Mengintip Karier dan Harta Kekayaan Dudung Abdurachman

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 21 November 2021 | 12:08 WIB
Mengintip Karier dan Harta Kekayaan Dudung Abdurachman
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman melihat kawasan Monumen Nasional (Monas) dari ketinggian, Selasa (27/10/2020). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Suara.com - Setelah pengambilan keputusan pelantikan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI, maka posisi KSAD kini kosong. Letjen Dudung Abdurachman kemudian didapuk untuk mengisi kekosongan jabatan ini. Tentu saja menarik menyimak karier dan harga kekayaan Dudung Abdurachman.

Apalagi ternyata, diketahui harta kekayaan Dudung Abdurachman mencapai Rp 1 miliar. Lalu bagaimana pula perjalanan karier Dudung Abdurachman hingga mencapai posisi sekarang? Simak penjelasannya berikut ini.

Total Harta Kekayaan Dudung Abdurachman

Secara umum, harta yang dilaporkan pad 31 Desember 2020, kali terakhir beliau melakukan pelaporan, harganya tercatat sebesar Rp 1.487.870.275. Namun dari besaran harta tersebut, terdapat utang sebesar Rp 402.406.000, sehingga total hartanya menjadi Rp 1.085.464.275.

Lebih detail, berikut rinciannya.

Tanah dan Bangunan : Rp 640.000.000,00

Terdiri atas tanah dan bangunan di Kabupaten/Kota Magelang senilai Rp 400.000.000, dan tanah dan bangunan di Kabupaten/Kota Bandung Rp 240.000.000.

Alat Transportasi dan Mesin : Rp 737.000.000

Terdiri atas mobil Toyota Veloz senilai Rp 180.000.000, motor Honda PCX senilai Rp 32.000.000, dan mobil Toyota Fortuner senilai Rp.525.000.000.

Kas dan Setara Kas : Rp 110.870.275

Hutang : Rp 402.406.000

Jejak Karier Dudung Abdurachman

Sebelum menempati jabatan KSAD, beliau menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Ditarik lebih jauh, pendidikan militer dienyamnya di Akademi Militer dan berhasil lulus tahun 1988, dari kecabangan Infanteri.

Karirnya mulai menanjak ketika ia dipercaya dengan jabatan Dandim 0406/Musi Rawas di Sumatera Selatan. Kemudian pada tahun 2010, ia ditugaskan sebagai Aspers Kasdam VII/WIrabuana. Selanjutnya ia diangkat menjadi Danrindam II/Sriwijaya, dan kemudian dipromosikan ke jabatan Dandenma Mabes TNI.

Medio tahun 2015-2016 beliau memegang jabatan Wagub Akmil. Selanjutnya ia pernah menjadi Stafsus KSAD dan Wakil Asisten Teritorial KSAD. Medio tahun 2018 hingga 2020 ia dipercaya sebagai Gubernur Akmil, kemudian Jabatan Pangdam Jaya disematkan padanya sejak tahun 2020 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenderal Dudung Jadi KSAD, Novel Bamukmin Sentil Rezim Jokowi Sangat Zalim

Jenderal Dudung Jadi KSAD, Novel Bamukmin Sentil Rezim Jokowi Sangat Zalim

Sumbar | Kamis, 18 November 2021 | 12:37 WIB

Cibiran Menohok Novel Bamukmin Usai Dudung Jabat KSAD: Rezim Ini Sudah Sangat Zalim

Cibiran Menohok Novel Bamukmin Usai Dudung Jabat KSAD: Rezim Ini Sudah Sangat Zalim

News | Kamis, 18 November 2021 | 11:12 WIB

Gantikan Jenderal TNI Andika Perkasa, Ini Profil Perjalanan Letjen TNI Dudung Abdurachman

Gantikan Jenderal TNI Andika Perkasa, Ini Profil Perjalanan Letjen TNI Dudung Abdurachman

Bogor | Kamis, 18 November 2021 | 10:06 WIB

Terkini

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:57 WIB

KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:45 WIB

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:28 WIB

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:24 WIB

Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan

Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:16 WIB

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:13 WIB

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:04 WIB

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat

News | Selasa, 28 April 2026 | 18:01 WIB