Tolak Pembangunan Mural Sheikh Mujibur Rahman, Walikota Ini Ditangkap Polisi

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 02 Desember 2021 | 22:07 WIB
Tolak Pembangunan Mural Sheikh Mujibur Rahman, Walikota Ini Ditangkap Polisi
Ilustrasi monumen Sheikh Mujibur Rahman.[Anadolu Agency]

Suara.com - Seorang walikota Bangladesh yang menolak untuk mengizinkan mural ayah Perdana Menteri Sheikh Hasina dengan alasan agama ditangkap polisi.

Menyadur Al Jazeera Kamis (2/12/2021), Sheikh Mujibur Rahman adalah pemimpin independen pertama Bangladesh. Sejak 2009, pihak berwenang telah mendirikan lebih dari 1.000 mural dan monumen untuk menghormatinya.

Lusinan orang juga telah didakwa karena mencemarkan nama baik Sheikh Mujibur Rahman di bawah undang-undang internet yang diberlakukan Bangladesh.

Walikota kota Rajshahi barat Abbas Ali sempat menjadi sorotan bulan lalu setelah komentarnya terhadap mural Mujib viral di media sosial.

"Ini tidak benar menurut syariat Islam. Oleh sebab itu saya tidak akan mengizinkannya. Saya akan membangun semuanya seperti yang direncanakan," katanya.

Komentar Abbas kemudian memicu protes di kota kelahirannya. Dia awalnya mengklaim rekaman itu palsu, namun tak lama kemudian meminta maaf di akun Facebook-nya.

Juru bicara Khandaker Al Moin mengatakan kepada kantor berita AFP jika Abbas Ali sudah ditangkap di sebuah hotel di ibu kota Dhaka pada Rabu (1/12/2021).

"Dia mengakui telah mengeluarkan komentar. Dia melarikan diri di berbagai hotel di Dhaka sejak 23 November. Kami mendapat informasi bahwa dia berencana melarikan diri dari negara itu," tambahnya.

Sheikh Mujibur Rahman memimpin Bangladesh mengambil kemerdekaan dari Pakistan pada tahun 1971, setelah terjadi perang sembilan bulan.

baca juga

Sheikh Mujibur Rahman meninggal dunia empat tahun kemudian akibat dibunuh, bersama sebagian besar keluarganya. Untuk mengenang jasa-jasanya, banyak dibangun mural.

Di bawah kepemimpinan putrinya, Hasina (74), para aktivis mengatakan situasi hak asasi manusia di Bangladesh justru semakin memburuk.

Para aktivis mengatakan jika di bawah kepemimpinan Hasina, banyak pembatasan kebebasan berekspresi yang menyebabkan ratusan jurnalis dan aktivis ditangkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Berkunjung ke Jateng untuk Jajaki Kerja Sama

Duta Besar Bangladesh untuk Indonesia Berkunjung ke Jateng untuk Jajaki Kerja Sama

News | Rabu, 01 Desember 2021 | 12:33 WIB

Kreator Komik Si Juki, Ungkap Cara Sampaikan Kritik Lewat Karya Agar Didengar

Kreator Komik Si Juki, Ungkap Cara Sampaikan Kritik Lewat Karya Agar Didengar

Lifestyle | Sabtu, 27 November 2021 | 16:12 WIB

Bangladesh Pindahkan Pengungsi Rohingya ke Pulau Terpencil

Bangladesh Pindahkan Pengungsi Rohingya ke Pulau Terpencil

Foto | Sabtu, 27 November 2021 | 10:55 WIB

Terkini

Celios Desak Prabowo Evaluasi Budiman Sudjatmiko: Minim Kontribusi, Malah Ribut di Kampus

Celios Desak Prabowo Evaluasi Budiman Sudjatmiko: Minim Kontribusi, Malah Ribut di Kampus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:33 WIB

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

BMPAN Soroti Dugaan Keterlibatan PDIP dalam Aksi Mahasiswa, Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:28 WIB

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

Ritual Buka Aura Jadi Kedok! Penipu di Kalideres Gasak Emas Rp33 Juta dari Lansia 67 Tahun

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:27 WIB

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

Klaim Rupiah Menguat dan MBG Sudah Dievaluasi, BMPAN: Tuntutan Mahasiswa Sudah Direspons

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:07 WIB

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

Ditanya Soal Aliran Uang ke Eks Menag Yaqut, Dirut Maktour: Saya Tak Berani...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:00 WIB

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

Curhat Korban Hanania Travel di DPR: Banyak Orang Tua Jatuh Sakit karena Gagal Berangkat Umrah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:52 WIB

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

Heboh Kereta Kuda Turis Central Park New York Mengamuk, Turis India Tewas Mengenaskan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

Dua Kubu Massa Berhadapan di Patung Kuda, Saling Adu Argumen soal Program MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:21 WIB

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

Korban Travel Haji Hanania Group Diperkirakan Tembus 3.000 Orang, Kerugian Capai Rp 95 Miliar

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:13 WIB

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

Diperiksa KPK 7 Jam! Bos Maktour Fuad Hasan Cuma Ketawa Ditanya Soal Illegal Gain Rp27,8 M

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:56 WIB