Tidak Dapat Dokter karena Covid-19, Perempuan di Rusia Ini Nekad Operasi Sendiri

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 24 November 2021 | 15:44 WIB
Tidak Dapat Dokter karena Covid-19, Perempuan di Rusia Ini Nekad Operasi Sendiri
Secarik surat yang ditulis pensiunan di Rusia yang nekat operasi dirinya sendiri.[VK.com]

Suara.com - Seorang perempuan di Rusia yang menderita kanker, melakukan operasi pada dirinya sendiri setelah tidak mendapatkan bantuan dokter karena sibuk tangani Covid-19.

Menyadur Russian Times Rabu (24/11/2021), kisah tersebut mencuat setelah dibagikan oleh warganet bernama Victoria Shutova di media sosial VK.

Victoria mengungkapkan jika perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi tidak sadar setelah nekad melakukan operasi pada dirinya sendiri.

Perempuan tersebut diketahui tinggal di Vyborg, dekat kota St Petersburg. Ia adalah orang yang selamat dari Perang Dunia Kedua dan Pengepungan Leningrad.

Pensiunan itu ditemukan oleh pihak berwenang bersama secarik catatan di sampingnya. Surat itu ditulisnya untuk berjaga-jaga jika operasinya salah dan ada keraguan tentang siapa yang bertanggung jawab atas kematiannya.

Ajaibnya, perempuan tersebut ditemukan selamat dan saat ini sudah ditangani oleh petugas medis.

Menurut Shutova, wanita itu tidak dapat memperoleh bantuan medis karena situasi pandemi Covid-19, dan harus melakukan operasi secepatnya.

Perempuan itu menderita asites, suatu kondisi di mana cairan menumpuk di bagian perut sehingga membuatnya sulit bergerak.

"Artinya, membuat sayatan dengan pisau tipis di sepanjang dinding perut anterior untuk mengalirkan cairan," jelas Shutova.

baca juga

"Dia tidak yakin tentang operasi itu. Dia bukan dokter, jadi dia menulis surat bunuh diri agar tidak ada yang salah paham," kata paramedis.

Shutova mengungkapkan bahwa wanita itu sekarang telah menjalani perawatan di rumah sakit untuk meringankan penderitaannya.

"Berkat nenek, kita hidup di dunia tanpa fasisme. Sekarang, hal utama adalah jangan menjadi fasis," tulis Shutova.

Kisah perempuan tersebut bahkan hingga menarik perhatian pihak berwenang setempat, yang telah memutuskan untuk melakukan sesuatu tentang hal itu.

Menurut Irina Safonkina, juru bicara pemerintah daerah Leningrad tentang masalah sosial, veteran tua itu kini menerima semua bantuan yang diperlukan.

"Kerabatnya telah meminta bantuan ke pusat onkologi di Pesochny," kata Safonkina.

Selain itu, Komite Kesehatan wilayah tersebut telah mengungkapkan bahwa pihaknya sekarang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menurut badan pemerintah, operasi yang direncanakan tidak terjadi karena wanita tua itu didiagnosis terinfeksi virus corona, sehingga operasi harus ditunda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi: Tanpa Bisa Kendalikan Covid, Jangan Harap Ada Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi: Tanpa Bisa Kendalikan Covid, Jangan Harap Ada Pertumbuhan Ekonomi

News | Rabu, 24 November 2021 | 12:28 WIB

Sebut Imbas Pandemi Di Luar Perkiraan, Jokowi Minta Kepala Daerah Siap Antisipasi

Sebut Imbas Pandemi Di Luar Perkiraan, Jokowi Minta Kepala Daerah Siap Antisipasi

News | Rabu, 24 November 2021 | 11:55 WIB

Ini Kota dan Kabupaten di Sumsel dengan Cakupan Vaksin COVID-19 Lebih 100 Persen

Ini Kota dan Kabupaten di Sumsel dengan Cakupan Vaksin COVID-19 Lebih 100 Persen

Sumsel | Rabu, 24 November 2021 | 11:54 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×