Kemensetneg Imbau Pejabat Tak Gelar Open House Lebaran Secara Berlebihan

Vania Rossa | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:41 WIB
Kemensetneg Imbau Pejabat Tak Gelar Open House Lebaran Secara Berlebihan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Suara.com/Novian)
  • Kemensetneg menerbitkan edaran berisi imbauan untuk tidak menyelenggarakan open house Lebaran secara berlebihan.
  • Arahan ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden Prabowo Subianto kepada pejabat negara pada Jumat (13/3/2026).
  • Pemerintah mengimbau kesederhanaan acara sebagai contoh, namun tetap membolehkan kegiatan berjalan wajar demi ekonomi.

Suara.com - Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) mengeluarkan surat edaran yang berisi imbauan kepada kementerian, lembaga, serta para pejabat pemerintah terkait pelaksanaan open house Lebaran. Dalam edaran tersebut, pemerintah meminta agar kegiatan open house maupun halalbihalal tidak diselenggarakan secara berlebihan.

Edaran ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Negara pada Jumat (13/3/2026). Dalam rapat tersebut, Presiden menegaskan agar pejabat negara tidak menggelar acara Lebaran secara mewah.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Pras) mengatakan pemerintah telah menyampaikan imbauan tersebut kepada seluruh kementerian dan lembaga.

“Kami sudah menyampaikan surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga agar tidak berlebihan dalam menyelenggarakan open house maupun halalbihalal. Bagaimanapun masih banyak saudara-saudara kita yang kondisinya belum baik,” ujar Pras.

Ia menegaskan pemerintah mengimbau agar kegiatan open house tetap dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan.

“Jadi kami mengimbau untuk tidak terlalu berlebihan ketika menyelenggarakan kegiatan open house atau halalbihalal,” lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga secara langsung mengingatkan para menteri dan anggota kabinet agar memberikan contoh kepada masyarakat dalam menjalankan gaya hidup yang lebih sederhana.

“Sebagai pejabat, kita juga harus memberi contoh. Open house atau kegiatan lainnya jangan terlalu mewah-mewahan,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna.

Menurutnya, imbauan tersebut penting disampaikan mengingat masih banyak masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, termasuk warga yang terdampak bencana di sejumlah daerah.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tidak melarang sepenuhnya kegiatan open house. Ia berharap kegiatan tersebut tetap dapat dilaksanakan secara wajar agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“Saudara-saudara kita di daerah bencana juga masih membutuhkan perhatian. Kita harus memberi contoh kepada rakyat. Tapi bukan berarti semua kegiatan ditutup. Kalau semua dihentikan, ekonomi juga tidak berjalan. Warung, katering, dan usaha lain juga perlu tetap hidup,” ujar Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

Megawati Gelar Open House Lebaran di Kantor PDIP, Beda dari Tahun Sebelumnya! Ada Apa?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:22 WIB

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Mengapa Kritik Ekonom Disebut 'Noise' Oleh Prabowo dan Purbaya?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:54 WIB

Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global

Legislator PKB: Pemotongan Gaji Pejabat adalah Pesan Kepemimpinan Moral di Tengah Krisis Global

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 12:36 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB