Dimulai 12 Januari di Indonesia, Ini Harga Vaksin Booster di Dunia

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 05 Januari 2022 | 14:31 WIB
Dimulai 12 Januari di Indonesia, Ini Harga Vaksin Booster di Dunia
Harga vaksin booster di dunia - Ilustrasi suntik Vaksinasi Booster (pexels)

Suara.com - Sejumlah negara telah memberlakukan vaksin booster berbayar. Kira-kira berapa harga vaksin booster di dunia?

Sementara untuk Indonesia, akan merencanakan pemberian vaksin booster dengan dua cara, secara berbayar dan gratis. Jika Anda ingin tahu berapa harga vaksin booster di berbagai negara, berikut kami sajikan data perkiraan harga vaksin booster di dunia. Ini harga vaksin booster di dunia berdasarkan data yang diunggah oleh UNICEF. 

1. AstraZeneca 

Vaksin booster Astrazeneca dijual dengan harga beragam. Berdasarkan data dari UNICEF, harga terendah terdapat di Eropa dan harga tertinggi berlaku di Bangladesh untuk private market.  Secara keseluruhan, harga vaksin booster Astrazeneca itu di kisaran 2,19 USD sampai 13,27 USD ( Rp 31 ribu - Rp 190 ribu).

2. Moderna 

Vaksin booster moderna dijual dengan harga beragam di seluruh dunia. Data UNICEF secara umum menyebut  harga vaksin berkisar di 10 USD sampai 37 USD ( Rp 143 ribu - Rp531 ribu). Misalnya saja, vaksin Moderna yang beredar di Argentina mencapai 21,5 USD (Rp 308 ribu) per dosis, sedangkan harga di Amerika Serikat mencapai 15 USD (Rp 215 ribu) per dosis.

3. Pfizer BiNTech 

Vaksin pfizer BiNTech dipatok di harga kisaran 6,75 USD - 23,15 USD (Rp 95 ribu - Rp332 ribu). Berdasarkan data UNICEF, contohnya di Brazil dijual dengan harga 10 USD (Rp 143 ribu) per dosis dan di Kolombia dijual dengan harga 12 USD (Rp 172 ribu) per dosis.

4. Sinopharm (Beijing)

Vaksin booster Sinopharm beredar dengan harga beragam, mulai dari 9 USD - 36 USD (Rp 129 - Rp 517). Contohnya, di Senegal dijual dengan harga 18,6 USD (Rp 267 ribu) per dosis dan di Hungaria dijual dengan harga 36 USD (Rp 517 ribu) per dosis.

5. Sinovac 

Di Thailand Sinovac dijual di private market dengan harga 32,52 USD (Rp 467 ribu) per dosis. Di China dijual dengan harga 29,75 USD (Rp 427 ribu) per dosis. Sementara di Indonesia, terdaftar dalam dua jenis, rentang harganya 17 USD - 13,6 USD (Rp 244 ribu - Rp 195 ribu).

6. Jansen 

Virus booster jenis jansen beredar di Afrika Selatan, Amerika, dan Eropa dengan harga di kisaran 8,5 USD - 10 USD (Rp 122 ribu - Rp 143 ribu).

Demikian itu data ringkas terkait dengan harga vaksin booster di dunia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puan Desak Pemerintah Beri Vaksin Booster Gratis, Sudjiwo Tedjo: Pepet dan Pojokkan

Puan Desak Pemerintah Beri Vaksin Booster Gratis, Sudjiwo Tedjo: Pepet dan Pojokkan

News | Rabu, 05 Januari 2022 | 14:12 WIB

Vaksin Booster Mulai 12 Januari 2022: Jadwal, Vaksin yang Dipakai, Penerima

Vaksin Booster Mulai 12 Januari 2022: Jadwal, Vaksin yang Dipakai, Penerima

Your Say | Rabu, 05 Januari 2022 | 13:41 WIB

Jangkau Banyak Masyarakat, MPR-DPD Dorong Pemerintah Berikan Vaksin Booster Cuma-Cuma

Jangkau Banyak Masyarakat, MPR-DPD Dorong Pemerintah Berikan Vaksin Booster Cuma-Cuma

News | Rabu, 05 Januari 2022 | 13:02 WIB

Sudah Siap? Ini Kriteria dan Syarat Penerima Vaksin Booster

Sudah Siap? Ini Kriteria dan Syarat Penerima Vaksin Booster

Your Say | Rabu, 05 Januari 2022 | 10:48 WIB

Terkini

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB