Kemensos Siapkan Ribuan Nasi Bungkus Tiap Hari bagi Korban Erupsi Gunung Semeru

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 10 Desember 2021 | 12:50 WIB
Kemensos Siapkan Ribuan Nasi Bungkus Tiap Hari bagi Korban Erupsi Gunung Semeru
Bantuan bagi korban erupsi Gunung Semeru. (Dok: Kemensos)

Suara.com - Kementerian Sosial membuka dapur umum untuk mencukupi kebutuhan penyintas erupsi Gunung Semeru. Total setiap harinya disiapkan 11.640 nasi bungkus untuk warga.

Ada dua ribu nasi bungkus yang dimasak dapur umum di Desa Penanggal, Kecamatan Pronojiwo, lalu dua ribu nasi di Desa Jarit, dan 7.640 bungkus dimasak di Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Robben Ricco menyatakan, dapur umum Kemensos menyiapkan makanan siap saji, bukan jenis bantuan lainnya.

"Kami menyiapkan makanan siap saji. Dapur umum tidak untuk membagikan bahan makanan seperti mie instan atau bahan makanan seperti beras," kata Robben di Lumajang, Rabu (8/12/2021).

Pernyataan Robben merupakan klarifikasi atas berbagai pemberitaan yang mengungkapkan adanya sejumlah warga yang tidak menerima bantuan berupa mi instan.

Pemberitaan dari sebuah situs berita nasional mengungkapkan adanya penyintas erupsi yang tidak tinggal di tenda pengungsian, mengeluh soal pengambilan bantuan di posko bencana. Para warga mengaku hanya diberi mi instan, padahal mereka membutuhkan beras.

Keluhan disampaikan warga dari Dusun Renteng, Dusun Kamar Kajang, dan Dusun Gondeli, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro. Mereka tidak tinggal di pengungsian karena mengungsi di rumah kerabatnya di kecamatan yang aman dari ancaman erupsi Semeru.

Salah satunya warga Dusun Renteng, menyebutkan, banyak warga Dusun Renteng tidak kebagian bantuan. Saat mengambil sembako di posko penyimpanan barang dan pendistribusian bantuan, dia dan rekan-rekannya hanya diberi 5 bungkus mi instan.

Warga lain, Isbandi mengaku, saat meminta bantuan juga hanya diberi 5 bungkus mi instan. Dia meminta beras namun tidak diberi petugas. Atas kejadian ini, Isbandi mengaku sempat marah, kemudian baru diberi beras oleh petugas.

baca juga

Atas kejadian tersebut, Robben menyatakan bahwa petugas dapur umum bergerak mendistribusikan makanan siap saji ke rumah-rumah warga.

"Meskipun ada juga kelompok warga yang datang dan meminta bantuan. Ini juga kami support," kata dia.

Selain itu, Kemensos juga membantu warga dengan peralatan dapur dan bahan makanan.

"Ini untuk korban bencana yang tinggal di rumah. Namun untuk memasak makanan tidak bisa, karena mungkin peralatan dapurnya rusak dan tidak ada bahan makanan," kata Robben.

Ia memastikan, Kemensos tidak pernah memberikan bantuan berupa mi instan ataupun beras.

Per 7 Desember 2021, Kemensos telah menyalurkan bantuan logistik senilai Rp1,257 miliar untuk korban erupsi Gunung Semeru. Bantuan dikirim dari Gudang Bantuan Kemensos di Bekasi, Gudang Rehsos Magelang, Gudang Pemprov Jatim, dan Gudang Rehsos Solo.

Jenis bantuan berupa family kit, Kids ware, makanan anak, tenda gulung, matras, dan peralatan dapur keluarga. Kemensos juga mengirim bantuan berupa telur sebanyak 2.000 kilogram dan sarung sebanyak 2.000 potong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Dirikan Dapur Umum, JNE Juga Beri Gratis Ongkir Bantuan Korban Erupsi Semeru

Bantu Dirikan Dapur Umum, JNE Juga Beri Gratis Ongkir Bantuan Korban Erupsi Semeru

Jogja | Kamis, 09 Desember 2021 | 18:45 WIB

Usai Dampingi Presiden, Mensos Saksikan Pencairan Bansos PKH dan BPNT

Usai Dampingi Presiden, Mensos Saksikan Pencairan Bansos PKH dan BPNT

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 17:32 WIB

Mensos Mobilisasi SDM dan Perbanyak Lumbung Sosial di Titik-titik Rawan

Mensos Mobilisasi SDM dan Perbanyak Lumbung Sosial di Titik-titik Rawan

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 08:58 WIB

Kemensos Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit ASN dengan Kategori Sangat Baik

Kemensos Raih Penghargaan Penerapan Sistem Merit ASN dengan Kategori Sangat Baik

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 15:44 WIB

3 Balai Kemensos Tangani Anak Disabilitas Korban Kekerasan di Sukabumi

3 Balai Kemensos Tangani Anak Disabilitas Korban Kekerasan di Sukabumi

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 14:41 WIB

Layani Ratusan Porsi, Askar Kauny Dirikan Dapur Umum untuk Penyintas Erupsi Semeru

Layani Ratusan Porsi, Askar Kauny Dirikan Dapur Umum untuk Penyintas Erupsi Semeru

Your Say | Selasa, 07 Desember 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

×