Varian Omicron Terdeteksi di Australia, Sejumlah Kebijakan Baru Diambil

Siswanto, ABC

Selasa, 30 November 2021 | 10:39 WIB
Varian Omicron Terdeteksi di Australia, Sejumlah Kebijakan Baru Diambil
Ilustrasi covid-19 (pixabay.com)

Suara.com - Dua orang yang tiba di Sydney dari Afrika selatan Sabtu kemarin (27/11) telah dinyatakan positif varian Omicron dan kini berada di akomodasi kesehatan khusus.

Mereka adalah kasus pertama dari varian baru yang tercatat di Australia.

Sementara itu Otoritas kesehatan negara bagian New South Wales (NSW) sedang melakukan pengurutan genom untuk menentukan apakah dua orang yang tiba di Sydney dari Afrika selatan pada Minggu malam (28/11) memiliki varian Omicron COVID-19.

Keduanya sedang dikarantina dengan hasil pengurutan genom mereka diharapkan keluar malam ini.

Menteri Utama NSW, Premier Dominic Perrottet, mengatakan dalam 24 jam terakhir ada 141 orang yang tiba di Sydney dari Afrika Selatan dan negara-negara yang menjadi perhatian khusus karena pertama kali mendeteksi varian Omicron

Mereka telah dibawa ke fasilitas karantina dan harus tinggal di sana selama dua minggu.

Kawasan Australia Utara mencatat kasus varian Omicron pertamanya dari satu orang berusia 30 tahunan yang tiba di Darwin dari penerbangan asal Johannesburg, Afrika Selatan.

Pria tersebut langsung dibawa ke tempat karantina di Howard Springs, Kawasan Australia Utara.

Langkah pencegahan penyebaran

Tapi tiap-tiap negara bagian di Australia telah mengambil langkah yang berbeda untuk menangani varian Omicron. 

baca juga

Di NSW dan Victoria, semua penumpang penerbangan internasional yang tiba di Sydney dan Melbourne dari negara mana pun harus dites dan melakukan isolasi mandiri selama 72 jam.

Sementara Australia Selatan telah kembali memberlakukan wajib karantina selama 14 hari untuk semua penumpang internasional.

Sejak pengumuman WHO soal varian baru akhir pekan kemarin, Pemerintah Australia telah melarang semua orang yang bukan berstatus warga negara atau penduduk tetap (PR) Australia dari negara-negara ini memasuki Australia.

Sementara hingga saat ini para ilmuwan di seluruh dunia terus bekerja untuk menemukan apakah varian Omicron lebih menular daripada jenis COVID lainnya dan apakah varian ini lebih kuat terhadap vaksin.

Perdana Menteri Australia, Scott Morisson mengatakan pemerintahannya tidak berencana untuk memperkenalkan kembali karantina hotel bagi mereka yang tiba dari perjalanan internasional. 

Pertimbangkan percepat 'booster'

Senin (29/11) hari ini ini, Kepala Petugas Medis Australia Paul Kelly mengatakan dia belum akan berspekulasi apakah Australia kemungkinan harus menutup perbatasan internasionalnya lagi atau tidak.

Tapi ia mengatakan Pemerintah Australia sedang mengerjakan pendekatan dengan "risiko berimbang".

Menteri Kesehatan Australia, Greg Hunt telah meminta panel ahli imunisasi pemerintah untuk meninjau ulang jadwal suntikan 'booster' COVID-19, setelah Omicron terdeteksi di Australia.

Saran terkini dari Australian Technical Advisory Group on Immunisation (ATAGI) dalah bahwa suntikan dosis ketiga diberikan enam bulan setelah seseorang menerima dosis kedua.

Greg mengatakan pasokan vaksin Australia sudah siap jika kemudian ATAGI merekomendasikan suntikan 'booster' bisa diberikan lebih cepat dari jadwal semula.

"Kami akan, seperti biasa, mengizinkan ATAGI untuk bertindak secara independen dan terus mengikuti saran mereka," kata Greg.

"Tapi kami siap dengan pasokan. Kami sudah menjadi salah satu negara paling awal di dunia, setelah Israel, yang memiliki program booster untuk semua warga.

"Jika mereka merekomendasikan perubahan, kami akan mengikuti perubahan itu."

Ia mengatakan, sejauh  ini sudah ada 415.000 warga Australia yang menerima suntikan 'booster', dari 500.000 warga yang memenuhi syarat.

Greg mengatakan Pemerintah Australia tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tambahan jika diperlukan dengan tujuan membuat Australia "tetap buka dengan aman".

"Kami berada dalam posisi yang sangat berbeda dari posisi kami pada 1 Februari 2020," kata Greg.

"Kita adalah salah satu negara dengan tingkat vaksinasi tertinggi, salah satu yang paling baru divaksinasi, dan salah satu yang pertama memulai program booster untuk seluruh warga dari seluruh dunia."

Dia juga meminta warga agar tetap tenang, karena menurut bukti awal menunjukkan gejala yang disebabkan oleh varian Omicron tampaknya tidak terlalu parah.

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel ABC News.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?

Penyebab Kematian Jayden Adams Masih Gelap, Benarkah Gegara Tenggak Cairan Ini?

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 00:59 WIB

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Misteri Kematian Jayden Adams, Keluarga Tunggu Hasil Otopsi, Sang Istri Ungkap Fakta Ini

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 08:12 WIB

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:05 WIB

Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026

Siapa Jayden Adams? Ditemukan Tewas Misterius Usai Main di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:41 WIB

Kronologis Pemain Afsel Jayden Adams Ditemukan Tak Bernyawa Usai Main di Piala Dunia 2026

Kronologis Pemain Afsel Jayden Adams Ditemukan Tak Bernyawa Usai Main di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:20 WIB

Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius

Penain Afsel yang Tampil di Piala Dunia 2026 Meninggal Dunia Misterius

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 00:01 WIB

Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?

Afrika Selatan Gagal, Kanada Lolos 16 Besar Siap Lawan Belanda atau Maroko?

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 20:50 WIB

Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!

Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:26 WIB

Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada

Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 07:06 WIB

3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio

3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio

Bola | Senin, 29 Juni 2026 | 06:31 WIB

Terkini

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Jakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 23:29 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:30 WIB

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:23 WIB

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:16 WIB

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 22:04 WIB

×