Ingat Karma! Mahfud Cerita Hakim di Masa Tua Sakit-sakitan Walau Banyak Uang

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 06 Desember 2021 | 14:26 WIB
Ingat Karma! Mahfud Cerita Hakim di Masa Tua Sakit-sakitan Walau Banyak Uang
Menko Polhukam Mahfud MD (Dok. Kemenko Polhukam)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan atau Menko Polhukam Mahfud MD berpesan kepada orang-orang yang hendak melakukan kejahatan korupsi jangan hanya takut pada hukum saja tetapi juga pada karma. Ia mencontohkan dengan satu cerita seorang hakim yang korupsi harus menghabiskan masa tuanya dengan sakit-sakitan.

Mahfud mengatakan kalau hakim tersebut sengaja tidak menyimpan uang hasil korupsinya direkeningnya sendiri, tetapi direkening rekannya.

"Hakim nyimpan uang banyak sekali, miliaran dititip ke temannya karena dia takut juga lapor ke KPK," kata Mahfud dalam pidatonya pada acara Diskusi Panel Mewujudkan Sinergi Antar Aparat Penegak Hukum dan Instansi Terkait yang disiarkan YouTube KPK RI, Senin (6/12/2021).

Setelah pensiun, uang senilai miliaran rupiah itu malah dibawa kabur oleh temannya. Si hakim tersebut pun tidak dapat berkutik karena takut tindakan korupsinya akan terbongkar.

Hakim itu kemudian jatuh sakit. Mahfud menuturkan kalau kondisi hakim tersebut tidak dapat beraktivitas banyak meskipun meraup uang yang tidak sedikit.

Jangankan untuk berkegiatan kecil, Mahfud menyebut kalau hakim itu harus disuntik untuk bisa bangun atau tidur.

"Kalau mau tidur harus disuntik, kalau mau bangun harus disuntik. Uangnya banyak tapi ndak ada gunanya," ujarnya.

Berangkat dari cerita itu, Mahfud mengatakan kalau hal tersebut merupakan karma dari apa yang dilakukan si hakim karena telah melakukan korupsi.

Memang di Indonesia sudah ada hukuman bagi tindak pidana korupsi. Hukuman yang diterima oleh terdakwa itu beragam mulai dari hukuman penjara 3 hingga 20 tahun dan denda dengan beragam nominal rupiah.

baca juga

Namun menurut mantan ketua Mahkamah Konstitusi itu, hukuman kadang tidak membuat para koruptor takut karena merasa bisa membelinya. Karena itu ia mengingatkan akan adanya karma.

"Bahkan kearifan lokal mengajarkan kita, ya hampir-hampir mirip lah dengan agama, derita yang disebut karma. Kamu boleh bebas karena kamu pintar menghindari dari hukum tapi karma akan datang kepadamu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD: Korupsi Bukan Budaya, Itu Kejahatan

Mahfud MD: Korupsi Bukan Budaya, Itu Kejahatan

News | Senin, 06 Desember 2021 | 13:07 WIB

Soal UU Cipta Kerja Divonis Inkonstitusional Bersyarat oleh MK, Begini Kata Mahfud MD

Soal UU Cipta Kerja Divonis Inkonstitusional Bersyarat oleh MK, Begini Kata Mahfud MD

News | Minggu, 05 Desember 2021 | 17:26 WIB

Mahfud MD Sebut UU Ciptaker Masih Berlaku Meski MK Nyatakan Inkonstitusional

Mahfud MD Sebut UU Ciptaker Masih Berlaku Meski MK Nyatakan Inkonstitusional

News | Kamis, 02 Desember 2021 | 15:52 WIB

Terkini

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

×