Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa NTT

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 15 Desember 2021 | 13:39 WIB
Pemerintah Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa NTT
Gempa Bumi rusak rumah warga di Kabupaten Kepulauan Selayar, Selasa 14 Desember 2021. Pusat gempa di Larantuka, Nusa Tenggara Timur [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan menetapkan status tanggap darurat bencana pasca gempa bumi magnitudo 7,4 di wilayah Laut Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (14/12/2021).

Kabupaten Selayar menjadi titik paling terdampak gempa NTT. Status tanggap darurat bencana ini ditetapkan melalui surat bernomor 576/XII/Tahun 2021.

"Status ini berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 14-27 Desember 2021," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Rabu (15/12/2021).

BNPB mencatat jumlah kerusakan rumah bertambah menjadi total 346 rumah per Selasa pukul 22.15 WIB, rinciannya 134 rumah rusak berat dan 212 rusak ringan.

Kemudian ada 3 unit gedung sekolah rusak berat, 2 masjid rusak berat, 1 rumah jabatan kepala desa rusak berat, 1 balai warga rusak ringan, 2 gedung rusak ringan, dan 1 pelabuhan rakyat rusak ringan.

"Hingga Rabu hari ini pukul 12.30 WIB, menyebutkan belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut," ucap Abdul.

Namun, total warga yang mengungsi berjumlah 3.900 jiwa yang tersebar di 17 titik pengungsian, yaitu di Mintu’u 6 titik dengan jumlah 2.000 jiwa, Lambego 6 titik (900), Larawu 3 titik (500), Puncak Majapahit 1 titik (250), Langundi 1 titik (50).

"BPBD masih melakukan pendataan untuk warga mengungsi pada 30 titik di Kecamatan Pasimaranu," lanjutnya.

Hingga kini, BPBD di beberapa wilayah terdampak, seperti Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara masih terus melakukan pendataan di lapangan.

baca juga

BMKG mendeteksi episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,59 LS dan 122,24 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 112 km arah Barat Laut Kota Larantuka, NTT pada kedalaman 10 km.

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Laut Flores.

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami dengan tingkat ancaman waspada di Flores Timur Bagian Utara dan sudah diakhiri per pukul 12.20 WIB atau dua jam setelah gempa karena tidak ada terdeteksi adanya kenaikan muka air laut lagi.

Masyarakat bisa kembali ke tempat masing-masing dengan memastikan dulu tempat atau rumah yang ditinggali masih kokoh karena masih ada potensi gempa susulan.

Sejauh ini telah terjadi gempa susulan sebanyak hingga 291 kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tersebar di 17 Titik, Pengungsi Korban Gempa NTT Bertambah jadi 3.900 Orang

Tersebar di 17 Titik, Pengungsi Korban Gempa NTT Bertambah jadi 3.900 Orang

News | Rabu, 15 Desember 2021 | 13:21 WIB

BMKG Catat Ada 291 Gempa Susulan Di NTT

BMKG Catat Ada 291 Gempa Susulan Di NTT

News | Rabu, 15 Desember 2021 | 10:37 WIB

Setelah Gempa M 7,4 di Laut Flores NTT, BMKG Laporkan Ada 267 Gempa Susulan

Setelah Gempa M 7,4 di Laut Flores NTT, BMKG Laporkan Ada 267 Gempa Susulan

Bali | Rabu, 15 Desember 2021 | 10:02 WIB

346 Rumah,1 Pelabuhan Rusak, dan Ratusan Orang Mengungsi Akibat Gempa NTT

346 Rumah,1 Pelabuhan Rusak, dan Ratusan Orang Mengungsi Akibat Gempa NTT

Video | Rabu, 15 Desember 2021 | 09:30 WIB

Gempa NTT M 7.5 Hanya Berselang Sehari dari Unggahan Daryono BMKG, Ini Isinya

Gempa NTT M 7.5 Hanya Berselang Sehari dari Unggahan Daryono BMKG, Ini Isinya

Bali | Rabu, 15 Desember 2021 | 09:27 WIB

346 Rumah Rusak di Kabupaten Selayar Akibat Gempa Bumi

346 Rumah Rusak di Kabupaten Selayar Akibat Gempa Bumi

Sulsel | Rabu, 15 Desember 2021 | 07:33 WIB

Update Gempa NTT: 346 Rumah dan 1 Pelabuhan Rusak, Ratusan Orang Mengungsi

Update Gempa NTT: 346 Rumah dan 1 Pelabuhan Rusak, Ratusan Orang Mengungsi

News | Rabu, 15 Desember 2021 | 06:14 WIB

Terkini

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

3 Skincare Buah Merah Papua Maudy Ayunda untuk Mengatasi Penuaan Dini Wanita

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 17:15 WIB

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

Karhutla Jambi Capai 2.975 Hektare, Gubernur Sebut 80 Persen Diduga Sengaja Dibakar

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

Dicecar 23 Pertanyaan, Korban Dugaan Kekerasan Seksual Betrand Peto Rampung Diperiksa Polisi

News | Senin, 14 September 2026 | 17:14 WIB

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Persija Harus Angkat Kaki dari Stadion GBK Usai Kalahkan Persib, Ini Kata Erick Thohir

Bola | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Menkeu Suahasil Punya Cara Pandang Baru soal Efisiensi APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 17:10 WIB

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

Purbaya Dicopot, Media Singapura Ungkit 'Offside' Wacana Tarif Selat Malaka

News | Senin, 14 September 2026 | 17:08 WIB

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

Laka Maut KM Virgo di Laut Masalembo, Kenapa Kapal Cepat Miring dan Tanpa Alarm Bahaya?

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

Suahasil Seharusnya Jadi Menkeu Sejak Sri Mulyani Mundur

News | Senin, 14 September 2026 | 17:07 WIB

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

×