Kenapa Tahun Baru Identik Kembang Api? Ternyata Begini Sejarahnya

Rifan Aditya

Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:56 WIB
Kenapa Tahun Baru Identik Kembang Api? Ternyata Begini Sejarahnya
Kenapa Tahun Baru Identik Kembang Api? Ternyata Begini Sejarahnya - Ilustrasi Kembang Api (pexels.com/Marc Schulte)

Suara.com - Pergantian tahun 2021 ke 2022 akan tiba dalam hitungan hari. Biasanya, yang dilakukan untuk menyambut pergantian tahun ini adalah menyalakan kembang api dan membunyikan terompet. Kenapa tahun baru identik kembang api?

Sebagian orang mungkin ada hanya merayakan tahun baru di rumah bersama keluarga dan teman-teman dengan memanggang berbagai makanan dan membunyikan terompet. Namun, di beberapa kota, atau negara, pergantian tahun dirayakan secara meriah dengan pesta kembang api. Untuk yang penasaran kenapa tahun baru identik kembang api, simak penjelasannya berikut.

Asal Usul Kembang Api

Kembang api yang saat ini menjadi tradisi saat perayaan tahun baru ternyata sudah diciptakan sejak sekitar 2.000 tahun lalu, lho! Tentunya, kembang api yang pertama diciptakan berbeda dengan kembang api yang ada saat ini.

Menurut laporan Live Science beberapa waktu lalu, kebanyakan sejarawan menganggap bahwa kembang api ditemukan di Cina. Di sisi lain, beberapa berpendapat bahwa munculnya kembang api berasal dari daerah Timur Tengah atau India.

Awalnya, terciptanya kembang api bukan merupakan tujuan utama, tapi kembang api dibuat secara tidak sengaja. Di suatu tempat sekitar 800 M silam, seorang ahli kimia Cina mencampurkan senyawa kalium nitrat, sulfur dan arang untuk menciptakan mesiu mentah, menurut American Pyrotechnics Safety and Education Foundation.

Namun, tahukah kamu bahwa sebenarnya pada saat diciptakan pertama kali, tujuan kembang api bukan untuk digunakan dalam perayaan? Awalnya, kembang api diciptakan oleh masyarakat Tiongkok untuk memperoleh sebuah kehidupan yang abadi. Memangnya, apa kaitan antara kembang api dengan hidup abadi bagi masyarakat Tiongkok?

Ternyata, orang-orang Tiongkok pada zaman dulu percaya bahwa suara ledakan dari kembang api bisa mengusir roh jahat. Kalau tidak ada roh jahat di sekeliling mereka, itu artinya warga Tiongkok akan hidup dengan damai dan berumur lebih panjang. 

Setelah tahun 1295, kembang api mulai menyebar ke Eropa, tepatnya setelah Marco Polo membawanya dari Tiongkok. Dengan dibawanya kembang api ke Eropa, lantas beberapa negara di Eropa mulai menggunakan kembang api untuk simbol perayaan.

baca juga

eperti kembang api di Rusia yang biasa dinyalakan selama lima jam untuk merayakan kelahiran putra pemimpin Rusia. Sedangkan di Inggris, kembang api yang dinyalakan tahun 1486 dijadikan sebagai simbol perayaan pesta pernikahan Henry VII.

Tahun Baru Identik dengan Kembang Api

Lantas, kenapa tahun baru identik dengan kembang api? Saat ini, kembang api banyak dinyalakan sebagai simbol suatu perayaan. Salah satu acara yang menggunakan kembang api untuk menambah kemeriahannya adalah saat malam tahun baru.

Warna-warna cerah yang ada pada kembang api modern, ternyata juga berdasarkan perkembangan di Eropa. Warga Italia menambahkan beberapa bahan untuk meningkatkan kecerahan cahaya serta bentuk yang ada di kembang api. 

Kembang api ikut menghiasi pendeklarasian Amerika Serikat pada 4 Juli 1776. Dan akhirnya, pertunjukan kembang api pun menjadi sebuah tradisi dalam memperingati peringatan kemerdekaan Amerika Serikat.

Kemudian seiring berjalannya waktu, kembang api juga diperuntukan dalam acara-acara nasional dan juga pada hari libur seperti perayaan malam tahun baru. Demikian jawaban kenapa tahun baru identik kembang api. Selamat Tahun Baru 2022.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tempat Wisata di Pesawaran Ditutup pada Malam Tahun Baru

Tempat Wisata di Pesawaran Ditutup pada Malam Tahun Baru

Lampung | Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:46 WIB

Waspada Covid-19 Omocron! Pemkot Tangerang Gencarkan PCR di Tempat Keramaian

Waspada Covid-19 Omocron! Pemkot Tangerang Gencarkan PCR di Tempat Keramaian

Banten | Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:33 WIB

50 Twibbon Natal dan Tahun Baru untuk Foto Profil WA, IG dan Facebook

50 Twibbon Natal dan Tahun Baru untuk Foto Profil WA, IG dan Facebook

News | Sabtu, 25 Desember 2021 | 14:29 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×