5 Penyebab dan Dampak Pencemaran Air yang Wajib Diketahui

Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 27 Desember 2021 | 14:25 WIB
5 Penyebab dan Dampak Pencemaran Air yang Wajib Diketahui
Ilustrasi penyebab dan dampak pencemaran air, polusi air. [Shutterstock]

Suara.com - Permukaan air bisa mengalami kerusakan dan tercemar karena berbagai sebab. Kenali penyebab dan dampak pencemaran air yang bisa terjadi sehari-hari.

Jika tidak ditanggulangi dengan baik, penyebab dan dampak pencemaran air bisa berakibat fatal.

Berikut Suara.com merangkum sederet penyebab dan dampak pencemaran air yang wajib diketahui.

Penyebab dan Dampak Pencemaran Air

Pencemaran air adalah kondisi menurunnya kualitas air yang disebabkan oleh masuknya komponen asing berupa unsur, energi, atau zat lain ke dalam air akibat aktivitas manusia. Air yang tercemar ditandai dengan adanya perubahan warna, rasa, bau hingga kualitas air itu sendiri.

Penyebab Pencemaran Air

Pencemaran air disebabkan oleh beberapa faktor. Namun, faktor utama yang menyebabkan air tercemar adalah sampah dan limbah. Adapun jenis-jenis pencemaran air akibat aktivitas manusia antara lain:

1. Pencemaran Limbah Rumah Tangga

Limbah rumah tangga dihasilkan dari aktivitas perumahan seperti rumah, pasar, perkantoran, rumah makan, rumah sakit sekolah dan lainnya. Sampah rumah tangga mungkin terlihat sepele. Namun, sampah ini ternyata dapat menyebabkan pencemaran air secara signifikan.

baca juga

2. Pencemaran Limbah Industri

Limbah industri merupakan salah faktor yang paling besar dalam pencemaran air. Banyak pabrik yang membuang langsung limbah industri mereka ke perairan tanpa mengolahnya terlebih dahulu. Padahal limbah industri mengandung sisa-sisa zat kimia yang sangat berbahaya bagi lingkungan.

3. Pencemaran Limbah Pertanian

Sektor pertanian juga dapat menyebabkan pencemaran air. Adapun limbah pertanian yang dimaksud berasal dari pupuk kimia dan pestisida yang digunakan untuk memelihara tanaman. Tidak hanya air permukaan, limbah pertanian juga menyebabkan pencemaran air tanah.

4. Pencemaran Limbah Peternakan dan Perikanan

Sektor peternakan dan perikanan juga turut menyumbang limbah yang menyebabkan pencemaran air. Adapun limbah peternakan dan perikanan ini berupa kotoran ternak dan sisa makanan ternak yang masih mengandung zat kimia.

5. Pencemaran Akibat Sampah

Penyebab pencemaran air yang paling umum adalah sampah. Masih banyak masyarakat yang belum sadar akan kebersihan sehingga masih saja membuang sampah sembarangan. Tanpa disadari, hal tersebut dapat menyebabkan pencemaran air.

Dampak Pencemaran Air

Banyaknya faktor yang menyebabkan pencemaran air membuat kondisi ini berdampak buruk bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Berikut dampak yang terjadi akibat pencemaran air.

  • Kerusakan ekosistem air
  • Bencana banjir dan tanah longsor
  • Biota air mati
  • Sumber air bersih berkurang
  • Gangguan kesehatan
  • Penurunan kualitas lingkungan
  • Keseimbangan lingkungan terganggu
  • Erosi

Penanggulangan Pencemaran Air

Untuk meminimalisir pencemaran air di kemudian hari, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Adapun beberapa cara mengatasi pencemaran air tersebut adalah:

  • Menggunakan air seperlunya.
  • Membuang sampah pada tempatnya.
  • Memisahkan sampah organik dan sampah anorganik.
  • Membuat kolam stabilisasi limbah rumah tangga.

Itulah sederet penyebab dan dampak pencemaran air yang wajib diketahui. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Penyebab Mata Kucing Berair dan Cara Penanganannya yang Tepat

5 Penyebab Mata Kucing Berair dan Cara Penanganannya yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 25 Desember 2021 | 20:10 WIB

4 Penyebab Mata Panda yang Harus Diketahui, Bukan Hanya Kurang Tidur!

4 Penyebab Mata Panda yang Harus Diketahui, Bukan Hanya Kurang Tidur!

Your Say | Sabtu, 25 Desember 2021 | 16:31 WIB

Penyebab Kencing Sakit pada Pria, Wanita, dan Anak

Penyebab Kencing Sakit pada Pria, Wanita, dan Anak

Health | Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:14 WIB

Penyebab Motor Matic Tarikan Berat dan Bergetar, Wajib Disimak

Penyebab Motor Matic Tarikan Berat dan Bergetar, Wajib Disimak

Otomotif | Jum'at, 24 Desember 2021 | 14:55 WIB

3 Penyebab Aki Mobil Habis Sendiri, Lengkap dengan Pencegahannya

3 Penyebab Aki Mobil Habis Sendiri, Lengkap dengan Pencegahannya

Otomotif | Jum'at, 24 Desember 2021 | 17:10 WIB

Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri, Tak Cuma Migrain

Penyebab Sakit Kepala Sebelah Kiri, Tak Cuma Migrain

Health | Jum'at, 24 Desember 2021 | 13:49 WIB

Terkini

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:40 WIB

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB