facebook

Gegara Patung Naga di Bandara YIA, Sejarawan Sindir Menohok Politisi PKS: Begonya Dipupuk

Reza Gunadha | Ruth Meliana Dwi Indriani
Gegara Patung Naga di Bandara YIA, Sejarawan Sindir Menohok Politisi PKS: Begonya Dipupuk
Patung Naga di YIA (Twitter/TofaTofa_id)

"Mau diperlihatkan naskah-naskah, relief, atau artefak yang ada naganya juga percuma. Wong begonya (Orang kebodohannya) dipupuk kok," sindir sejarawan ini.

Suara.com - Keberadaan patung naga di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) memang tengah menjadi perdebatan. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera bahkan menyebut patung naga tidak akrab dengan budaya Indonesia.

Pernyataan Mardani itu langsung memicu perdebatan di media sosial. Akademisi dan sejarawan, Sam Ardi langsung memberikan sindiran menohok terhadap Mardani atas ucapannya terkait patung naga tersebut.

Menurutnya, Mardani termasuk orang yang miskin literasi dan jarang rekreasi. Karena itu, Mardani dengan mudah memberikan pernyataan jika naga bukan budaya Indonesia.

"Bagi orang yang miskin literasi dan jarang rekreasi memang bisa saja punya kesimpulan kalau naga bukan simbol yang akrab dengan budaya Indonesia," tegas Sam Ardi sebagai keterangan Twitter seperti dikutip Suara.com, Jumat (31/12/2021).

Baca Juga: Sebut Patung Naga di YIA Tak Akrab dengan Budaya RI, Politisi PKS Kena Semprot di Medsos

Lebih lanjut, Sam Ardi mengingatkan jika banyak naskah sampai artefak menunjukkan jika naga bagian dari budaya Indonesia. Walau begitu, Sam Ardi enggan memberikan penjelasan lebih lengkap.

Ia menilai tidak ada gunanya menunjukkan bukti-bukti mengenai naga yang berkaitan dengan budaya Indonesia. Pasalnya, semua itu percuma jika seseorang sudah memelihara kebodohannya.

"Mau diperlihatkan naskah-naskah, relief, atau artefak yang ada naganya juga percuma. Wong begonya (Orang kebodohannya) dipupuk kok," sindir Sam Ardi.

Sebelumnya, keributan terkait keberadaan patung naga di bandara YIA dipicu oleh kicauan Humas Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya atau Tofa. Dalam cuitannya, ia mempertanyakan mengapa ada patung naga di bandara YIA.

Menurut Tofa, seharusnya lebih penting bandara YIA diberi patung pahlawan atau karakter yang bisa menggambarkan kota Yogyakarta. Sebagai contoh, Tofa menyarankan seharusnya patung garuda yang ditempel, alih-alih patung naga.

Baca Juga: Humas Partai Ummat Sentil Patung Naga di YIA, Publik Curiga Hendak Menggiring Opini Rasis

"Pemandangan baru di Yogyakarta Internasional Airport (YIA) hari ini, Kamis (30/12/2021). Masih gres, patung naga raksasa di pintu keluar bandara. Kenapa bukan patung garuda atau patung pahlawan yang dipasang di sini? Ada teman di Yogyakarta tahu?" cuit Tofa.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar