Array

Khawatir Kalah Lagi Jika Maju di Pilpres, Politisi Demokrat: Prabowo Jadi Gubernur Saja

Selasa, 04 Januari 2022 | 18:42 WIB
Khawatir Kalah Lagi Jika Maju di Pilpres, Politisi Demokrat: Prabowo Jadi Gubernur Saja
Prabowo Subianto. [Ist]

Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, disarankan untuk tidak maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Saran itu disampaikan oleh politikus Partai Demokrat.

Politisi Partai Demokrat, Tope Rendusara, menganjurkan agar Prabowo maju sebagai Calon Gubernur (Cagub) dalam Pilkada.

Pernyataan Tope ini merespon pernyataan Penasihat Gerindra DPD DKI Jakarta, Mohamad Taufik yang menyarakan Gubernur Anies Baswedan sebaiknya tidak menjadi Capres, melainkan tetap berkonstelasi di Pilkada DKI.

"Gimana kalau pak Prabowo nyalon saja jadi gubernur?" ujar Tope Rendusara melalu akun media sosial Twitternya, @TRendusara, Selasa (4/1/2022).

Tope menilai kans Prabowo untuk menang di Pilkada lebih tinggi dibandingkan Pilpres. Apalagi Prabowo sudah tiga kali kalah dalam Pemilu.

Pertama pada tahun 2009 saat menjadi Cawapres bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri, lalu 2014 saat menjadi Capres bersama pasangannya Hatta Radjasa, dan terakhir 2019 ketika bersama Sandiaga Uno.

"Kali saja bisa ngerasain menang jadi calon, iya gak sih," tulisnya menyudahi.

Sebelumnua, Anies Baswedan menjadi salah satu tokoh yang dijagokan untuk berlaga di pilpres 2024 mendatang. Meskipun begitu, jalannya dinilai akan sedikit terjal apabila ia tak bergabung ke sebuah partai politik.

Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Politisi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik secara blak-blakan meminta Gubernur Anies Baswedan untuk tidak berambisi mencalonkan diri pada Pilpres 2024 mendatang.

Baca Juga: 'Prabowo Kalau Mau Merasakan Menang, Nyalon Gubernur Saja'

Menurutnya langkah Anies Baswedan menuju panggung politik lima tahunan itu berat lantaran dia tak punya kendaraan politik.

Supaya aman, Taufik yang merupakan wakil ketua DPRD DKI Jakarta itu meminta agar Anies Baswedan kembali mencalonkan diri menjadi kepala daerah setelah jabatannya di DKI berakhir pada 2022 ini.

Hal itu ia sampaikan karena menurutnya Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tak terlampau sukar mendapatkan partai politik yang akan mengusungnya jika ingin menjadi kepala daerah lagi.

"Saya kira, Anies masuk juga dalam kategori calon pemimpin DKI. Presiden perlu kendaraan, kalau DKI dia aman," kata Taufik ketika dikonfirmasi Senin (03/1/2022).

Gerindra sendiri merupakan salah satu partai politik yang mengusung Anies Baswedan pada Pilkada DKI 2017 silam.

"Untuk presiden itu harus diusung parpol treshold," ujar Taufik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI