Haruskah Kita Jadi Orang Pemaaf? Simak Ceramah Syekh Ali Jaber

Rifan Aditya

Selasa, 30 November 2021 | 18:21 WIB
Haruskah Kita Jadi Orang Pemaaf? Simak Ceramah Syekh Ali Jaber
Haruskah Kita Jadi Orang Pemaaf? Simak Ceramah Syekh Ali Jaber - Harapan Syekh Ali Jaber untuk Indonesia. (Youtube/Syekh Ali Jaber)

Suara.com - Saat seseorang berbuat kesalahan kepada kita, apakah kita akan mudah memaafkan atau justru memaafkan menjadi hal yang sulit untuk dilakukan? Haruskah kita jadi orang pemaaf?

Melansir tayangan di kanal YouTube Syekh Ali Jaber Official YouTube Channel yang diunggah pada 29 April 2016, begini penjelasan Syekh Ali Jaber tentang haruskah kita jadi orang pemaaf. Mari simak bersama! 

Perlu diketahui, bahwa memaafkan mampu menambah kemuliaan seseorang. Mengutip buku yang berjudul “20 Sebab Kenapa Harus Memaafkan” karya DR Firanda Adirja, dijelaskan bahwa menurut Ibnu Taimiyyah, hendaknya seseorang mengetahui bahwa tidaklah seseorang membalas untuk membela jiwanya kecuali hal itu akan menimbulkan kehinaan pada dirinya. 

Apabila dirinya memaafkan, maka Allah SWT akan memuliakannya, dan ini telah dikabarkan Rasulullah SAW. Beliau bersabda: "Tidaklah seseorang memaafkan kecuali Allah akan menambah kemuliaannya", (HR Muslim no 2588).

Redaksi lengkap hadits tersebut sebagaimana riwayat hadits Abu Hurairah berkaitan dengan tiga perkara yang di luar yang tampak. Hadits lengkapnya berbunyi: “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah SWT akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya", (HR Muslim no 2588).

Sementara itu, Syekh Ali Jaber dalam sebuah ceramahnya menjelasakan tentang pertanyaan tentang haruskah kita jadi orang pemaaf. Dan menurut beliau, kita harus memaafkan.

"Kita diajarkan menjadi pemaaf, apalagi orang yang datang minta maaf, maafin aja", ujar Syekh Ali Jaber. 

Syekh Ali Jaber menegaskan"hasbunallah wa nikmal wakil", bahwa dalam segala hal, kita serahkan semua pada Allah SWT. 

"Allah yang mewakili, Allah yang selesaikan", Syekh Ali Jaber menambahkan. 

baca juga

Allah SWT pernah memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk memaafkan semua orang yang berbuat salah kepadanya.

"Maka berkat rahmat Allah engkau (Muhammad) berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka akan menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena itu maafkanlah mereka dan mohonkanlah ampunan untuk mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian, apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertawakal", (Q.S Ali Imran: 159).

Demikian jawaban Syekh Ali Jaber tentang haruskah kita jadi orang pemaaf. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita semua.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua DPRD Tangerang Minta Maaf ke Pemuda Pancasila, Soal Pernyataan Junimart Girsang

Ketua DPRD Tangerang Minta Maaf ke Pemuda Pancasila, Soal Pernyataan Junimart Girsang

Banten | Senin, 29 November 2021 | 16:40 WIB

Minta Maaf pada Jokowi, Ketua Majelis Partai Ummat Amien Rais Jabarkan Alasannya

Minta Maaf pada Jokowi, Ketua Majelis Partai Ummat Amien Rais Jabarkan Alasannya

Sumsel | Senin, 29 November 2021 | 15:33 WIB

Pria yang Dulu Viral karena Hina Pengantar Makanan Kini Merasakan Pekerjaan Serupa

Pria yang Dulu Viral karena Hina Pengantar Makanan Kini Merasakan Pekerjaan Serupa

News | Senin, 29 November 2021 | 13:41 WIB

Terkini

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

×