Menko PMK Klaim Sudah Lakukan Koordinasi untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Minggu, 05 Desember 2021 | 15:01 WIB
Menko PMK Klaim Sudah Lakukan Koordinasi untuk Penanganan Erupsi Gunung Semeru
Warga melintas di atas timbunan abu vulkanik dari guguran awan panas Gunung Semeru di Desa Sumber Wuluh, Lumajang, Jawa Timur, Minggu (5/12/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengklaim telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga dalam penanganan bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten  Lumajang, Jawa Timur (Jatim).

Dia mengatakan bakal segera menuju lokasi bencana seusai menyelesaikan tugasnya di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Muhadjir juga menyebut, koordinasi di antaranya dilakukan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes),  Kementerian Sosial (Kemensos), hingga Kementerian PUPR. 

"Ini kita koordinasikan," kata Muhadjir di NTB, Minggu (5/12/2021).

Menurut Muhadjir, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kekinian juga telah bergerak untuk mengkoordinasikan penanganan bencana. Selain melakukan evakuasi mereka juga melakukan upaya penyaluran bantuan kebutuhan dasar. 

"Tanggap bencana ini yang koordinasi adalah BNPB, dan BNPB sudah mempunyai aparat BPBD di masing-masing daerah. Insya Allah semua akan pulih," katanya. 

Sebanyak 13 orang meninggal dunia akibat bencana erupsi Gunung Semeru.  Jumlah tersebut merujuk data terakhir yang diterima BNPB pada pagi ini.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan informasi tersebut diterima langsung dari Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto yang kekinian sedang menuju Lumajang.

"Total 13 orang dilaporkan meninggal dunia," tutur Abdul. 

Dari 13 korban meninggal. Dua di antaranya telah teridentifikasi. Mereka merupakan warga Curah Kobokan dan Kubuan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga: Belum Tersentuh Bantuan, Pengungsi Erupsi Gunung Semeru di Desa Supiturang Kelaparan

"Sebanyak 41 orang yang mengalami luka-luka, khususnya luka bakar, telah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Penanggal. Selanjutnya  mereka dirujuk menuju RSUD Haryoto dan RS Bhayangkara," imbuh Abdul. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI