Dibangun Sejak 1996, Luhut Ingin Tol Becakayu Bisa Digunakan pada 2022

Rizki Nurmansyah | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 24 Desember 2021 | 20:41 WIB
Dibangun Sejak 1996, Luhut Ingin Tol Becakayu Bisa Digunakan pada 2022
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau pembangunan jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Tol Becakayu), Jumat (24/12/2021). [Dok. Humas Kemenko Marves]

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu atau lebih populer disebut Tol Becakayu bisa digunakan masyarakat pada 2022.

Terkait pendanaan, Luhut menyebut bisa melalui kerjasama investasi asing maupun Penyertaan Modal Negara (PMN).

Hal itu disampaikan Luhut saat meninjau pembangunan jalan Tol Becakayu, Jumat (24/12/2021).

"Saya akan bawa ini ke rakor agar tol dapat segera digunakan tahun 2022. Penyelesaian hingga seksi 2B sangat penting untuk menyambung ruas tol Becakayu hingga selesai. Terkait pendanaan bisa melalui kerjasama investasi asing maupun melalui PMN agar proyek segera dapat dituntaskan," kata Luhut.

Pembangunan Tol Becakayu sebenarnya sudah dimulai pada 1996. Namun pembangunan tidak kunjung selesai.

Terlebih saat krisis moneter menghantam Tanah Air pada 1997.

"Pembangunan jalan Tol Becakayu ini sudah dimulai dari tahun 1996, tapi masih dalam proses penyelesaian hingga sekarang. Karena itu, proyek ini harus segera kita tuntaskan," ujarnya.

Pembangunan jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Tol Becakayu), Jumat (24/12/2021). [Dok. Humas Kemenko Marves]
Pembangunan jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Tol Becakayu), Jumat (24/12/2021). [Dok. Humas Kemenko Marves]

Pembangunan Tol Becakayu terus berjalan. Terlebih saat PT Waskita mengambil alih dan mendapatkan PMN pada 2015.

Keinginan Luhut untuk menuntaskan pembangunan Tol Becakayu ialah supaya masyarakat bisa segera mendapatkan manfaatnya.

"Kalau proyek ini bisa segera diselesaikan, kita dapat merasakan manfaat yang luas, utamanya dalam mengurangi kemacetan dan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat," ucap Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ingin Perizinan Terkait Investasi Terlambat, Jokowi ke Luhut: Kawal!

Tak Ingin Perizinan Terkait Investasi Terlambat, Jokowi ke Luhut: Kawal!

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 13:21 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan: 3 WNA China di Manado Bukan Kasus Omicron

Luhut Binsar Pandjaitan: 3 WNA China di Manado Bukan Kasus Omicron

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 06:15 WIB

Kecam Kalangan Mampu Ingin Karantina Gratis, Luhut: Kita Harus Kerja Sama

Kecam Kalangan Mampu Ingin Karantina Gratis, Luhut: Kita Harus Kerja Sama

Sumsel | Senin, 20 Desember 2021 | 22:38 WIB

Menteri Luhut: Tidak Ada Omicron di Manado

Menteri Luhut: Tidak Ada Omicron di Manado

Sulsel | Selasa, 21 Desember 2021 | 06:35 WIB

Omicron Masuk Indonesia, Menko Luhut: Jangan Egois Pergi ke Luar Negeri

Omicron Masuk Indonesia, Menko Luhut: Jangan Egois Pergi ke Luar Negeri

Bisnis | Senin, 20 Desember 2021 | 17:50 WIB

Minta KPK Bergerak soal Kaesang Borong Saham Puluhan M, Novel Bamukmin Seret Nama Luhut

Minta KPK Bergerak soal Kaesang Borong Saham Puluhan M, Novel Bamukmin Seret Nama Luhut

News | Senin, 20 Desember 2021 | 13:22 WIB

Terkini

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44 WIB

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:23 WIB

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:19 WIB

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan  Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:00 WIB

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:40 WIB

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:39 WIB

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB