Pria Ini Bikin Tembok Setinggi 5 Meter, Diprotes Warga karena Halangi Sinar Matahari

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 29 November 2021 | 13:53 WIB
Pria Ini Bikin Tembok Setinggi 5 Meter, Diprotes Warga karena Halangi Sinar Matahari
Ilustrasi sinar matahari. (shutterstock)

Suara.com - Seorang pria di Sydney membangun tembok setinggi 5 meter untuk mengusir kebosanan saat lockdown. Sebagai pengalihan, Ali membuat 'dinding privasi' yang tingginya mencapai 16 kaki.

Menyadur Metro Minggu (28/11/2021), tembok yang tiga kali lebih besar dari pagar taman biasa itu memicu perselisihan karena warga mengeklaim itu menghalangi matahari ke rumah mereka.

Ali menyebut tetangganya menyebalkan karena membuatnya bermasalah dengan dewan setelah dia membangun tanpa izin. Tembok itu pertama kali muncul bulan Juli ketika Sydney lockdown Covid karena kasus varian Delta.

"Nah, ketika Anda sedang duduk di rumah dan tidak diizinkan pergi ke mana-mana dan para tetangga melihat Anda," ujar Ali. "Anda berkata, 'Anda tahu apa? Saya akan membangun tembok berdarah'. Itu adalah ledakan otak Covid."

Tembok itu dihias dengan lampu LED dan dia membandingkannya dengan 'duduk di galeri seni.'

Tapi bagian belakang yang menghadap tetangga penuh dengan kabel dan paku. Ali mengaku ingin mendekorasi dua sisi namun menyerah karena keluhan yang diterimanya.

Seorang tetangga mengatakan kepada Daily Mail Australia bahwa temboknya menghalangi sinar matahari.

"Kami tidak benar-benar mendapatkan sinar matahari lagi. Saya sangat stres, saya suka bunga dan pemandangan dengan pepohonan sebelumnya bagus tapi sekarang sangat buruk."

Tembok itu dibangun menggantikan sederet pohon pinus setinggi pagar. Ali mengeklaim dia harus menebangnya karena sudah busuk tapi tetangga mengatakan inus itu masih tampak sehat.

baca juga

Ali telah mengajukan aplikasi pengembangan yang terlambat tapi Dewan Cumberland lokal mengonfirmasi pihaknya mengambil 'tindakan penegakan' dan memberikan jadwal yang harus dia patuhi.

Jika dia harus menghapus strukturnya, Ali mengatakan tidak akan membongkarnya tapi berusaha untuk menjualnya dan kemudian mengangkatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Paparan Sinar Matahari Baik untuk Suasana Hati, Ini Analisis Para Ahli

Paparan Sinar Matahari Baik untuk Suasana Hati, Ini Analisis Para Ahli

Batam | Rabu, 03 November 2021 | 08:51 WIB

Takut Kena Sinar Matahari, Penampilan Ibu Ini saat Menyetir Mobil Jadi Sorotan

Takut Kena Sinar Matahari, Penampilan Ibu Ini saat Menyetir Mobil Jadi Sorotan

Lifestyle | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 09:28 WIB

Tak Banyak yang Tahu, Sinar Matahari Bisa Bikin Suasana Hati Jadi Lebih Baik

Tak Banyak yang Tahu, Sinar Matahari Bisa Bikin Suasana Hati Jadi Lebih Baik

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 23:12 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×