Paling Banyak dari DKI Jakarta, LaporCovid-19 Terima 6.112 Laporan Sepanjang Pandemi

Jum'at, 31 Desember 2021 | 20:05 WIB
Paling Banyak dari DKI Jakarta, LaporCovid-19 Terima 6.112 Laporan Sepanjang Pandemi
Ilustrasi Covid-19. [Xinhua via DW]

Suara.com - LaporCovid-19 hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai alternatif tempat pengaduan publik terkait proses penanganan selama pandemi Covid-19 menerjang di Indonesia. Sejak 2020, LaporCovid19 menerima 6.112 laporan yang masuk dari masyarakat dengan beragam masalah.

LaporCovid-19 merangkum ribuan laporan itu dari April 2020 hingga Oktober 2021. Adapun pelaporan diterima melalui WhatsApp dan Telegram.

"Secara keseluruhan, jumlah laporan dari warga yang masuk ke LaporCovid-19 mencapai 6.112 laporan selama hampir dua tahun terakhir," kata relawan LaporCovid-19 Yemiko Happy dalam laporan LaporCovid-19: Catatan Pandemi Indonesia 2020-2021 yang dikutip, Jumat (31/12/2021).

Ilustrasi virus corona. [Antara]
Ilustrasi virus corona. [Antara]

Yemiko menyebut apabila ada 6.112 laporan yang masuk sejak 2020, maka setidaknya terdapat 11 laporan yang diterima per hari dari seluruh Indonesia. Pelaporan paling banyak diadukan oleh warga dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Laporan yang diajukan masyarakat pun beragam. Terdapat tiga kelompok besar dari laporan yang masuk yakni keluhan adanya kegiatan salat jumat, banyak orang berkegiatan tanpa masker, serta pelanggaran protokol kesehatan di pasar.

"Masyarakat juga banyak melapor tentang layanan ojek online dan salat berjemaah," ujarnya.

Laporan itu kerap diajukan masyarakat saat pemerintah menerapkan lockdown di mana tidak boleh ada kegiatan masyarakat kecuali pada sektor-sektor yang mendapatkan izin.

"Masifnya laporan masuk menunjukkan belum siapnya pemerintah melakukan tindak penanganan pandemi," tuturnya.

Selanjutnya, Yemiko menerangkan kalau pelanggaran protokol kesehatan paling banyak dilaporkan yakni 47,9 persen, diikuti layanan kesehatan atau non kesehatan seputar Covid-19 (14,6 persen), keluhan tentang distribusi bantuan sosial (10,4 persen), serta keluhan vaksinasi dan KIPI (7,9 persen).

Baca Juga: Peneliti Menemukan Bagaimana Penderita Covid-19 Mengembangkan Autoantibodi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI