Dosen Asal RI Bangga Cetak Generasi Australia yang Belajar Bahasa Indonesia

Siswanto, ABC

Sabtu, 04 Desember 2021 | 15:09 WIB
Dosen Asal RI Bangga Cetak Generasi Australia yang Belajar Bahasa Indonesia
Ilustrasi kampus (Toa Heftiba/Unsplash)

Suara.com - Berbekal misi untuk mengembangkan jurusan studi Indonesia di Australia, Dr Priyambudi Sulistiyanto melamar posisi sebagai dosen Flinders University di tahun 2007.

Pria, yang akrab dipanggil Budi, mengatakan iamemiliki tujuan yang sederhana saat itu: melatih anak Australia yang mempelajari Bahasa Indonesia dan membimbing anak Indonesia program master dan pasca sarjana.

Hampir 15 tahun kemudian, ia merasa misinya sudah"relatif sukses".

"Flinders University adalah satu-satunya universitasyang menawarkan pengajaran Bahasa Indonesiadi Australia Selatan," kata Budi.

Budi mengatakan tempat ia mengajar memiliki satu-satunya "Pendopo" di Australiayang menjadi tempat para siswa bermain gamelan sejak tahun 1978.

Tapi dosen senior di FakultasHumaniora, Seni dan Ilmu Sosial tersebut akan "pensiun dini" pada hari Jumat besok (3/12).

Menurut Budiini adalah momen yang tepat untuk "memberikan kesempatan mengajar pada generasi lain".

"

"Secara filosofi, kalau kamu sudah mendedikasikan 15 tahun secara intelektual, fisik, maupun karya dan merasa sudah cukup ... ya harus tahu diri mundur," katanya.

"

baca juga

Bangga mencetak 'generasi Australia yang belajar Bahasa Indonesia'

Budi yang berasal dari Yogyakarta meneruskan pendidikan S2 di bidang Studi Asia University of South Australia pada tahun 1995.

Ia meneruskan pendidikan S3 di bidang Ilmu Politik di University of Adelaide tahun 2000.

Sebelum melamar di Flinders University, ia sempat menjadi asisten profesordi National University of Singapore dari tahun 2000 sampai 2006.

Sebagai dosen yang mengajar bahasa dan politik Indonesia, Budi merasa bangga ketika ilmunya bisa menunjang karier para muridnya.

"

"Mantan murid-murid saya, anak Australia terutama ya, jago Bahasa Indonesia dan sekarang sudah ada yang bekerja di departemen, kementerian," ujarnya.

"

"Mereka kadang masih mengirim kabar. Saya bangga berhasil menelurkan generasi Australia yang belajar Bahasa Indonesia."

Sejak 2007, Budi mengatakan ia menyaksikan bagaimanatren minat belajar Bahasa Indonesia di Australiamulai turun dan terjadi hingga sekarang.

Padahal menurut ahli politik tersebut,peluang yang hadir dengan lebih memahami bahasa dan budaya Indonesia akan semakin banyak di masa depan, setelah Indonesia dan Australia mencapai kesepakatan kerja sama IA-CEPA.

"

"Indonesia akan dijadikan partner penting, lebih penting dari sebelumnya," katanya.

"

"Ini sebetulnya bisa mendorong investasi untuk menggerakan kembali pengajaran Bahasa Indonesia, karena ke depannya Australia membutuhkan dan bermitra dengan Indonesia dalam rangka proyeksi mereka mengawal keamanan Laut Cina Selatan."

Ia menekankan pernyataan mantan perdana menteri Australia, Paul Keating, tentang bagaimana Indonesia adalah mitra yang penting untuk Australia.

"Saya selalu percayahubungan antar negara harus dibangun di atas basis antar orang," katanya.

"Dengan mempersiapkan generasi muda Australia yang mumpuni, ketika mereka lulus dan berkarier, tidak saja akan membantu portfolio individu mereka, tapi juga bangsa ini."

Menurutnya, pengenalan Bahasa Indonesia tidak boleh terpaku pada cara lama yang tradisional, misalnya"hanya gamelan" karena Indonesia "tidak hidup dalam etalase museum".

"Saya sudah mengenalkan sedikit demi sedikit terutama dari Youtube, Netflix, Spotify. Perspektif pengajaran ke depan harus benar-benar untuk generasi berbeda," ujarnya.

"Pengajaran tidak hanya bahasa tapi juga di bisnis, perubahan iklim, pariwisata, teknologi, khususnya anak-anak milenial ... yang punya perspektif, pandangan dan keinginan yang berbeda."

Sumbangan bagi komunitas Indonesia di Adelaide

Kiprah Budi tidak hanya seputar kampus.

Ia mengatakan sesekali mengunjungi kantor anggota parlemen Australia untuk memohon dukungan dalam mempromosikan pengajaran Bahasa Indonesia bagi anak muda.

Budi meminta agar aspek pendidikan dan kebudayaan juga dimasukkan ke dalam agenda misi perdagangan, selain bisnis dan investasi.

Sementara di kalangan komunitas warga Indonesia di Australia Selatan, pria berusia 58tahun juga ikutaktif terlibat dalam mempromosikan kebudayaanIndonesia.

Budi adalah salah satu pemrakarsafestival tahunan yang menampilkan kesenian dan makanan Indonesia bernama Indofest, yang sudah berlangsung sejaktahun 2008.

"Idenya adalah mendatangkan Indonesia di pusat kota Adelaide, kan orang Australia enggak bisa semuanya ke Bali atau Yogyakarta," ujarnya.

Karena Australia Selatan tidak memiliki kantor perwakilan Pemerintah Indonesia, Budi mengaku jika ia dan beberapa teman terkadang menjadi "wakil" secara sukarela.

Budi pun pernah menjadi direktur akademik inisiatif "Jembatan" di tahun 2015-2016 yang menghubungkan para alumni Flinders University dari Indonesia, yang menurutnya adalah "aset penting" dalam membantu program pengajaran dan perekrutan mahasiswa Indonesia ke universitas tersebut.

Kegiatan setelah pensiun

Setelah pensiunnya nanti, Budi mengatakan bukan berarti kontribusinya sebagai akademisi juga akan selesai.

"

"Saya ingin mendedikasikan waktu saya untuk universitas-universitasdi Indonesia, jika saya dibutuhkan mungkin 1 bulan intensive researchmengajar atau masterclass," ungkapnya.

"

Rabu kemarin (1/12), ia baru meluncurkan bukunya yang berjudul "Indonesia dalam Pusaran Politik Regional" secara online.

Buku tersebut berisi 13 tulisan yang dikerjakan Budidari tahun 1994 hingga 2014 mengenai refleksi Indonesia "dalam dinamika dan arus pasang-surut politik regional".

"Perasaan saya bahagia. Saya terlalu lama hidup di luar negeri, sudah punya harta, takhta, dan jabatan ... ini buku pertama saya dalam Bahasa Indonesia," ujarnya.

Ia juga berencana untuk menulis novel tentang perjumpaannya dengan warga di Adelaide, sembari terus menjalankan hobinya: bersepeda keliling kota.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesan Jay Idzes Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Ini Baru Awal

Pesan Jay Idzes Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Ini Baru Awal

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:24 WIB

Potensi Panas Bumi RI Melimpah hingga 24 GW, Tapi Baru Dimanfaatkan 11 Persen

Potensi Panas Bumi RI Melimpah hingga 24 GW, Tapi Baru Dimanfaatkan 11 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Justin Hubner Meledak: Tetangga Terlalu Banyak Bicara, Sekarang Kamilah Raja ASEAN

Justin Hubner Meledak: Tetangga Terlalu Banyak Bicara, Sekarang Kamilah Raja ASEAN

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Prabowo Tegaskan Tak Gentar Hadapi Pembayar Buzzer-Demo Triliunan: Kita Siap Mati untuk Rakyat

Prabowo Tegaskan Tak Gentar Hadapi Pembayar Buzzer-Demo Triliunan: Kita Siap Mati untuk Rakyat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:11 WIB

Ribuan Kadet Universitas Pertahanan Jadi Kakak Asuh 44 Ribu Siswa Sekolah Rakyat

Ribuan Kadet Universitas Pertahanan Jadi Kakak Asuh 44 Ribu Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Demi Listrik Murah, Geo Dipa Bidik Produksi 5.000 Ton Green Mineral per Tahun dari Panas Bumi

Demi Listrik Murah, Geo Dipa Bidik Produksi 5.000 Ton Green Mineral per Tahun dari Panas Bumi

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:08 WIB

Menaker Tegaskan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Pembaruan Hukum Ketenagakerjaan

Menaker Tegaskan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Hadirkan Pembaruan Hukum Ketenagakerjaan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Somasi Tak Ditanggapi, Hari ini Gus Ipul Laporkan 3 Orang ke Polisi Terkait Tuduhan Korupsi

Somasi Tak Ditanggapi, Hari ini Gus Ipul Laporkan 3 Orang ke Polisi Terkait Tuduhan Korupsi

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Mengintip Keseruan TNT Fighter: Komunitas Stunt Fighting yang Buka Jalan ke Layar Lebar

Mengintip Keseruan TNT Fighter: Komunitas Stunt Fighting yang Buka Jalan ke Layar Lebar

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Prabowo: Jangankan Menteri, Dua Tahun Ini Berkali-kali Saya Mau Disogok

Prabowo: Jangankan Menteri, Dua Tahun Ini Berkali-kali Saya Mau Disogok

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Terkini

TPA Sarimukti Terancam Penuh November 2026, Lebih Cepat dari Perkiraan

TPA Sarimukti Terancam Penuh November 2026, Lebih Cepat dari Perkiraan

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Pilkades Serentak 2026, Polresta Magelang Kerahkan 915 Personel

Pilkades Serentak 2026, Polresta Magelang Kerahkan 915 Personel

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Setia sampai Paling Gampang Selingkuh

Urutan Zodiak dari yang Paling Setia sampai Paling Gampang Selingkuh

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Pesan Jay Idzes Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Ini Baru Awal

Pesan Jay Idzes Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026: Ini Baru Awal

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:24 WIB

CCTV Bongkar Perampasan Motor Bersenjata Celurit di Kudus, Satu Pelaku Ditangkap

CCTV Bongkar Perampasan Motor Bersenjata Celurit di Kudus, Satu Pelaku Ditangkap

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu

Novel Dilizzy: Ketika Cinta, Luka dan Mimpi Terbentur Kasta serta Restu

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Potensi Panas Bumi RI Melimpah hingga 24 GW, Tapi Baru Dimanfaatkan 11 Persen

Potensi Panas Bumi RI Melimpah hingga 24 GW, Tapi Baru Dimanfaatkan 11 Persen

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polda Sumut Periksa Wanita yang Bilang Eks Istri Polisi Dijual ke Wakapolda, Kasus Naik Penyidikan

Polda Sumut Periksa Wanita yang Bilang Eks Istri Polisi Dijual ke Wakapolda, Kasus Naik Penyidikan

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Debut Impresif, Irpan Siregar Antusias Jalani Peran Baru di Kendal Tornado FC

Debut Impresif, Irpan Siregar Antusias Jalani Peran Baru di Kendal Tornado FC

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Bus Terguling di Jalinsum Labusel, 4 Orang Luka Berat

Bus Terguling di Jalinsum Labusel, 4 Orang Luka Berat

Sumut | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:15 WIB

×