Tentang Rencana MUI Jakarta, PWNU DKI: Cyber Army Dilarang Agama

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 22 November 2021 | 17:48 WIB
Tentang Rencana MUI Jakarta, PWNU DKI: Cyber Army Dilarang Agama
Ilustrasi buzzer. (Shutterstock)

Suara.com - Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta menentang keras rencana Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI membuat tim siber atau cyber army membela Gubernur Anies Baswedan dari serangan buzzer. PWNU bahkan menilai tindakan tersebut dilarang dalam agama islam.

Ketua PWNU DKI Samsul Ma'arif mengatakan, citra seseorang akan dianggap bagus jika memang kinerjanya baik. Tidak perlu sampai membuat cyber army untuk menghalau pemberitaan yang buruk.

"Saya kira kalau orang baik ya yang akan menilai positif. Cyber army enggak boleh dalam agama, dilarang," ujar Samsul saat dihubungi, Senin (22/11/2021).

Samsul mengatakan, sesuai tugasnya MUI seharusnya menjalankan prinsip amar ma'ruf nahi munkar atau menjalankan yang baik dan melarang yang salah. Caranya dengan mendukung program yang memang sekiranya berguna bagi masyarakat.

"Kalau mau amar maruf, kalau kebaikan kita dukung, bahkan perlu ada komunikasi aktif dan dukungan secara moral kegiatan untuk kepentingan masyarakat. Kita dukung," jelasnya.

Samsul mengaku, juga pernah ikut kepengurusan MUI Jakarta. Saat itu, ia bahkan memberikan nasehat kepada pemerintah atas segala program yang dijalankan.

"Zaman saya, justru MUI memberikan nasehat kepada pemerintah jika memang ada yang harus diluruskan, jika ada kebijakan yang menyimpang. Kalau memang hal yang baik ya kita dukung programnya," jelasnya.

Dia pun menganggap tindakan membuat cyber army hanya membuat kesan MUI sedang menjilat pemerintah dengan ikut pasang badan melawan buzzer.

"Bukan pasang badan saya. Pasang badan untuk menjadi cyber army pemerintah. Itu dianggap penjilat. MUI telah melakukan penjilatan kepada pemerintah," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sindir Telak! PKB: MUI DKI Kalau Mau jadi Tim Sukses Anies Saja, Gak Usah Pakai Cyber Army

Sindir Telak! PKB: MUI DKI Kalau Mau jadi Tim Sukses Anies Saja, Gak Usah Pakai Cyber Army

News | Senin, 22 November 2021 | 17:19 WIB

Tepis Buat Cyber Army untuk Tujuan Politik, MUI DKI: Baru Rencana Aja Sudah pada Ketakutan

Tepis Buat Cyber Army untuk Tujuan Politik, MUI DKI: Baru Rencana Aja Sudah pada Ketakutan

Jakarta | Senin, 22 November 2021 | 17:08 WIB

Kritik MUI Jakarta Bentuk Cyber Army Bela Anies Baswedan, PWNU: Itu Penjilat Namanya

Kritik MUI Jakarta Bentuk Cyber Army Bela Anies Baswedan, PWNU: Itu Penjilat Namanya

News | Senin, 22 November 2021 | 16:49 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×