alexametrics

Sebut FPI Datangi Pol PP Bawa Parang, KSAD Dudung: Masa Diam Saja?

Aprilo Ade Wismoyo
Sebut FPI Datangi Pol PP Bawa Parang, KSAD Dudung: Masa Diam Saja?
Mayjen TNI Dudung Abdurrachman [Ist]

Dudung menyebut anggota FPI meminta baliho HRS yang sudah diturunkan untuk dinaikkan lagi.

Suara.com - KSAD Jenderal Dudung Abdurachman menceritakan momen saat ia menginstruksikan pencopotan baliho pentolan FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) di tahun 2020 lalu.

Dalam sebuah video yang tayang di kanal Youtube Deddy Corbuzier pada Selasa (30/11/2021) Dudung buka-bukaan terkait apa yang saat itu ia lakukan untuk menertibkan massa FPI.

Dudung bercerita bahwa setelah peristiwa penurunan baliho itu beberapa anggota FPI mendatangi kantor Pol PP di Jakarta Utara.

Anggota FPI yang datang menjelang tengah malam itu disebut oleh Dudung meminta agar baliho itu dipasang lagi.

Baca Juga: Sebut Darahnya Mendidih saat Lihat Baliho HRS, Dudung Abdurrachman: Memang Mereka Siapa?

"Kan gendeng itu kalau kaya gitu, memang mereka ini siapa? Saya bilang gitu," ujar Dudung mengomentari sikap anggota FPI tersebut.

Ia menambahkan, anggota FPI yang mendatangi kantor Pol PP tersebut diketahui membawa senjata tajam sehingga membuat banyak orang ketakutan pada waktu itu.

"Saya bilang itu, Pol PP udah ketakutan, ya ini didatangi bawa parang bawa segala kok, masa diam saja," tandasnya.

KSAD Dudung Abdurrachman (Youtube)
KSAD Dudung Abdurrachman (Youtube)

Dalam video tersebut, mula-mula Dudung bercerita bahwa saat itu ia masuk ke Kodam Jaya dan melihat ada banyak baliho yang bergelimpangan. 

"Kan kemarin itu saya masuk ke Kodam Jaya itu saya melihat Baliho bergelimpangan," ujar Dudung dikutip Suara.com, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Sidang Unlawful Killing Laskar FPI, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi Dan Dua Ahli

Lebih lanjut Dudung menyoroti teriakan dan ujaran para peserta aksi yang saat itu berkerumun di dekat lokasi berdirinya baliho HRS.

Komentar