alexametrics

Erick Thohir Disebut Tak Berkualitas Usai Masuk Banser, Dinilai Tak Fokus Urus BUMN

Aprilo Ade Wismoyo
Erick Thohir Disebut Tak Berkualitas Usai Masuk Banser, Dinilai Tak Fokus Urus BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir resmi menjadi anggota kehormatan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). [ANTARA/HO-Humas Kementerian BUMN]

Tokoh asal Papua ini menyebut Erick Thohir seharusnya fokus urus BUMN yang alami kerugian.

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah resmi menjadi anggota Banser. Hal itu memicu beragam tanggapan dari warganet maupun para tokoh.

Salah satu tokoh yang menanggapi masuknya Erick Thohir sebagai anggota Banser adalah Christ Wamea.

Tak tanggung-tanggung, lewat akun Twitternya, pria asal Papua itu secara gamblang menyebut Erick Thohir tidak berkualitas.

Ia menyindir Erick yang seharusnya mengurus BUMN karena sedang mengalami kerugian malah sibuk menjadi anggota Banser.

Baca Juga: Kukuhkan Pengurus Baru Forum Humas BUMN, Ini Pesan Erick Thohir

"Bukannya konsen urus BUMN-BUMN yang mengalami kerugian, ini sibuk masuk ormas Banser. Tidak berkualitas," tulis Christ dalam akun Twitternya, dikutip Suara.com, Selasa (30/11/2021).

Cuitan Christ Wamea sindir Erick Thohir jadi anggota Banser (twitter)
Cuitan Christ Wamea sindir Erick Thohir jadi anggota Banser (twitter)

Sebelumnya Barisan Ansor Serbaguna (Banser) mendapatkan tamu kehormatan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. 

Erick Thohir secara resmi menjadi anggota kehormatan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) setelah berhasil mengikuti seluruh rangkaian pendidikan dan pelatihan dasar sebagai syarat menjadi anggota.

"Ini suatu penghormatan luar biasa yang tidak terhingga buat saya karena bisa menjadi keluarga besar Banser," kata Erick Thohir dikutip dari ANTARA di Jakarta, Minggu (28/11/2021). 

Usai dilantik menjadi anggota kehormatan Banser, Erick mengatakan selama Banser telah berkomitmen jihad untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Organisasi itu juga dinilai menjunjung tinggi keberagaman dan perbedaan yang menjadi kekuatan bagi Indonesia.

Baca Juga: Pengurus Baru Forum Humas BUMN Diharapkan Jadi Garda Terdepan sampaikan Informasi Publik

"Keberagaman dan perbedaan itulah yang menjadi kekuatan kita," ucapnya.

Komentar