alexametrics

Nasihat Gus Baha untuk Perempuan

Dany Garjito
Nasihat Gus Baha untuk Perempuan
Ilustrasi berdoa bersama. (Antara)

Islam memandang kaum perempuan dengan mulia sebagaimana tercantum dalam Al-Quran dan sunnah.

Suara.com - Islam sangat menjunjung tinggi perempuan. Dalam Al-Quran juga menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan derajat dan kedudukan antara perempuan dan laki-laki dalam memperoleh pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Bahkan kisah perempuan ini telah bahas dalam Surat Maryam.

Islam memandang kaum perempuan dengan mulia sebagaimana tercantum dalam Al-Quran dan sunnah. Rasulullah SAW juga mencontohkan perlakuannya terhadap kaum perempuan, mendang hak-hak perempuan dalam agama Islam. Sebagaimana Rasulullah SAW memperlakukan perempuan khususnya istri-istri dan anaknya yang dapat umat muslim teladani.

Dilansir dari kanal YouTube Kalam – Kajian Islam yang diunggah pada 27 Oktober 2021, Gus Baha menjelaskan nasehatnya terhadap para perempuan.

Gus Baha menjelaskan bahwa peranan perempuan sangat penting. Gus Baha menceritakan bagaimana hukumnya seorang wanita menjadi polisi. Hampir semua ulama mengatakan bahwa haram wanita masuk ke kepolisian karena itu wilayah laki-laki karena menangani kriminal.

Baca Juga: Tahlilan Bisa Menyebabkan Mayit Kena Azab Kubur, Benarkah? Ini Jawaban Gus Baha

Sementara itu ada seorang Kiai yang unik memiliki perbedaan pendapat. Seorang perempuan ditugaskan ke dalam kepolisian dengan menangani kasus yang mana jka laki-laki haram hukumnya jika mengatasinya, seperti polisi sedang meringkus kriminal perempuan. Hal ini juga berlaku bagi dokter kandungan.

“Al-Quran kalau mencontohkan perempuan itu luar biasa”, ujar Gus Baha.

Gus Baha kemudian menceritakan kisah ibu Nabi Musa AS. Ibunya begitu tawakal dengan menyerahkan keselamatannya kepada Allah SWT. Ia senantiasa memohon perlindunganan atas putranya tersebut.

Pada zamannya, bayi laki-laki yang lahir harus dibunuh atas perintah Firaun Mesir. Sang ibu, Yukabad memutuskan untuk meletakkan Musa di sebuah peti dan dialirkan ke Sungai Nil. Ketika hanyut, Aisyah yang merupakan istri Firaun menemukannya dan membuat Aisyah mengadopsinya.

Miryam merupakan kakak dari Musa menawarkan Aisyah untuk dicarikan wanita yang bisa menyusui, alhasil Musa kembali dipelukan Yukabad. Tak hanya itu Yukabad mendapatkan bayaran dari Firaun karena telah menyusui anak angkatnya.

Baca Juga: Gus Baha: Akhir Zaman Sedikit Ulama, Banyak Penceramah

Itulah beberapa kisah perempuan yang terbukti luar biasa dalam peranannya. Semoga informasi di atas dapat menambah pengetahuan untuk Anda. 

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Komentar