WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines

Liberty Jemadu

Selasa, 17 Maret 2026 | 16:16 WIB
WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines
Seorang WN India didakwa berkali-kali melecehkan pramugari Pesawat Airbus Singapore Airlines dalam penerbangan Bangkok - Singapura pada Februari 2026. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Seorang warga India, Akash Tiwari (36), didakwa pada 17 Maret 2026 atas pelecehan pramugari Singapore Airlines (9 Februari).
  • Pelecehan terjadi di penerbangan Bangkok menuju Singapura, termasuk sentuhan tak senonoh dan ancaman di ruang terbatas.
  • Akash Tiwari ditahan di Bandara Changi dan terancam hukuman penjara, denda, serta hukuman cambuk jika terbukti bersalah.

Suara.com - Seorang warga negara India didakwa pada Selasa (17/3/2026) setelah berkali-kali melecehkan seorang pramugari di dalam pesawat Singapore Airlines pada 9 Februari silam.

Akash Tiwari, warga India berusia 36 tahun, berkali-kali melecehkan pramugari tersebut di dalam penerbangan meski sudah berulang-ulang diingatkan untuk menghentikan aksi bejatnya tersebut.

Seperti dilansir dari Channel News Asia, Tiwari juga disebut mengancam korban dan terus mengikuti korban di dalam ruang pesawat yang terbatas.

Di pengadilan, Tiwari mengatakan dia sama sekali tidak bersalah dalam perkara tersebut.

Adapun kasus itu bermula dalam pesawat Singapore Airlines yang terbang dari Bangkok, Thailand menuju Singapura. Saat itu sang pramugari sedang melayani penupang yang duduk di samping pelaku.

Saat itulah Tiwari mulai menyentuh sang pramugari tanpa izin dan tak senonoh. Pramugari itu tidak diam. Ia menegur Tiwari dan memintanya untuk berhenti melakukan pelecehan.

Setelah itu, sang pramugari beranjak menuju dapur pesawat, mempersiapkan diri karena penerbangan itu akan segera mendarat.

Tapi Tiwari seperti kesetanan malah mengikutinya dari belakang. Di dapur pesawat, Tiwari malah memojokkan korban. Sang pramugari lagi-lagi melawan dan meneriaki pelaku pelecehan tersebut.

Tak berhenti di situ. Tiwari kemudian mengikuti pramugari itu hingga ke lorong tempat duduk pesawat. Ia akhirnya kembali ke tempat duduk setelah sang pramugari melaporkannya ke supervisor di pesawat.

baca juga

Saat mendarat di Bandara Changi, Tiwari langsung ditahan oleh kepolisian setempat. Jika terbukti bersalah melakukan pelecehan seksual, ia berpotensi dipenjara selama tiga tahun, didenda dan tak lupa menghadapi hukuman khas Singapura, dicambuk dengan rotan.

Tapi ia juga terbukti bersalah mengancam dan menakut-nakuti korban, ia bisa dipenjara selama enam bulan dan didenda sebesar 5000 dolar Singapura atau sekitar Rp66 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Lebaran, Ustaz Solmed 'Sikat' Akun Provokator Kasus Pelecehan Sesama Jenis

Habis Lebaran, Ustaz Solmed 'Sikat' Akun Provokator Kasus Pelecehan Sesama Jenis

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 13:06 WIB

Dituding Lecehkan Penumpang di KRL, Dosen Unpam Lapor Balik atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Dituding Lecehkan Penumpang di KRL, Dosen Unpam Lapor Balik atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Entertainment | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:00 WIB

Dosen UNPAM Bergelar PhD Ketahuan Raba Kemaluan Penumpang KRL, Melawan Saat Diamankan

Dosen UNPAM Bergelar PhD Ketahuan Raba Kemaluan Penumpang KRL, Melawan Saat Diamankan

Entertainment | Senin, 16 Maret 2026 | 14:17 WIB

Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing

Menpora Puji Keberanian Viona Ungkap Kasus Pelecehan Seksual di Kickboxing

Sport | Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:39 WIB

Geger! Pendakwah Inisial SAM Dipolisikan Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis

Geger! Pendakwah Inisial SAM Dipolisikan Terkait Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:20 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×