Korupsi Terus Menjamur, Nadiem Makarim: Upaya Pencegahan Bisa Lewat Pendidikan

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 07 Desember 2021 | 19:53 WIB
Korupsi Terus Menjamur, Nadiem Makarim: Upaya Pencegahan Bisa Lewat Pendidikan
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi atau Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan sudah banyak upaya yang dilakukan negara untuk memberantas korupsi. Namun pada kenyataannya hal tersebut tidak dapat mengubah banyaknya praktik korupsi yang terjadi hingga saat ini.

"Sebenarnya sudah banyak upaya yang kita lakukan bersama untuk mengatasi permasalahan ini. Tapi sampai hari ini kita terus mendengar berita tentang kasus korupsi," kata Nadiem dalam acara bertajuk Peluncuran Strategi Nasional Pendidikan Antikorupsi yang disiarkan melalui YouTube KPK RI, Selasa (7/12/2021).

Melihat situasi tersebut, Nadiem melihat perlu adanya perubahan cara untuk penanganan korupsi. Salah satunya ialah dengan melakukan upaya pencegahan melalui pendidikan.

Nadiem mengatakan bahwa pendidikan Indonesia itu harus berhenti hanya fokus mencetak lulusan yang pintar secara akademis. Akan tetapi sudah seharusnya bisa fokus pada melahirkan orang-orang yang berintegritas.

"Menjadi pelajar Pancasila, yang cerdas berkarakter. Seluruh arahan Merdeka Belajar dan transformasi kita lakukan mengarah pada satu tujuan yaitu profil pelajar Pancasila, di mana integritas dan akhlak mulia menjadi pilar utama," ujarnya.

Perubahan itu dikatakan Nadiem menjadi prioritas Kemendikbudristek, di mana pelajar dari jenjang PAUD hingga menengah ke atas bisa didorong bukan hanya untuk memahami saja, akan tetapi juga bisa mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui metode pembelajaran berbasis projek.

"Kalau tidak berbasis proyek, kalau bukan berbasis suatu portofolio pekerjaan di mana biar berkolaborasi dengan murid-murid lain. Integritas tidak akan mungkin bisa mendarah daging di dalam generasi penerus bangsa kita," tuturnya.

Sementara di tingkat perguruan tinggi, Nadiem menjelaskan ada berbagai macam program Kampus Merdeka seperti mendorong mahasiswa untuk ke luar dari lingkungan kampus guna belajar dari masyarakat.

"Dengan cara ini pelajar dan mahasiswa ini bisa memahami perannya sebagai generasi penerus bangsa. bukan hanya sebagai seorang yang menjadi sukses, ingin menjadi sukses tapi misi sosial untuk membangun Indonesia dengan integritas yang tinggi."

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stepanus Robin: Arief Aceh Advokat Pemain Kasus KPK Rekomendasi Lili Pintauli

Stepanus Robin: Arief Aceh Advokat Pemain Kasus KPK Rekomendasi Lili Pintauli

News | Senin, 06 Desember 2021 | 21:06 WIB

Dituntut 12 Tahun Penjara, Eks Penyidik KPK Stepanus Robin: Ini Sangat Berat

Dituntut 12 Tahun Penjara, Eks Penyidik KPK Stepanus Robin: Ini Sangat Berat

News | Senin, 06 Desember 2021 | 18:41 WIB

Implikasi Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi

Implikasi Revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi

Your Say | Senin, 06 Desember 2021 | 17:33 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×