Kunjungi Korban Banjir, Mensos Risma Dengar Curhatan Masyarakat di Nunukan

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Minggu, 09 Januari 2022 | 22:26 WIB
Kunjungi Korban Banjir, Mensos Risma Dengar Curhatan Masyarakat di Nunukan
Menteri Sosial, Tri Rismaharini saat menyerahkan bantuan kepada Bupati Nunukan, Asmin Laura untuk korban banjir. (Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini mengunjungi lokasi bencana banjir di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Minggu, (9/1/2022). Salah satu desa yang dikunjungi adalah Desa Atap , Kecamatan Sembakung.

Risma bertemu dengan korban banjir di sebuah tenda. Saat bertemu warga, Risma mengaku ingin mendengar apa yang ingin disampaikan oleh para warga kepadanya. Dia berjanji akan meneruskan poin-poin kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kabinet Terbatas (Ratas). Risma lantas mempersilahkan mereka untuk menyampaikan aspirasinya.

"Saya ingin mendengar apa yang bapak/ibu sampaikan kepada saya, sehingga saya akan sampaikan masalah-masalah ini kepada Bapak Presiden (Joko Widodo-red)," tutur Risma.

Kemudian, warga secara bergantian mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya. Pertama, Ketua KSB (Kampung Siaga Bencana), Abdullah. Dia bercerita tentang bagaimana kesulitan menangani banjir tahunan yang kerap melanda Desa Atap karena keterbatasan perahu. Oleh karena itu, dia meminta perahu untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

Abdullah, Ketua. (Restu Fadilah/Suara.com)
Abdullah, Ketua Kampung Siaga Bencana saat menyampaikan keluh kesahnya kepada Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini di Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara pada Minggu, (9/1/2022). (Restu Fadilah/Suara.com)

"Ketika kami bantu warga, pada saat kami mengevakuasi warga, saat itu juga perahu dibutuhkan warga, mesin, minyak ketika berbicara itu kami tidak berdaya bu. Secara kemanusiaan kami siap, tinggal di posko tidak pulang ke rumah kami siap, tapi kalau kami bicara minyak, mesin, dan perahu kami tidak mampu bu," kata pria yang akrab disapa Dullah tersebut.

Dullah juga meminta agar status Kampung Siaga Bencana dinaikkan menjadi Kawasan Siaga Bencana. Sebab, yang dibantu oleh tim bukan hanya satu kampung, melainkan lebih dari enam kacamatan.

"Bayangkan bapak/ibu, dari desa satu ke satunya itu kami harus melewati sungai hingga berjam-jam, sementara kemampuan kami hanya cukup untuk 1 kampung siaga bencana. Supaya eksis penanganan sukarela ini tolong dinaikkan status kampung siaga bencana menjadi kawasan siaga bencana," pintanya.

Banjir di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. (Restu Fadilah/Suara.com)
Banjir di Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. (Restu Fadilah/Suara.com)

Sekadar informasi, banjir tahunan ini berdampak terhadap enam kecamatan dan 79 desa, 3.179 rumah dan 3.753 KK serta 10.880. Fasilitas umum tak luput terdampak banjir. Aktivitas masyarakat hingga saat ini masih belum bisa berjalan seperti biasanya.

Warga lainnya Samsul mengeluhkan soal pencairan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan). Terhitung sejak Januari-Desember 2021 masih banyak warga yang belum menerima.

"Terhitung dari Januari 2021-Desember 2021 penerima kartu BPNT di Kecamatan Sembakung masih kurang 300-an jiwa dengan saldo nihil. Sehingga mereka tiap bulan ngecek di link, tapi isinya kosong," ujarnya.

Samsul juga mengeluhkan soal banyaknya masyarakat yang sudah terdata menjadi penerima Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun hingga saat ini, ada beberapa warga yang belum menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bahkan hingga akhirnya meninggal dunia. Dia berharap, hal-hal seperti ini tak terjadi lagi dan segera menemukan solusinya.

Adapun Pemangku Masyarakat Adat Kecamatan Sembakung, Syahril mengatakan, sejak Desa Atap berdiri hingga terbentuknya kecamatan, masyarakat tidak pernah menikmati air bersih.

"Apalagi ini banjir, sumur kami sudah tercampur dengan air milo kiriman dari Malaysia. Jadi tolong bu menteri tolong sampaikan solusinya gimana biar kami dapat air bersih," tuturnya.

Pada kesempatan itu, secara simbolis Risma menyerahkan bantuan logistik yang nilainya mencapai Rp1,07 miliar. Bantuan tersebut berupa makanan siap saji 1.000 paket, selimut 1.000 lembar, kidswear 200 paket, kasur 200 lembar, peralatan dapur 200 paket. Bantuan buffer stok logistik dari Kemensos tersebut dikirimkan pada Sabtu, 1 Januari 2022 dari Gudang Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Kemudian ada juga bantuan berupa pakaian anak-anak 200 stel, tas sekolah 200 pcs, penjernih air 5 paket, air mineral 1.500 buah, paket kebersihan 100 paket serta popok bayi sebanyak 2.500 pcs, biskuit 1.000 paket, pembalut wanita 250 pack dan pakaian dewasa 200 pcs.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mensos Ingatkan Pegawai Kemensos untuk Amanah

Mensos Ingatkan Pegawai Kemensos untuk Amanah

News | Jum'at, 24 Desember 2021 | 18:07 WIB

Kemensos Gandeng Kitabisa.com Beri Bantuan Raisya Pengidap Hidrosefalus di Depok

Kemensos Gandeng Kitabisa.com Beri Bantuan Raisya Pengidap Hidrosefalus di Depok

News | Jum'at, 24 Desember 2021 | 13:57 WIB

Pemerintah Tegaskan Pembangunan Kawasan Industri Hijau di Kaltara Tak Gunakan APBN

Pemerintah Tegaskan Pembangunan Kawasan Industri Hijau di Kaltara Tak Gunakan APBN

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 18:42 WIB

Hari Ibu Nasional, Iriana Joko Widodo: Perempuan Harus Berdaya

Hari Ibu Nasional, Iriana Joko Widodo: Perempuan Harus Berdaya

News | Rabu, 22 Desember 2021 | 19:59 WIB

Hasil Survei: Elektabilitas Risma Tertinggi di Bursa Cagub DKI, Unggul Atas Anies dan Riza

Hasil Survei: Elektabilitas Risma Tertinggi di Bursa Cagub DKI, Unggul Atas Anies dan Riza

Jakarta | Rabu, 22 Desember 2021 | 15:54 WIB

Remaja Penderita Kanker Tulang Ganas Dapat Bantuan dari Mensos Risma

Remaja Penderita Kanker Tulang Ganas Dapat Bantuan dari Mensos Risma

Sumut | Rabu, 22 Desember 2021 | 06:05 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

Lebaran di Neraka Dunia: Ketika Kue Idul Fitri Jadi Simbol Perlawanan Hidup di Gaza

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:08 WIB

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

Prabowo Ungkap Alasan Strategis Indonesia Gabung 'Board of Peace' Demi Kemerdekaan Palestina

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:51 WIB

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

Petaka Bangunan Tua SD Inpres Oepula: Siswa Kelas 1 Meninggal Dunia Usai Tertimpa Reruntuhan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

Prabowo Sebut Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme: Harus Diusut Aktornya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:47 WIB

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

Menag Nasaruddin Umar Imbau Umat Jaga Ketertiban Saat Lebaran, Tekankan Pentingnya Ukhuwah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:43 WIB

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

Idulfitri Berbeda, Menag Minta Muhammadiyah Toleransi ke Warga yang Masih Puasa Besok

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:18 WIB