Duh! Peserta Wajib Militer di Norwegia Harus Kembalikan Pakaian Dalam, Ini Alasannya

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 11 Januari 2022 | 18:38 WIB
Duh! Peserta Wajib Militer di Norwegia Harus Kembalikan Pakaian Dalam, Ini Alasannya
Ilustrasi wajib militer. (Shutterstock).

Suara.com - Militer Morwegia memerintahkan peserta wajib militer untuk mengembalikan pakaian dalam yang mereka terima selama melakukan layanan agar bisa dipakai lagi oleh penerusnya.

Menyadur Military Selasa (11/1/2022), pakaian dalam yang dimaksud adalah bra dan kaus kaki karena pasokannya berkurang selama pandemi.

“(Karena) pasokan yang menantang, langkah ini diperlukan untuk memberikan Angkatan Bersenjata lebih banyak pasokan garmen untuk tentara baru yang memulai layanan mereka,” ujar Organisasi Logistik Pertahanan Norwegia.

Juru bicara Hans Meisingset mengatakan bahwa dengan "pemeriksaan dan pembersihan yang tepat, penggunaan kembali pakaian dianggap sebagai praktik yang memadai dan sehat."

Sampai saat ini, sekitar 8.000 pria dan wanita muda melakukan wajib militer setiap tahunnya. Biasanya mereka mengembalikan seragam dan diizinkan meninggalkan barak dengan pakaian dalam dan kaus kaki dari militer.

Bendera Norwegia. (shutterstock)
Bendera Norwegia. (shutterstock)

Layanan militer wajib untuk pria dan wanita di Norwegia dan berlangsung antara 12 dan 19 bulan.

Meisingset mengatakan pandemi bukan satu-satunya alasan mengapa stok garmen rendah untuk beberapa item. Itu juga tergantung pada keuangan, kontrak, dan masalah lainnya.

Majalah pertahanan nasional Norwegia anggota NATO, Forsvarets Forum, melaporkan bahwa itu bukan pertama kalinya Angkatan Bersenjata berjuang dengan kekurangan serupa.

Juru bicara serikat pekerja mengatakan itu adalah masalah yang berulang selama bertahun-tahun. Pada Juni 2020, sepertiga pakaian dan perlengkapan tentara hilang.

"Setahun yang lalu, kami melihat kekurangan yang persis sama dalam pakaian ketat yang kami lihat sekarang, dan awal musim gugur ini, ukuran alas kaki terbesar dan terkecil hilang," kata Eirik Sjoehelle Eiksund.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Tambah Larangan WNA Masuk Indonesia Dari Inggris, Norwegia, dan Denmark

Pemerintah Tambah Larangan WNA Masuk Indonesia Dari Inggris, Norwegia, dan Denmark

News | Senin, 20 Desember 2021 | 17:15 WIB

Cegah COVID-19 Varian Omicron Menyebar, Norwegia Genjot Vaksinasi

Cegah COVID-19 Varian Omicron Menyebar, Norwegia Genjot Vaksinasi

Health | Selasa, 30 November 2021 | 23:21 WIB

Bangga! 4 Film dari Indonesia Tayang di Festival Fil Fra Sor Norwegia

Bangga! 4 Film dari Indonesia Tayang di Festival Fil Fra Sor Norwegia

Lifestyle | Selasa, 16 November 2021 | 23:27 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB