Mengenal Sejarah Imlek, Kenapa Identik dengan Warna Merah?

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 07 Januari 2022 | 12:35 WIB
Mengenal Sejarah Imlek, Kenapa Identik dengan Warna Merah?
Ilustrasi Imlek, Mengenal Sejarah Imlek (Freepik)

Suara.com - Ternyata, dulu Imlek hanya dirayakan oleh orang China, namun lambat laun tradisi ini mulai diakulturasi dan bisa diterima oleh banyak orang. Di China sendiri, warga setempat sebenarnya tidak mengenal kata Imlek. Penasaran dengan sejarah Imlek?

Istilah Imlek sendiri hanya digunakan oleh orang-orang Tionghoa di Indonesia yang diambil dari bahasa Hokkian. Imlek di negara asalnya disebut sebagai Chun Jié yang dalam aksara sederhana berarti Festival Musim Semi. Seperti apa sejarah Imlek?

Bagaimana sih asal usul sejarah Imlek?

Imlek adalah perayaan Tahun Baru yang biasa dirayakan orang-orang di kawasan Asia. Mulai dari Tibet, Taiwan, Korea, Vietnam, serta negara dengan penduduk berbahasa China seperti Singapura, dan Malaysia yang juga tak mau melewatkan momen penting ini.

Menurut sejarah, sebenarnya Imlek sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu lho. Hal ini bermula pada saat orang-orang China kuno berkumpul untuk merayakan masa akhir panen. Tetapi, catatan pertama perayaan Imlek dikatakan berasal dari periode Negara-Negara Berperang, yang terjadi ketika Dinasti Zhou akan runtuh.

Sebenarnya, perayaan datangnya musim semi dimulai dari tanggal 1 bulan ke-1 hingga tanggal 15 bulan ke-1 yang dikenal dengan Cap Go Meh. Selama 15 hari tersebut, orang-orang yang merayakan Imlek akan melakukan beberapa ritual sembahyang.

Di Indonesia, ada berbagai cara dalam melakukan perayaan Imlek. Perayaan yang pasti dilakukan saat Imlek di Indonesia adalah berkunjung ke rumah saudara, berbagi angpao, dan makan kue keranjang.

Kenapa Imlek identik dengan warna merah?

Hampir semua orang tentu menyadari kalau sudah masuk bulan perayaan Imlek, pasti ada banyak sekali ornamen berwarna merah di sekitar. Seperti di kantor, mall, atau rumah-rumah kerabat yang merayakan Imlek.

Ornamen berwarna merah tersebut juga cukup beragam. Mulai dari angpao, kue keranjang, barongsai, hingga lentera berwarna merah yang diletakkan di depan rumah yang menjadi ciri khas dari perayaan Imlek.

Berdasarkan legenda, dikisahkan dulu ada seekor naga yang bernama Nian yang tinggal di gua dan turun saat musim dingin untuk mencari mangsa saat kelaparan. Kemudian Nian memangsa penduduk desa dan hewan ternak.

Suatu hari, ada penduduk yang melihat Nian berlari ketakutan setelah bertemu dengan seorang anak kecil yang memakai baju berwarna merah. Penduduk mempercayai bahwa Nian takut dengan warna merah dan juga keramaian.

Sehingga setiap akhir tahun, penduduk meletakkan lentera dan gulungan kertas berwarna merah di depan rumah. Mereka juga menggunakan kembang api untuk menakuti Nian. Hal-hal inilah yang kemudian berkembang menjadi sebuah tradisi perayaan musim semi atua Imlek.

Itulah penjelasan lengkap mengenai sejarah Imlek dan alasan warna merah identik dengan perayaan Imlek. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Ucapan Imlek 2022 Bahasa Inggris dan Terjemahannya, Siap Dibagikan ke Teman Terdekat

10 Ucapan Imlek 2022 Bahasa Inggris dan Terjemahannya, Siap Dibagikan ke Teman Terdekat

News | Jum'at, 07 Januari 2022 | 12:27 WIB

40 Link Twibbon Tahun Baru Imlek 2022 untuk Dipasang di Status WhatspApp

40 Link Twibbon Tahun Baru Imlek 2022 untuk Dipasang di Status WhatspApp

News | Jum'at, 07 Januari 2022 | 11:47 WIB

Tahun Baru Imlek 2022 Tanggal Berapa? Cek di Sini!

Tahun Baru Imlek 2022 Tanggal Berapa? Cek di Sini!

News | Jum'at, 07 Januari 2022 | 11:03 WIB

Langgar Undang-Undang Anti-Monopoli, Tencent Alibaba dan Bilibili dijatuhi sanksi

Langgar Undang-Undang Anti-Monopoli, Tencent Alibaba dan Bilibili dijatuhi sanksi

Jogja | Kamis, 06 Januari 2022 | 23:24 WIB

10 Fakta Yang Chaoyue, Aktris China Pemeran Drama Dance of the Phoenix

10 Fakta Yang Chaoyue, Aktris China Pemeran Drama Dance of the Phoenix

Your Say | Kamis, 06 Januari 2022 | 17:20 WIB

3 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek Terpopuler Sepanjang Masa, Cocok untuk Imlek 2022

3 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek Terpopuler Sepanjang Masa, Cocok untuk Imlek 2022

News | Kamis, 06 Januari 2022 | 13:33 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB