babi Hutan Hong Kong, mengatakan bahwa masalah babi hutan disebabkan oleh pemerintah yang gagal mengalokasikan sumber daya untuk menangani hewan-hewan itu.

"Sekarang hewan itu harus membayar biayanya," kata Wong.

Lam mengatakan bahwa banyak warga Hong Kong menyukai hewan liar, tetapi juga harus memastikan keselamatan penduduk.

"Sebagai pemerintah yang bertanggung jawab, kita perlu mengambil tindakan," katanya kepada wartawan pada konferensi pers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkeliaran Tanpa Busana dan Ancam Bunuh Petugas Bandara, Pria Ini Diciduk Polisi

Berkeliaran Tanpa Busana dan Ancam Bunuh Petugas Bandara, Pria Ini Diciduk Polisi

Kalbar | Kamis, 18 November 2021 | 18:11 WIB

Sebut Kronologi Penganiayaan Versi Polisi Berbeda, Aktivis Papua Takut Dikriminalisasi

Sebut Kronologi Penganiayaan Versi Polisi Berbeda, Aktivis Papua Takut Dikriminalisasi

News | Kamis, 18 November 2021 | 17:34 WIB

Heboh Pemotor Wanita Ngeyel Tak Mau Diajak Damai Usai Tabrak Becak, Polisi Bertindak

Heboh Pemotor Wanita Ngeyel Tak Mau Diajak Damai Usai Tabrak Becak, Polisi Bertindak

Otomotif | Kamis, 18 November 2021 | 18:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×