Indonesia Jadi Ketua G20, Politisi Demokrat Sindir Jokowi soal Birokrasi Ruwet

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Kamis, 25 November 2021 | 18:23 WIB
Indonesia Jadi Ketua G20, Politisi Demokrat Sindir Jokowi soal Birokrasi Ruwet
Presiden Joko Widodo di pertemuan KTT G20 [instagram]

Suara.com - Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana melempar sindiran pedas untuk Presiden Jokowi terkait terpilihnya Indonesia seabgai ketua G20.

Lewat sebuah cuitan yang diunggah di akun Twitternya Kamis (25/11/2021), Panca menyinggung soal sikap Presiden Jokowi yang masih mengeluhkan tentang ruwetnya birokrasi di berbagai instansi, lembaga, atau perusahaan.

Untuk diketahui, Indonesia terpilih melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan G20 yang sebelumnya diemban oleh negara Italia.

"Tahun depan jadi ketua negara-negara G20 nih tapi masih aja ngeluh karena ruwetnya birokrasi," tulis Panca melalui akun Twitter pribadinya dilansir suara.com, Kamis (25/11/2021).

Panca menyindir 7 tahun masa kepemimpinan Presiden Jokowi dan mempertanyakan kelayakan Indonesia memimpin G20 dengan segala keruwetan birokrasi.

"Udah 7 tahun lebih lho jadi presiden. Pantas nga sih Indonesia jadi ketua G20 kalau masih ribet sama birokrasi seperti ini? Serius nanya," sambungnya.

Cuitan Politisi Demokrat sindir kesiapan Indonesia jadi ketua G20 (twitter)
Cuitan Politisi Demokrat sindir kesiapan Indonesia jadi ketua G20 (twitter)

Dalam cuitan itu, Panca membagikan unggahan dari TV One soal acara berjudul "Jokowi Kesal, Investasi Terhambat Birokrasi Ruwet" yang tayang pada hari Rabu.

"Presiden Joko Widodo lagi-lagi kesal karena ruwetnya birokrasi di Tanah Air," tulis akun tersebut.

Dalam cuitannya yang lain, Panca kembali mempertanyakan kesiapan Indonesia menjadi penyelenggara pertemuan negara G20.

"Masih ngeluh aja soal birokrasi ruwet. Yang begini mau jadi ketua negara #G20 tahun depan. Habis duit berapa tuh jadi penyelenggara? Indonesia dapat manfaat apa?" tulisnya.

Indonesia ketua G20

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima secara simbolis estafet keketuaan atau Kelompok 20 (G20) pada Minggu (31/10/2021), Roma, Italia, sehingga Indonesia untuk pertama kalinya akan memegang presidensi G20 yang merupakan forum global beranggotakan negara-negara penyumbang 80 persen produk domestik bruto (PDB) dunia.

Presiden Jokowi juga secara langsung mengundang para pemimpin dunia untuk melanjutkan diskusi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Indonesia yang rencananya digelar di Bali pada 30-31 Oktober 2022.

 "Kami akan menjamu Yang Mulia dan Bapak, Ibu, di ruang terbuka, di hamparan pantai Bali yang indah, yang menginspirasi gagasan-gagasan inovatif untuk produktivitas G-20 ke depan. Sampai bertemu di Indonesia. Terima kasih," kata Presiden Jokowi sebagaimana keterangan dari Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Senin dini hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampik Jokowi Jadi Penentu Venue Formula E Jakarta, Anies: Lokasi Kok Urusan Presiden

Tampik Jokowi Jadi Penentu Venue Formula E Jakarta, Anies: Lokasi Kok Urusan Presiden

Jakarta | Kamis, 25 November 2021 | 17:44 WIB

Anies: Jokowi Bukan Penentu Lokasi Lintasan Balap Formula E di Jakarta

Anies: Jokowi Bukan Penentu Lokasi Lintasan Balap Formula E di Jakarta

News | Kamis, 25 November 2021 | 16:07 WIB

Jokowi Disebut Bakal Jadi Penentu Sirkuit Formula E, Ketua DPRD DKI: Makin Ngawur Ini

Jokowi Disebut Bakal Jadi Penentu Sirkuit Formula E, Ketua DPRD DKI: Makin Ngawur Ini

News | Kamis, 25 November 2021 | 15:59 WIB

Mahfud MD Sebut Kapal China Mundur Saat Jokowi ke Natuna, Susi: Bapak Pulang Mereka Balik

Mahfud MD Sebut Kapal China Mundur Saat Jokowi ke Natuna, Susi: Bapak Pulang Mereka Balik

Jogja | Kamis, 25 November 2021 | 14:48 WIB

Sukseskan Presidensi KTT G20 2022, Hyundai Turut Siapkan Pelatihan Khusus Pengemudi

Sukseskan Presidensi KTT G20 2022, Hyundai Turut Siapkan Pelatihan Khusus Pengemudi

Otomotif | Kamis, 25 November 2021 | 14:31 WIB

Jokowi Sebut Indonesia Harus Secepatnya Keluar Dari Jebakan Ekspor Bahan Mentah

Jokowi Sebut Indonesia Harus Secepatnya Keluar Dari Jebakan Ekspor Bahan Mentah

Bisnis | Kamis, 25 November 2021 | 14:31 WIB

Terkini

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:46 WIB

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:42 WIB

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:36 WIB

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:33 WIB

Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto

Periksa Saksi Kasus Pemerasan TKA, KPK Telusuri Aset Eks Sekjen Kemnaker Heri Sudarmanto

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:32 WIB

Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh

Prabowo: Hoaks dan Manipulasi AI Bisa Ganggu Stabilitas Negara, 100 Orang Saja Bisa Bikin Gaduh

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang

Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM: Masih Perawatan Ketat, Jalani Operasi Berulang

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:22 WIB

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

Gencatan Senjata dengan Iran Disepakati, Netanyahu Dihujani Badai Kritik di Israel

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:55 WIB

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

Eks Pimpinan KPK: RUU Perampasan Aset Jangan Sasar 'Pedagang Pecel Lele', Fokus ke Pejabat Korupsi

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

Soroti RUU Perampasan Aset, Eks Pimpinan KPK: Harus Ada Pidana Asal, Jangan Main Rampas

News | Rabu, 08 April 2026 | 18:45 WIB