Bergetar Dahsyat saat Gempa NTT, Cerita Guru SD Sempat Bertahan Ajarkan Muridnya di Kelas

Agung Sandy Lesmana | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Selasa, 14 Desember 2021 | 13:54 WIB
Bergetar Dahsyat saat Gempa NTT, Cerita Guru SD Sempat Bertahan Ajarkan Muridnya di Kelas
Gempa Flores Selasa (14/12/2021) terjadi tepat saat peringatan 29 tahun tsunami Flores yang terjadi pada 12 Desember 1992. Foto: titik pusat gempa 7,4 di utara Flores pada 14 Desember 2021. Bergetar Dashyat saat Gempa NTT, Cerita Guru SD Sempat Bertahan Ajarkan Muridnya di Kelas. [BMKG]

Suara.com - Gempa bumi M7,5 yang terjadi di Larantuka NTT pada Selasa (14/12/2021) pukul 10.20 WIB juga dirasakan di wilayah Adonara Timur, Flores Timur, NTT.

Nurma, salah satu guru SD di Desa Lamahala, Adonara Timur, Flores Timur, NTT menceritakan detik-detik gempa yang terjadi di wilayahnya.

Pada saat gempa suasana belajar mengajar masih berlangsung. Mulanya ia merasa gempa hanya tidak berdurasi lama dan tidak terlalu besar getarannya sehingga masih berada di dalam ruangan.

"Awalnya saya lagi di ruangan, ngerasain gempanya kecil, pikir kami cuma sebentar dan sudah selesai ya, jadi kami masih di dalam diam-diam saja," ujar Nurma kepada Suara.com, Selasa (14/12/2021).

Namun saat getarannya semakin dahsyat, ia, beserta pengajar dan murid-murid langsung berlarian ke arah halaman sekolah. Gempanya tak hanya sekali, namun berulang dengan durasi panjang. 

"Tapi tiba-tiba kok makin gede gempanya. Pas makin kenceng bunyi bangunan krek-krek langsung pada keluar. Akhirnya semua pada lari keluar, semua anak murid, guru keluar. Gempanya sangat lama sekali (durasinya)," ucap dia.

Saat gempa semua orang di sekolah hanya bisa duduk di lapangan sekolah.

"Pada kumpul di depan lapangan sekolah. Pada duduk aja, karena kalau berdiri kan jatuh, jadi semuanya duduk," tutur Nurma. Wanita itu pun mengaku turut berdoa karena juga memikirkan kondisi keluarganya yang berada di rumah. 

"Iya kepikiran inget keluarga di rumah," kata dia.

Setelah dirasakan aman, pihak sekolah kata Nurma memerintahkan semua untuk kembali ke kediaman masing-masing. Hal ini menyusul adanya potensi tsunami dari informasi yang disampaikan BMKG.

"Pas agak mendingan disuruh pulang semuanya," tuturnya.

Saat kembali ke kediamannya, keluarganya dan warga sekitar ternyata sudah berkumpul di luar.

Bahkan hingga kini dirinya dan warga lainnya masih berkumpul di luar. Ia dan warga lainnya takut lantaran kediamannya dekat dengan pantai. 

"Semuanya di luar, tetangga tetangga duduk di luar masih waspada. Sampai sekarang masih luar. Apalagi deket pantai juga, masih waspada semua di sini. Sudah ada peringatan BMKG dari WA grup potensi tsunami jadi kita makin takut," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Beda Gempa Flores Pagi Tadi dengan Gempa Pemicu Tsunami Flores Desember 1992

Ini Beda Gempa Flores Pagi Tadi dengan Gempa Pemicu Tsunami Flores Desember 1992

Tekno | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:46 WIB

BMKG: 15 Kali Gempa Susulan Usai Gempa Laut Flores NTT

BMKG: 15 Kali Gempa Susulan Usai Gempa Laut Flores NTT

Sumsel | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:32 WIB

BMKG Deteksi 20 Gempa Susulan Usai Gempa Flores Magnitudo 7,4

BMKG Deteksi 20 Gempa Susulan Usai Gempa Flores Magnitudo 7,4

Tekno | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:24 WIB

Peringatan Dini Tsunami Gempa Flores Berakhir, BMKG Ingatkan Warga Tetap Waspada

Peringatan Dini Tsunami Gempa Flores Berakhir, BMKG Ingatkan Warga Tetap Waspada

News | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:21 WIB

Terkini

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB